
Setelah cukup lama fatan berbicara sendiri di makam jimy, penjaga yang sebelumnya menawarkan diri untuk menemani fatan datang untuk memberitahukan fatan bahwa saatnya makan siang, fatan kembali ke kerumah untuk makan siang dan selanjutnya ia akan mengunjungi rumah perlindungan yang tepat berada di sebrang jalan, untuk memberikan beberapa hadiah pada para penghuni rumah perlindungan
" aku pergi ya.. aku akan mampir lagi nanti sebelum pulang, aku punya kejutan untukmu.. sampai nanti bunga mawar ku" pamit fatan pada makam jimy dan melenggang pergi dari sana
Fatan telah tiba di ruang makan, disana fina telah menunggu dengan beberapa pelayan, rumah ini sangat sepi karena tak adanya tuan rumah disana, orang-orang tuan adhitama yang termasuk juga pera anak buah jimy sedang bekerja, ada yang sedang melakukan tugas-tugas khusus dari jimy dan ada yang menjalankan pekerjaan normal seperti orang-orang pada umumnya, tempat tinggal orang-orang ini adalah bangunan yang terlihat menyatu dengan rumah utama di bagian baratnya, bagi yang sudah menikah bisa biasa mereka memilih untuk tinggal di luar namun tak terlalu jauh dari kediaman keluarga adhitama.
" silahkan dinikmati tuan muda" bibik kepala pelayan mempersilahkan fatan untuk menyantap makan siang yang telah ia siapakan bersama fina
" terimakasih bik" balas fatan, ia sudah seperti pemilik rumah itu dan bukan seperti tamu
" mari makan bersama bik" lanjut fatan mengajak, biasanya ia makan disana setidaknya bersama jimy pasalnya kedua orang tua jimy sangat jarang berada di rumah itu, sejak mereka menjalankan bisnisnya di bali
" tidak enak jika hanya kami saja yang menyantap makanan disini tanpa di temani tuan rumah" lanjut fatan membujuk bibik kepala pelayan itu setelah ia melihat sepertinya bibik itu akan menolak
Baru saja bibik akan menjawab ia melihat dua sosok yang sangat ia kenali masuk dari pintu depan
" waktunya tepat, nak dika dan nak bagas sudah ada disini tunggu sebentar bibik akan panggilkan mereka berdua untuk menemani tuan muda" balas bibik kepala pelayan dan permisi menuju pintu depan
" pas sekali waktunya nak dika dan nak bagas silahkan temani tuan muda fatan dan nona fina makan siang" ucap bibik kepala pelayan yang menghampiri dika dan bagas dengan tergesa-gesa
" baguslah kami juga sedang lapar" balas bagas
" ayo... kita makan siang dulu" ajak bagas yang berjalan lebih dulu dari dika
" wah-wah selamat siang tuan muda... waktu yang pas sekali kebetulan saya juga lapar" terdengar suara berisik bagas di ruang makan, membuat kedua orang itu berbalik melihatnya, fatan hanya tersenyum menanggapi ucapan bagas
" selamat siang manis... kita bertemu lagi" bagas menyapa fina dengan sedikit nada menggoda
" selamat siang pak bagas... fina senag bertemu pak bagas lagi" balas fina dengan senyum ramah
" bapak lagi... panggil mas saja lah jangan bapak dong tua banget kesannya" bagas memelas karena fina masih memanggilnya bapak, sementara dika berusaha menahan tawanya
" eh.. iya mas bagas" ucap fina membenarkan panggilannya
" urusan kalian sudah selesai?" tanya fatan pada dika dan bagas
" sudah dong" balas bagas
" ya sudah makan siang dulu" balas fatan
__ADS_1
" kau sudah kerumah perlindungan?" tanya dika pada fatan
" belum aku baru saja kembali dari makam" balas fatan
" oke... baiklah" balas dika mengerti
Mereka menyelesaikan makan siang itu tanpa banyak berbincang, setelahnya seperti yang sudah fatan katakan sebelumnya ia dan fina akan mengunjungi rumah perlindungan sembari memberikan hadiah untuk para penghuni disana,mereka di temani dika ke rumah perlindungan sementara bagas melakukan sesuatu yang sebelumnya fatan meminta tolong padanya
" nak dika disini, selamat siang nak dika" ucap pak kasim yang kebetulan berada di sekitar gerbang, ia bertugas untuk mengurus tanaman yang ada di rumah perlindungan sedangkan istrinya membantu di bagian dapur, dika membalas pak kasim dengan senyuman ramah
