
Seperti yang di sepakati, mereka akan keluar saat makan siang, setelah beristirahat kini fina bersiap-siap untuk keluar bersama fatan, ia berdadan cantik menggunakan celana panjang bermotif dan atasan polos berwarna putih, rambut gaya cotton candy bun yang membuat leher kecilnya terlihat lebih jelas
" sudah selesai sepertinya cukup baik.. tinggal menunggunya saja" ucap fina sembari melihat-lihat penampilannya di cermin sembari merapikan rambut dan penampilannya
" seharusnya dia sudah datang sekarang..." gumam fina melirik jam tangannya yang menunjukkan waktu pertemuannya dengan fatan namun pria itu belum juga kelihatan
Tak lama suara yang di tunggu fina memanggilnya dari luar
" kamu sudah siap.. kita akan pergi sekarang.." terdengar suara fatan dari luar kamar fina
" iya kak.. aku sudah siap" balas fina
" ayo" ucap fina sembari keluar dari kamarnya dan melihat penampilan satu sama lain yang merupakan pemandangan berbeda bagi keduanya
" dia tampan sekali... aku tidak pernah melihatnya seperti ini... kesehariannya aku hanya melihatnya menggunakan jas kerja" ucap fina dalam hati yang terpukau melihat fatan, bagaimana tidak kali ini penampilan fatan benar-benar berbeda dari yang biasanya fina lihat... saat ini fatan menggunakan T-SHIRT berwarna putih polos tanpa lengan dengan celana pendek rambut yang di kuncir serta kacamata
" cantik" ucap fatan dalam hati juga yang melihat fina dengan penampilan yang berbeda
" ehem... bisa kita pergi sekarang?" tanya fatan memecah keheningan
" ah iya" balas fina
" kita akan cari makan dimana?" tanya fina
" di pinggir pantai saja" balas fatan yang di setujui oleh fina, fatan meraih tangan fina dan menggenggamnya, meskipun fina awalnya terkejut namun ia menikmatinya
" em kak.." panggil fina
" hm?" balas fatan sembari menoleh kearah fina
" aku boleh tanya sesuatu?" ucap fina
" katakan.." balas fatan mengijinkan
" kenapa tuan dan nyonya adhitama ada disini?" tanya fina yang sebenarnya sejak tadi merasa penasaran terkait mengapa orang tua jimy ada disana
" mereka pemilik tempat ini" jawab fatan sembari melanjutkan langkahnya
" maksud kak pemilik penginapan tempat kita menginap?" tanya fina memperjelas
__ADS_1
" tidak hanya penginapan tapi seluruh tempat ini" jawab fatan
" hah?" balas fina yang terkejut
" iya.. seluruh pulau ini milik mereka" perjelas fatan
" benarkah?" tanya fina yang masih sulit percaya... ia bahkan tak tau sebuah pulau bisa dimiliki seperti ini
" iya... mereka memulai bisnis pariwisata disini" lanjut fatan
" aku masih sulit percaya" balas fina
" sebenarnya jika dibandingkan dengan saya jimy jauh lebih kaya, keluarganya memiliki banyak bisnis dan sekarang sedang merambah ke dunia pariwisata" jelas fatan
" dia benar-benar sekaya itu" pikir fina yang masih tak menyangka melihat dari sosok jimy yang ia kenal sama sekali tak mencerminkan seberapa kaya dirinya
" kita sudah sampai" ucap fatan.. tak terasa mereka telah tiba di tempat yang memang telah fatan siapkan untuk mereka makan siang
" cantik sekali" ucap fina setelah melihat tempat yang disiapkan fatan
" tapi kenapa hanya ada kita disini?" tanya fina terkait tempat mereka akan makan yang sepertinya sering di kunjungi orang lain tapi mengapa sekarang hanya ada satu meja untuk mereka saja
" kenapa begitu?" tanya fina tak mengerti, fatan tak menjawab pertanyaan fina dan malah memintanya untuk duduk
" sudah duduk dan nikmati saja" ucap fatan sembari menarik kursi untuk fina duduk, meskipun tak mengerti fina menuruti perlakuan fatan
