Karamnya Harapan

Karamnya Harapan
Bagian 200 Sangat Senang


__ADS_3

Sudah lima hari berlalu sejak insiden itu dan fatan juga telah di pindahkan ke rumah sakit di ibu kota sore itu juga, begitu pula dengan heni yang juga telah di pindahkan, heni sudah pulih dan kembali kerumah sejak kemarin, namun ia masih sedikit kesulitan karena cidera pada tangannya, hari ini kata dokter fatan juga sudah boleh pulang dan fina akan kerumah sakit pagi ini untuk menjemput fatan.


" nak fina akan pergi pagi ini?" tanya bik rani yang melihat fina baru saja keluar kamarnya


" iya bu.. hari ini kak fatan pulang jadi aku sangat bahagia akhirnya kak fatan keluar dari rumah sakit" balas fina yang terlihat senang


" benar juga... nak fina sudah mengatakan bahwa tuan muda akan kembali hari ini... ibu sudah sangat menunggu kepulangan tuan muda" ucap bik rani juga merasa senang mendengar bahwa fatan sudah membaik dan dokter memperbolehkannya pulang hari ini


" saya juga tidak sabar bu... ah saya pergi dulu ya bu sudah jam segini" balas fina setelah melirik jam tangannya yang menunjukkan pukul sembilan pagi


" hati-hati di jalan nak... kami semua menunggu tuan muda kembali" balas bik rani


Fina akan pergi dengan supir saja untuk menjemput fatan, karena tika harus ke toko, selama fatan di rumah sakit fina selalu kesana dan tak pernah lagi ke toko, disana ada tika dan rima jadi fina tak perlu khawatir


" ayo kita pergi pak" ucap fina setelah tiba di luar dan supir sudah menunggu disana


" baik nyonya" balas pak supir


Sang supir melajukan mobilnya keluar dari pekarangan rumah fatan menuju rumah sakit.


🌹


Jimy yang selalu mendapatkan notifikasi tentang kondisi terbaru fatan dan ia merasa senang akan perkembangan fatan dan mengetahuinya bahwa pria itu akan pulang kerumahnya hari ini


" syukurlah kau sudah membaik" ucap jimy dalam hati setelah mendapatkan notifikasi dari dika soal kepulangan fatan, segaris senyum terukir di wajahnya


" pak bos senyum-senyum sendiri ada apa nih" seorang pegawai kedai menggodanya setelah melihat jimy tiba-tiba tersenyum saat membuat hidangan untuk pelanggan


" bukan apa-apa" jawab jimy namun senyum di wajahnya tak dapat di hilangkan


" bukan apa-apa tapi pak bos tersenyum tanpa henti begitu" balas seorang pegawai yang sama-sama bertugas sebagai koki itu, ia masih ingin mengetahui alasan bosnya itu tersenyum


" pak bos kan selalu tersenyum" celetuk pegawai satunya yang sedang mengambil pesanan pelanggan

__ADS_1


" benar juga.. hahaha" balas pegawai satunya itu dan tertawa


" sudah-sudah... lanjutkan pekerjaan kalian" ucap jimy


" siap bos" sigap keduanya menjawab


" bos... di depan ada pelanggan pria yang sering datang itu.. pelanggan itu mengatakan ingin bertemu dengan pak bos" ucap pegawai yang mengambil pesanan itu


" baiklah... saya akan temui dia nanti" jawab jimy


" oke pak bos saya akan sampaikan" balas pegawai itu dan pergi membawa hidangan yang di pesan.


🌹


Fina telah tiba di rumah sakit, untuk menjemput fatan


" selamat pagi kak" ucap fina melangkah dengan gembira masuk ke kamar rawat fatan


" kenapa kamu tampak senang sekali hari ini?" tanya fatan


" tentu saja aku senang.. kakak akan pulang hari ini.. kakak tidak tau ya semua orang di rumah menunggu kepulangan kakak" balas fina mengutarakan alasan kegembiraannya hari ini


" begitukah" balas fatan


" tentu saja... bu rani, riki, pak suri, pak satpam dan semuanya menunggu kepulangan kakak" balas fina


" bagaimana denganmu?" tanya fatan


" tentu saja aku sangat senang kakak sudah pulih dan bisa pulang" jawab fina


" apa kamu tidak akan kerepotan mengurusi saya yang seperti ini?" tanya fatan


" tentu saja tidak... bagaimana mungkin kakak berpikir seperti itu" balas fina mengerutkan alisnya mendengar pertanyaan fatan

__ADS_1


" aku sangat senang bisa mengurus orang yang ku cintai" balas fina dengan sungguh-sungguh, fatan tersenyum mendengarnya


" terimakasih" balas fatan sembari mengelus kepala tunangannya yang manis itu


" selamat pagi saudara fatan..." sapa dokter yang baru saja masuk


" pagi dokter" jawab fatan


" bagaimana kondisi anda hari ini?" tanya dokter


" semuanya baik-baik saja dok" jawab fatan


" baiklah... kita periksa kondisi anda dulu, jika tidak ada apa-apa anda bisa pulang hari ini" ucap dokter yang di balas anggukan oleh fina


Setelah pemeriksaan dokter menemukan semuanya baik-baik saja


" kondisi anda sangat bagus, tidak ada masalah.. anda bisa pulang hari ini" ucap dokter setelah selesai memeriksa kondisi fatan


Setelah mengurus segala hal yang di perlukan fatan pun keluar dari rumah sakit dan sedang dalam perjalanan pulang bersama fina.


Fatan memandang keluar jendela mengingat peristiwa yang membuatnya seperti ini, setiap detailnya ia berusaha untuk mengingatnya, ia teringat juga akan suara yang memanggilnya saat baru terjatuh dan kesadarannya hampir hilang, pemikiran tentang jimy sempat terlintas di benaknya namun segera ia tepis dan memikirkan bahwa itu bayangannya saja karena kesadarannya kabur


" aku merasa perasaan itu juga sesaat setelah selesai operasi.." pikir fatan melirik tangannya yang di genggaman jimy sebelumnya


" perasaan yang sangat ku kenal.. apa benar suara dan perasaan itu hanya khayalan ku saja?" meski fatan menepisnya namun jauh di sudut hatinya ia memiliki sedikit keraguan akan pikirannya sendiri


" kakak kenapa?" fina mengenggam tangan fatan yang seperti sedang melamun menatap luar jendela, fatan hanya menggeleng dan tersenyum tipis pada fina


Di sisi jimy setelah mengetahui fatan akan kembali hari ini ia meminta bagas yang mengirimkan notifikasi tentang keadaan fatan selama proses penyembuhan di rumah karena ada riki disana.


Bersambung.....


Selamat menikmati 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰 Jangan lupa tinggalkan jejak kakak sekalian di kolom komentar 🤗

__ADS_1


__ADS_2