
saat sarapan pagi dikediaman tuan hendra darmawan yang dihadiri oleh tuan hendra, nyonya darmawan, fatan dan juga fina
" ayah kami akan pulang hari ini" ucap fatan saat sedang sarapan secara tiba-tiba
" hari ini?" tanya tuan hendra
" iya ayah sudah beberapa hari kami disini jadi kami akan pulang setelah sarapan" jawab fatan
" apa tidak bisa tinggal lebih lama" tanya tuan hendra yang berharap fatan tinggal lebih lama
" maaf ayah sepertinya tidak bisa lain kali saya akan datang lagi" ucap fatan
" baiklah berkunjunglah lain kali" ucap tuan hendra yang menahan rasa sedihnya karena fatan akan segera pulang
" saya akan berkunjung lagi lain kali ayah" jawab fatan dan mereka pun menyelesaikan sarapan kemudian meninggalkan meja makan sementara fatan menunggu fina mengambilkan barang-barangnya di kamar dan tuan hendra yang duduk bersama fatan di ruang tamu menunggu fina sesaat kemudian fina telah datang dan fatan pun pamit kepada tuan hendra dan langsung pergi meninggalkan rumah tuan hendra.... saat sedang dalam perjalanan di dalam mobil seperti biasa fatan fokus menyetir dan fina hanya diam saja seperti sebelumnya juga fina yang memulai pembicaraan untuk memecah keheningan yang ada
" kenapa kita kembali hari ini?" tanya fina yang sedikit mulai terbiasa berkomunikasi dengan fatan
" kenapa bertanya seperti itu?" tanya fatan balik
" bukan apa-apa hanya saja saya pikir anda akan tinggal lebih lama" jawab fina
" saya punya banyak pekerjaan" jawab fatan singkat yang membuat fina kehabisan kata-kata untuk berbincang dengan fatan
" kau... terimakasih telah menemani saya" ucap fatan setelah melihat melihat perbincangan mereka mereda sesaat
" tidak masalah saya juga senang pergi dengan anda" balas fina dengan diiringi senyum manisnya yang entah mengapa sekarang senyum itu membuatnya gugup
" astaga" ucap fatan sambil memalingkan wajahnya lurus kedepan setelah tadi ia sempat berbalik melihat fina saat mengucapkan terimakasih
" anda mengatakan sesuatu" tanya fina yang samar mendengar ucapan fatan barusan
" tidak" jawab fatan yang enggan berbalik kearah fina
" kenapa aku jadi seperti ini menjadi gugup hanya karena gadis ini tersenyum astaga sepertinya aku menjadi gila" pikir fatan yang sedang mengemudikan mobilnya menuju rumah.... sejak perbincangan terakhir mereka yang membuat fatan gugup karena senyuman fina kini mereka kembali diam selama perjalanan hingga tiba dirumah
" anda sudah kembali tuan muda" ucap bik rani yang membukakan pintu untuk fatan
" ibu sudah lebih baik" tanya fatan begitu melihat bik rani yang membukakan pintu
" sudah lebih baik tuan muda terimakasih sudah mengkhawatirkan ibu" jawab bik rani
" mulai sekarang ibu tak perlu capek-capek lagi biar fina yang mengerjakan semua pekerjaan ibu" ucap fatan kepada bik rani yang seketika membuat bik rani terkejut
" maksud tuan muda ibu harus pergi dan meninggalkan tuan muda" tanya bik rani yang kaget dengan ucapan fatan barusan fatan yang mendengar perkataan bik rani langsung menjelaskan maksud perkataanya agar bik rani tak salah paham
" bukan begitu maksud saya buk... ibu tetap tinggal disini bersama saya ibu tidak perlu mengerjakan apapun" jelas fatan
" ibu merasa tidak enak jika hanya diam saja tanpa melakukan apapun tuan muda ibu tidak mau hanya menjadi beban untuk tuan muda" ucap bik rani
__ADS_1
" jika begitu lakukanlah pekerjaan yang ringan saja kesehatan ibu lebih penting dari apapun... ibu tau betapa saya membutuhkan ibu" ucap fatan yang meyakinkan bik rani agar tak salah paham dengan maksudnya
" ibu mengerti tuan muda" jawab bik rani
" jika begitu saya istirahat dulu ya buk" ucap fatan
" silahkan tuan muda anda pasti lelah" balas bik rani
setelah perbincangan yang mengaharukan itu fatan memasuki kamarnya begitu pula fina ia pun memasuki kamarnya dengan ekspresi yang sulit digambarkan
" apa yang kulihat barusan apa benar itu fatan yang digosipkan memiliki sikap dingin dan arogan tapi yang kulihat barusan tak sedikit pun arogan dan dingin bahkan sangat hangat .. mengapa semua pelayan dirumah ini mengatakan dia begitu dingin" pikir fina yanh terkejut melihat sikap fatan barusan kepada bik rani.,. saat fina sedang terhanyut dalam pikirannya tentang sikap fatan kepada bik rani barusan ia disadarkan oleh bunyi ponselnya segera ia pun melihat siapa yang menghubunginya ternyata itu meri melihat nama yang tertera fina langsung menjawabnya
