Karamnya Harapan

Karamnya Harapan
Bagian 65 Masa Lalu (part 2)


__ADS_3

" dimana dia, acaranya harus segera dimulai para tamu sudah menunggu?" bisik jimy pada fatan terkait keberadaan lili


" aku tidak tau, dia bilang cuma mau ke toilet dan langsung menyusul kemari" balas fatan yang sekarang gelisah karena lili belum juga terlihat


" coba hubungi dia" ucap jimy


" sudah ku coba berkali-kali tapi tidak bisa" balas fatan yang makin gelisah


" aku akan menjemputnya" ucap fatan yang hendak beranjak pergi menjemput lili kekamar hotelnya


" kau tunggu disini biar aku saja yang menjemputnya" jimy menghentikan langkah fatan


" tidak apa-apa biar aku saja" balas fatan bersikeras


" dengar para tamu sudah datang, ayahmu juga sebaiknya kau tetap disini biar aku yang menjemputnya" balas jimy meyakinkan fatan


" semua baik-baik saja nak?" tanya tuan hendra saat melihat fatan tampak gelisah


" iya ayah" balas fatan


" pacarmu belum datang?" tanya tuan hendra yang memang sudah menunggu kedatangan lili sejak tadi


" seharusnya tidak lama, jimy sedang menjemputnya" jawab fatan


" permisi pak..." seorang pria menghampiri fatan


" iya?" balas fatan


" kapan acaranya akan dimulai, para tamu sudah terlalu lama menunggu" tanya pria yang bertugas sebagai MC di acara ulang tahun fatan


" mulai saja dulu nak, tidak enak jika membuat mereka semua menunggu terlalu lama" saran tuan hendra yang di setujui oleh fatan


Acara rangkaian pesta ulang tahun itu dimulai, sementara jimy yang berada di kamar hotel lili menjadi cemas karena tak mendapati lili disana, ia sudah mencari keseluruhan penjuru hotel namun tak bisa menemukan lili dimanapun, gadis itu seperti tertelan bumi dia hilang tanpa jejak


Rangkaian acara pesta ulang tahun sudah hampir memasuki puncaknya namun lili dan jimy belum juga muncul, fatan menjadi semakin gelisah, ia berkali-kali mencoba menghubungi jimy namun tak ada jawaban dari jimy yang sedang mencari keberadaan lili, para tamu menikmati pesta sebelum akhirnya beberapa polisi datang ke tempat itu


" selamat malam" ucap salah seorang dari polisi pada tuan hendra dan fatan


" selamat malam... ada yang bisa kami bantu pak?" balas tuan hendra


" atas nama fatan darmawan anda harus ikut kami ke kantor" ucap pak polisi dengan polisi lainnya yang sudah memegangi fatan


" tunggu pak.. ada apa ini, apa kesalahan putra saya?" tanya tuan hendra yang kebingungan mengapa putranya di tangkap polisi

__ADS_1


" apa salah saya pak?" timpal tanya fatan yang juga kebingungan


" anda di lamporkan dengan tuduhan penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan pelecehan" balas pak polisi, yang sontak membuat suasana disana menjadi kacau para tamu mulai bergunjing setelah mendengar apa yang di katakan polisi, begitu juga dengan tuan hendra yang sangat terkejut hingga ia terduduk karena lemas dan tak mampu berkata apapun lagi, pak budi yang sedari tadi berada disampingnya memerintahkan anak buahnya untuk segera memanggil ambulance, fatan yang melihat kondisi tuan hendra merasa sangat khawatir


" itu tidak mungkin!!!" teriak jimy yang baru saja tiba di ruangan pesta setelah mendengar keributan, ia berlari menghampiri fatan dan para polisi


" apa-apaan kalian ini, cepat lepaskan dia" ucap jimy yang mulai kesal


" anda bisa jelaskan semuanya dikantor" ucap polisi dengan tegas dan membawa paksa fatan yang masih kebingungan dan berusaha membela diri


" tunggu dulu pak, tidak bisa seperti ini, dia tidak bersalah bagaimana mungkin dia bisa melakukan semua itu pak, dia tidak bersalah" ucap jimy yang semakin kesal, pasalnya ia yakin bahwa fatan tak mungkin melakukan hal sehina itu


" maaf pak, jika anda terus bersikap seperti ini, kami terpaksa menindak anda juga" balas polisi dengan tegas karena jimy yang mulai meninggikan suaranya


" tuan anda baik-baik saja" tanya pak budi, namun tuan hendra tak menjawab sama sekali membuat pak budi menjadi semakin cemas