Seorang pelayan dari tempat makan itu datang dengan nampan di tangannya yang berisi sebuah sajian yang tertutup sangat rapi, ia meletakkannya di atas meja dan pergi setelahnya, pelayan selanjutnya datang dengan sebuket mawar merah di tangannya dan memberikannya pada fatan, fina memandangi fatan dengan penuh tanya
" selamat ulang tahun... seharusnya saya mengucapkannya semalam.. maaf" ucap fatan sembari memberikan buket mawar yang ia pegang, fina mengambil buket pemberian fatan
" buka itu juga" ucap fatan meminta fina membuka hidangan yang sebelumnya di bawa pelayan itu, fina membukanya dengan sedikit ragu, setelah ia buka terdapat kotak kecil di dalamnya, fina memandang fatan penuh tanya
" hadiah dari saya" ucap fatan
" ambilah" lanjutnya, fina mengambil kotak itu dan membuka isinya, ternyata itu berisi sebuah gelang berwarna perak yang sangat cantik dengan taburan berlian di sekelilingnya
" ini??" ucap fina kembali melihat fatan dengan ekspresi bertanya
" untukmu dari saya" balas fatan
__ADS_1
" tidak...tidak.. aku tidak bisa menerimanya lagi" ucap fina menolak
" saya memberikannya pada calon istri saya dan tidak ada yang salah dengan itu" ucap fatan
" saya akan sedih jika kamu menolaknya" lanjut fatan
" tapi..tapi.. ini pasti mahal sekali" balas fina yang masih merasa tak enak jika menerima pemberian fatan
" itu tidak seberapa dibandingkan keberuntungan saya memilikmu dalam hidup saya" ucap fatan
" lagi pula benda itu tak lebih istimewa dari mu" lanjut fatan membuat fina merasa tak enak juga jika harus menolaknya
" baiklah aku akan terima ini... terimakasih kak" balas fina merasa senang setelah mendengar bahwa fatan bersyukur memiliki dirinya
" nah sekarang saatnya kita makan siang.. setelah ini kita akan putuskan pergi kemana" ucap fatan yang dibalas anggukan oleh fina
Para pelayan membawakan makanan yang telah di pesan oleh fatan
" selamat makan" ucap fatan
Saat sedang menyantap makanan dengan lahap fina baru menyadari sesuatu
" kak?" panggil fina dengan makanan yang penuh di mulutnya
" telan dulu makanan mu sebelum bicara" ucap fatan, fina langsung menelan makanannya sebelum melanjutkan pertanyaannya
" apa liburan ini juga bagian dari kejutan ulang tahun ku?" tanya fina setelah memikirkannya beberapa saat, bahwa mereka berlibur tepat saat ulang tahun fina, mungkin ini bukan suatu kebetulan dan fina memberanikan diri untuk bertanya
" iya" jawab fatan singkat sembari terus menyantap makanannya
" astaga dia benar-benar melakukan ini semua untuk ku.. sampai kami jauh-jauh kesini hanya untuk merayakan ulang tahun ku" ucap fina dalam hati merasa terharu tanpa terasa air mata jatuh begitu saja tanpa kompromi, fatan yang melihat itu sontak terkejut dan khawatir dengan keadaan fina
" kamu kenapa... kenapa tiba-tiba menangis begitu" tanya fatan yang langsung bangkit dari kursinya dan menghampiri fina, namun gadis tak menjawab dan malah mengeluarkan air mata lebih banyak
" kamu kenapa.. apa ada yang salah?" tanya fatan yang terlihat semakin panik, fatan sudah berjongkok di hadapan fina sembari memegang tangan gadis itu dan berusaha menghapus air mata fina dengan tangannya.. mendapatkan perlakuan seperti itu dan wajah fatan yang biasanya tanpa ekspresi kini jelas terlihat cemas, fina memeluk pria itu sontak membuatnya terkejut
"terimakasih" ucap fina masih dalam tangisnya
Bersambung...
__ADS_1
Selamat menikmati 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰 Jangan lupa tinggalkan jejak kakak sekalian di kolom komentar 🤗