" ada apa meri?" tanya fina begitu menjawab telpon
" apa kau sudah kembali dari rumah tuan hendra" tanya meri dari balik telpon
" iya kami baru saja tiba dirumah fatan" jawab fina
" bagaimana disana?" tanya meri lagi dari balik telpon
" tak ada orang disana hanya ada tuan hendra dan istrinya dan para pelayan" jawab fina
" hanya itu" tanya meri lagi
" iya tak ada anggota keluarga lain disana" jawab fina
" hal penting apa" tanya meri yang penasaran
" akan ku ceritakan saat kita bertemu nanti" jawab fina
" ayolah sekarang saja aku sangat penasaran" ucap meri
" tidak bisa melalui telpon akan ku katakan saat kita bertemu nanti" jawab fina
" jadi kapan kita akan bertemu" tanya meri
" akhir pekan ini aku akan minta izin untuk mengunjungi keluarga ku kita akan bertemu setelah itu" jawab fina
" baiklah... sampai jumpa" balas meri dan mereka pun mengakhiri obrolannya melalui telpon
" lelah sekali aku ingin istirahat sebentar" gumam fina daner membaringkan tubuhnya diranjang... sementara itu dikamar fatan ia sudah selesai mandi dan ingin istirahat sebentar karena ia cukup lelah juga ia ingin mengatakan apa yang terjadi dirumah ayahnya pada jimy besok saat mereka bertemu dikantor tapi entah mengapa ia mengurungkan niatnya dan mengambil ponsel untuk menghubungi jimy begitulah fatan ia menceritakan segala hal pada jimy baik itu urusan bisnis, keluarga bahkan urusan pribadinya seperti tak ada privasi antara mereka
" dimana kau?" tanya fatan saat telponnya tersambung
" di apartemen... ada apa?" jawab dan tanya jimy
" aku sudah kembali dari rumah ayah" ucap fatan
" sudah lama?" tanya jimy
__ADS_1
" baru saja tiba" jawab fatan
" ada apa menghubungi ku?" tanya jimy
" ayah tak mengatakan apapun bahkan setelah beberapa hari kami disana" ucap fatan
" bagaimana mungkin tuan hendra memanggil mu tanpa ada alasannya" balas jimy yang tau bagaimana tuan hendra itu
" aku juga tau itu... aku tak yakin kenapa ayah memanggil aku tak punya pentunjuk apapun" balas fatan yang sangat penasaran apa alasan tuan hendra memanggilnya pasalnya tuan hendra takkan memanggil fatan jika hanya karena alasan rindu karena itu bukan gayanya
" kita akan cari tau itu nanti" balas jimy
" kau tak menghubungi ku selama disana berarti semua baik-baik saja" lanjut jimy
" semua baik wanita itu sempat mengganggu ku tapi untung saja ada gadis itu jadi aku bisa menghindar" ucap fatan
" wanita itu mengganggu mu" tanya jimy kaget
" ya dia berusaha menggoda ku" jawab fatan
" aku masih curiga dengannya tentang apa tujuannya menikah dengan ayah... bisakah kau cari tau tentang itu" ucap fatan
" tentu saja sudah kulakukan bahkan sebelum kau menyuruhku wanita itu sangat licik sudah setahun aku mencari jejak tentang alasannya menikah dengan tuan hendra tapi tak ada petunjuk apapun semua sangat rapi" jelas jimy
" jika begitu apa memungkinkan kita bisa temukan rahasianya" tanya fatan
" sebaik apapun sebuah rencana akan ada celah yang tertinggal terlebih itu sebuah rencana yang membutuhkan waktu yang cukup lama dalam prosesnya" jawab fatan
" aku percaya padamu kau selalu tau tanpa aku harus mengatakannya" ucap fatan
" mendengar kau baik-baik saja dengan fina sepertinya pandangan mu tentangnya sudah berbeda" ucap jimy
" aku tak yakin soal itu tapi sekarang aku tak terganggu jika dia ada disekitar ku" ucap fatan
" baguslah jika begitu" ucap jimy
" menurut mu ini bagus?" tanya fatan
" tentu saja" jawab jimy
" baiklah sampai jumpa besok istirahatlah dulu jangan pikirkan apapun aku akan tangani semuanya" ucap jimy dan menutup telponnya
" sepertinya peran ku akan segera berakhir aku akan kembali ketempatku semula " gumam jimy dengan diiringi senyum manisnya sesaat setelah ia menutup telpon dari fatan
bersambung......
maaf ya kakak" lama banget updatenya lagi sibuk banget soalnya🙏😅😁 saya harap kakak" masih bisa menikmatinya 😁
salam manis untuk pembaca🥰🥰🥰
__ADS_1