" tuan hendra harus segera mendapatkan perawatan" ucap pak budi pada jimy


" saya yang akan urus masalah fatan pak" jimy menawarkan diri


" baiklah, maaf merepotkan nak jimy" balas pak budi


Pak budi pergi membawa tuan hendra menggunakan ambulance kerumah sakit terdekat, sementara jimy melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju kantor polisi, pikirannya sedang kacau saat ini lili yang menghilang dan fatan yang di tangkap polisi


Setibanya di kantor polisi fatan diintrogasi terkait kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan pelecehan, namun fatan tetap bersikeras bahwa ia tak pernah melakukan semua tuduhan itu


" lalu bagaimana anda menjelaskan semua ini" polisi menunjukkan beberapa foto yang berisi fatan dan beberapa wanita yang mengaku sebagai korban pelecehan, terlihat di setiap foto fatan sedang memeluk wanita-wanita itu


" dan ini juga, kami menemukan sepaket ganja dan beberapa obat lainnya di mobil anda" polisi itu memperlihatkan barang bukti yang mereka temukan


" tentang foto-foto itu saya bisa jelaskan pak, saya tidak melakukan apapun pada mereka" balas fatan


" obat-obatan itu bukan milik saya pak" lanjut fatan


" lalu bagaimana bisa obat-obatan ini ada di mobil anda, apa mereka punya kaki" polisi membentak fatan yang tak mau mengakui perbuatannya


" orang-orang kaya selalu berlaku seenaknya, mereka berbuat kejahatan tapi tidak mau bertanggung jawab" ucap polisi dengan kesal


" masukkan dia ke sel" perintah polisi pada polisi lainnya


Jimy yang baru tiba di kantor polisi terburu-buru masuk dan mencari fatan


" fatan darmawan, dimana dia?" tanya jimy

__ADS_1


" disana" polisi menujuk kearah fatan yang berada di dalam sel


" kenapa kalian memasukkannya begitu saja, tanpa menyelidiki kasusnya lebih dulu" jimy kesal


" kami sudah punya bukti bahwa saudara fatan bersalah" jelas polisi


" kami menemukan ganja dan beberapa butir obat di kendaraan pribadi milik saudara fatan, serta beberapa bukti foto saat saudara fatan terlihat bersama para korban pelecehan" jelas polisi yang semakin membuat jimy tidak percaya


" itu semua pasti bukti palsu pak" ucap jimy bersikeras


" bapak tidak bisa mengambil keputusan begitu saja, sebelum terbukti bahwa semua bukti itu valid serta kesaksian para korban" lanjut jimy bersikeras ingin fatan di bebaskan sebelum semua bukti dinyatakan valid


" saya sangat yakin dia tidak menggunakan obat-obatan terlarang pak" lanjut jimy


" kami sudah lakukan tes urine, semua akan di ketahui apakah saudara fatan mengkonsumsi obat-obatan terlarang atau tidak, sampai menunggu proses selesai kami akan menahan saudara fatan disini terlebih dahulu" jelas polisi


" tidak bisa begitu pak, bukti masih belum tentu benar jadi dia harus di bebaskan sebelum buktinya di nyatakan valid" jimy masih bersikeras


" semua bukti yang ada memberatkan saudara fatan jadi kami harus tetap menahannya selama proses penyelidikan" jelas polisi


" apa tidak bisa di bebaskan dengan jaminan pak?" tanya jimy yang masih berusaha


" untuk saat ini belum bisa" balas pak polisi yang membuat jimy kecewa


" boleh saya bertemu denganya pak?" jimy meminta ijin untuk bertemu fatan


" hanya sebentar" balas polisi


" aku tidak pernah melakukan apapun jimy, aku tidak mungkin melakukan hal seperti itu" ucap fatan setelah bertemu dengan jimy


" aku tau, tenanglah, kami akan buktikan bahwa kau tidak bersalah dan segera mengeluarkan mu dari sini" ucap jimy menenangkan fatan yang gelisah


" dimana lili, bagaimana keadaannya sekarang?" fatan menanyakan keberadaan kekasihnya


" em itu... itu.. sebenarnya.. itu" jimy terbata tak tau harus mengatakan apa perihal lili yang menghilang


" apa katakan dengan jelas" balas fatan


" aku tidak menemukannya di kamarnya" balas jimy ragu


" apa maksud mu tidak menemukannya" tanya fatan yang tak mengerti


" saat aku datang dia tidak berada di sana, aku sudah coba mencarinya di seluruh hotel namun tak menemukannya" jelas jimy yang sontak fatan bagai tersambar petir ia merasa semua masalah sedang menimpanya, mulai dari tuduhan penggunaan obat-obatan terlarang dan pelecehan bahkan sekarang kekasihnya juga pergi entah kemana.

__ADS_1


Bersambung....


Selamat menikmati 😁 Salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰


__ADS_2