" ada tuan muda juga... selamat siang tuan muda, bagaimana kabar anda, senang bisa melihat anda lagi" celoteh pak kasim memberikan banyak pertanyaan sangking senangnya setelah melihat dengan jelas siapa yang datang bersama dika
" saya baik pak... bagaimana kabar bapak?" balas fatan dengan ramah meskipun ia tak terlalu mengenal siapa pak kasim yang ia tau pak kasim hanya seseorang yang kenal baik dengan kedua orang tua kandungnya
" saya baik tuan muda" balas pak kasim terlihat senang
" kami akan mengunjungi yang lain" ucap fatan
" baiklah tuan muda" balas pak kasim masih terlihat senang, di kesempatan itu fina sempat mengambil potret pak kasim dan mengirimkannya pada lili
" pamaaannnn" anak-anak yang sedang bermain di luar melihat kedatangan ketiga orang itu dan berteriak sembari menghamburkan diri mereka ke arah fatan, sontak fatan berlutut agar anak-anak bisa dengan mudah memeluknya, sangking antusiasnya mereka sampai tidak sadar fatan menahan sakit karena beberapa anak menindih rambutannya
" paman sakit?" tanya seorang anak setelah mendengar ucapan dika
" tidak, bukan begitu.. hanya saja rambut paman terjepit jadi sedikit sakit" balas fatan bermaksud bercanda dengan mengatakan sakit
" maaf paman, kita tidak sengaja" balas anak lainnya sembari menundukkan kepala karena merasa bersalah
" tidak apa-apa.. paman baik-baik saja sekarang" balas fatan tersenyum hangat pada anak-anak itu
" bagaimana kabar kalian?" tanya fatan masih berjongkok dengan seorang anak laki-laki duduk di pangkuannya
" kita baik kok paman" balas anak yang duduk di pangkuan fatan yang di ikuti dengan anggukan dari anak lain tanda membenarkan
" sudah-sudah paman fatan ingin menemui yang lain dulu, kalian tunggu disini nanti para penjaga akan membawakan hadiah dari paman fatan untuk kalian" ucap dika
" paman bawa hadiah?" tanya salah satu anak
" beberapa hadiah kecil untuk kalian agar lebih semangat belajar" balas fatan diiringi senyuman
__ADS_1
" kita sampai lupa ada kakak cantik juga... halo kakak cantik" ucap anak lain yang baru sadar ada fina di sana
" halo adik-adik" balas fina sembari tersenyum manis
" sudah-sudah tunggu hadiahnya disini, paman fatan akan mengunjungi para orang tua dulu" ucap dika
" siap kak dika" balas anak-anak dengan kompak
" ayo.. para lansia sedang beristirahat di dalam" ajak dika yang di balas anggukan oleh fatan dan fina serta mengikuti langkah dika
" halo para orang tua ku tercinta, dika pulang" ucap dika dengan setengah berteriak di ruangan yang penuh dengan para lansia itu, mendengar teriakan itu para lansia menoleh keasal suara dan mendapati tak hanya dika yang ada disana tetapi juga fatan dan seorang gadis cantik
" putarku fatan apa itu benar kau?" tanya seorang nenek memastikan penglihatannya
" iya bu.. ini saya" balas fatan mendekat dan berlutut kemudian memeluk nenek itu
" bagaimana kabarmu putraku, sudah lama sekali sejak terakhir kali kau mengunjungi kami?" tanya nenek itu
" aku baik bu... bagaimana kabar kalian semua?" balas fatan
" kami baik-baik saja" balas seorang kakek
" lebay banget sih perasaan dia baru kemari deh pas ulang tahun jimy beberapa saat yang lalu" celetuk dika, tapi tak ada yang mengubris omongan dika sama sekali
" dia gadis cantik yang datang bersama mu waktu itu kan putraku?" tanya seorang kakek yang mengenali fina
" siapa dia?" tanya seorang kakek lainnya yang belum pernah melihat fina sebelumnya
" kau ini tidak tau apa-apa ya... dia itu calon menantu kita" balas seorang nenek
" benarkah.. cantik sekali" balas sang kakek
" tentu saja pilihan putra kita memang yang terbaik" balas sang nenek dengan percaya diri dan bangga dengan fatan
" ibu bisa saja" balas fatan senanga mendengar pendapat para lansia itu mengenai fina
" kemari cantik, duduk dengan disini" pinta sang nenek pada fina, gadis cantik itupun menurut dan duduk di sebelah sang nenek, mereka bercanda dan tertawa bersama di hari itu, fatan juga senang melihatnya
Bersambung...
__ADS_1
Selamat menikmati 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰 Jangan lupa tinggalkan jejak kakak sekalian di kolom komentar 🤗