Karamnya Harapan

Karamnya Harapan
Bagian 201 Bawel


__ADS_3

Mobil yang membawa fatan tiba di rumah semua penghuni rumah tanpa terkecuali berkumpul di depan pintu masuk menyambut kedatangan tuan muda mereka yang sudah hampir seminggu tak pulang dan kondisinya sempat mengkhawatirkan, mobil berhenti tepat di depan para penghuni rumah yang telah berkumpul, fina turun dan supir membuka pintu untuk fatan, suri yang tau langsung mengambil kursi roda dari bagasi mobil setelahnya memengangi tubuh fatan saat keluar dari mobil agar tak terjatuh dan memindahkannya ke kursi roda, mata yang melihat adengan itu dengan kondisi tuan muda mereka... para penghuni rumah merasa sedih dan meneteskan air mata.


" selamat datang kembali tuan muda" ucap bik rani sembari membungkukkan kepalanya, di ikuti oleh yang lainnya


Mereka semua masuk dengan fina mendorong kursi roda fatan, kaki fatan belum bisa si gunakan berjalan jauh meskipun menggunakan tongkat, bik rani tak kuasa menahan air matanya melihat kondisi tuan mudanya saat ini, bagaimana pun juga wanita itu telah merawat fatan sejak kecil jadi sangat wajar ada kedekatan emosional antara keduanya


" saya baik-baik saja bu" ucap fatan menenangkan bik rani


" iya tuan muda hiks...hiks" jawab bik rani meski masih dengan tangis yang berusaha ia tahan


" tuan muda silahkan beristirahat ibu akan siapkan makan siang" ucap bik rani


Segera fina mendorong kursi roda fatan menuju tangga.


" saya akan bantu tuan muda naik" ucap suri yang sejak tadi masih sengaja berada disana


" mohon bantuannya pak suri" ucap fina yang dibalas anggukan oleh fina


Suri dan fina membantu fatan bangkit dari kursi roda dan memberikannya tongkat


" permisi tuan muda" ucap suri yang ingin meletakkan tangannya di pinggang tuan mudanya untuk menyeimbangkannya, fatan mengangguk menyetujui


" hati-hati tuan muda" ucap suri melangkah perlahan mengikuti langkah tuan mudanya, fina mengamatinya dari samping, ingin rasanya suri langsung menggendong tuan mudanya saja namun itu tidak sopan


Melangkah perlahan namun pasti dengan penuh perjuangan akhirnya mereka tiba di depan kamar fatan, segera fina membuka pintu dan membawa fatan masuk, setelah tuan mudanya tiba dengan selamat suri pamit undur diri dari sana


Di sisi riki ia mengirimkan pesan pada bagas bahwa fatan telah tiba di rumah dan bagaimana keadaannya, begitu juga dengan bik rani yang memberi kabar pada pak budi, sejak kecelakaan itu tuan hendra hanya menjenguk fatan sekali saat baru tiba si rumah sakit setelah di pindahkan, namun tuan hendra datang beberapa kali menjenguk fatan saat si rumah sakit.


" apa kakak baik-baik saja?" tanya fina setelah fatan berbaring di ranjang


" iya... saya tidak apa-apa" jawab fatan


" kakak butuh sesuatu?" tanya fina

__ADS_1


" tidak... saya tidak butuh apa-apa sebaiknya kamu juga istirahatlah" balas fatan


" aku tidak lelah.. sebaiknya kakak saja yang beristirahat..." balas fina


" saya tidak lelah... bisa tolong ambilkan tas kerja saya?" ucap fatan


" kakak mau bekey padahal baru saja keluar dari rumah sakit.. kakak tidak ingat apa kata dokter kakak harus banyak istirahat" balas fina mengomeli fatan yang memintanya mengambilkan tas kerjanya


" hanya sebentar.. itu tidak akan membuat saya lelah" balas fatan


" tidak boleh.. pokonya tidak.. kakak harus istirahat jangan pikirkan pekerjaan" fina melarang


" baiklah.. saya hanya akan mengubungi kantor saja.. memastikan semuanya baik-baik saja" balas fatan mengambil ponselnya dan mencari nomor ponsel sekertaris sementara yang ia tugaskan mengurusi kantor selama ia dan heni belum masuk kerja, tak sempat fina mengentikannya fatan sudah menelpon nomor tersebut


" ck... susah banget di bilangin" gumam fina yang sebenarnya ingin fatan beristirahat total tanpa memikirkan pekerjaan tapi apa boleh buat setelah merasa lebih baik fatan akan bekerja lagi


" hubungi saya langsung jika terjadi sesuatu.. saya akan bekerja dari rumah selama beberapa waktu lagi" ucap fatan pada seseorang yang ia hubungi dan setelahnya memutuskan panggilannya


" nah sudah... saya tidak kenapa- napakan" ucap fatan setelah panggilan terputus dan ia melihat fina yang terlihat mencemaskannya


" iya saya akan istirahat setelah makan siang... sekarang bisakah kamu ambilkan buku yang berada di atas meja kecil dekat jendela itu" balas fatan


" sekarang kakak ingin membaca juga?" ucap fina


" itu tidak akan membuat saya matikan" balas fatan yang bersikeras


" ayolah... saya sangat bosan jika hanya duduk saja bengini" ucap fatan berusaha membujuk fina namun gadis itu masih diam


" jika kamu tidak mau saya akan ambil sendiri" ucap fatan


" aku akan ambilkan" balas fina bangkit dari duduknya dan mengambil buku yang fatan maksud


" setelah makan siang kakak janji harus istirahat ya?" ucap fina

__ADS_1


" iya saya janji" jawab fatan dengan senyum meyakinkan


" ya sudah ini" fina memberikan buku yang fatan maksud


" terimakasih" balas fatan menerima buku itu dengan senang hati


🌹


Tuan hendra baru saja kembali dari kantor bersama pak budi


" anak itu sudah keluar dari rumah sakit?" tanya tuan hendra pada pak budi yang sedang berjalan di belakangnya


" sudah tuan... hari ini tuan muda keluar dari rumah sakit" jawab pak budi


" kau sangat perhatian padanya ya" balas tuan hendra


" tentu saja tuan... beliaukan putra anda" jawab pak budi


" ya sudah kunjunggi dia atas namaku" ucap tuan hendra


" baik tuan" jawab pak budi


" ada yang lain tuan?" lanjut tanya pak budi


" tidak kau boleh pergi" jawab tuan hendra


" kalau begitu saya permisi tuan" pamit pak budi yang langsung pergi dari sana


" kunjungi dia atas namaku..." pak budi menirukan suara tuan hendra sembari berjalan keluar karena jengkel terhadapnya


" dia ini benar-benar tidak punya perasaan... putra sendiri terluka begitu masa cuma di jenguk sekali" gerutu tuan hendra sembari mengemudikan mobilnya keluar dari area rumah tuan hendra


" dasar sinting" ucap oak budi semakin menjauh dari kediaman tuan hendra dengan tujuan kediaman fatan, dengan senang hati pak budi akan mengunjungi fatan.

__ADS_1


Bersambung....


Selamat menikmati 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰 Jangan lupa tinggalkan jejak kakak sekalian di kolom komentar 🤗


__ADS_2