Karamnya Harapan

Karamnya Harapan
Bagian 181 Persiapan


__ADS_3

Dika kembali mengamati aktifitas rio dan mendengarkan apa saja yang dikatakan pria itu melalui sambungan teleponnya, dari percakapannya dengan fatma ia akan kembali hari ini dan memberikan fatma penekanan sekali lagi terhadap hutangnya, setelah melihat isi ponsel dari rio diketahui bahwa rio ialah seorang anak buah dari seorang pengedar narkoba dan raja judi... saat ini rio sengaja terbang kembali ke indinesia untuk mencari fatma dan memperingatkannnya tentang hutang yang harus ia bayar...


" seperti yang kau katakan saat itu... jangan lupa janjimu.. aku akan kembali dalam dua bulan lagi" ucap rio memperingatkan fatma dari panggilan telepon dan dika mendengarkannya dengan seksama


" iya... aku mengerti" balas fatma sedikit ketakutan


" aku janji dua bulan lagi saja" lanjut fatma meyakinkan rio


" aki memberimu waktu karena kau sempat menjadi temanku... tapi aku harus profesional... jadi jangan buat aku menggunakan kekerasan... kau taukan jika kami pasti bisa menemukanmu dimana pun kau bersembunyi" ucap rio kembali memperingatkan fatma


" baiklah" balas fatma masih menahan rasa takutnya


" ingat itu baik-baik... lain kali aku takkan bisa menolongmu lagi" ucap rio dan memutuskan sambungan telponnya dengan fatma


" oho... jadi kau sedang terdesak ya.." gumam dika menyeringai setelah mendengarkan percakapan rio dan fatma


"saat bertemu bos" ucap dika, ia pun menghubungi bagas untuk memberitahukannya bahwa ia akan pergi menemui jimy sore ini


" ada apa?" tanya bagas langsung begitu panggilan tersambung


" ah aku akan bertemu dengannya sore ini... ada sesuatu yang menarik yang harus ku beritahukan padanya" jawab dika


" soal fatma ya... kemarin radif memberitahuku soal itu" ucap bagas


" iya" jawab dika


" aku juga akan pergi denganmu" ucap bagas


" hah... kenapa?" tanya dika yang belum tau bahwa bagas juga punya sesuatu yang ingin ia beritahukan pada jimy


" ada sesuatu yang ingin ku katakan juga" jawab bagas


" oke... baiklah" balas dika mengerti


" sampai jumpa disana" balas bagas dan menantikan sambungan teleponnya


Setelahnya dika langsung menghubungi M untuk menggantikannya mengawasi fatma sementara dika pergi


" halo... dika.. ada apa?" terdengar suara M setelah panggilan tersambung


" bisa kau awasi fatma sebentar selama aku pergi?" langsung tanya dika


" tentu saja bisa... tapi kemana kau akan pergi?" tanya M

__ADS_1


" ada urusan penting..." jawab dika


" oke.. baiklah... aku akan segera kesana" jawab M tak mempertanyakan dika lagi


" oke" balas dika dan menutup telponnya


🌹


Fatma yang baru saja menerima panggilan kembali dari rio yang merupakan temannya. dimana beberapa hari yang lalu eio datang khusus ke indonesia untuk menemui fatma perihal hutang yang harus fatma bayarkan mengingat ini sudah cukup lama dan rio masih berbaik hati memberikan fatma waktu.


Setelah mengetahui kedatangan rio yang khusus untuk menemuinya dan memberikan tekanan pada fatma membuat fatma merasa takut rio akan berbuat nekat padanya, diketahui bahwa hari ini rio akan kembali ke malaysia dan akan datang lagi dalam waktu dekat untuk menagih fatma.


" argh!!!" fatma membuang ponselnya dengan kasar karena marah


" ada apa buk?" foi datang dengan tergopoh-gopoh setelah mendengar suara keributan dari kamar bosnya


" bajingan ini benar-benar ya... teman apanya... kalau menang teman lepaskan saja aku.. kenapa malah datang dan menekanku" gerutu fatma yang sebenarnya pusing memikirkan jumlah hutang yang ia miliki pada atasan rio


" tenanglah bu... nanti kesehatan ibu terganggu" ucap foi berusaha menenangkan fatma dengan memberikan segelas air padanya


" prang!!!" fatma malah membanting gelas berisi air itu hingga membuat foi terkejut


" tenang-tenang.. bagaimana saya bisa tenang hah... pergi kamu" bentak fatma


" ini harus jadi lebih cepat aku sudah tak bisa menunggu terlalu lama lagi" gumam fatma dan ia mengambil kembali ponselnya dan menghubungi lili


" kita harus segera bertemu" ucap fatma setelah panggilan tersambung


" aku akan datang kesana" ucap lili mengerti dan akan datang ke apartemen fatma sore ini, setelahnya fatma memutuskan sambungan telponnya


" argh!!! bikin kesal saja" gumam fatma tentang rio yang datang menemuinya beberapa hari yang lalu


🌹


Terlihat fina sedang berada di tokonya yang masih dalam tahap persiapan dan fina ingin melihat secara langsung agar bisa menata setiap benda ditempat dimana, hari ini fatan juga disana menemani fina karena pekerjaannya juga tak mendesak, segala keperluan yang di butuhkan langsung dibelikan oleh fatan setelah fina mengatakannya, dan kini barang-barang itu sudah datang dan sedang ditempatkan di tempat yang fina inginkan


" hufh.... capek juga padahal cuma ngawasin" gumam fina yang merasa kelelahan karena udara yang juga cukup panas hari ini


" ini minum dulu" fatan memberikan sebotol air mineral pada fina


" ah.. terimakasih kak" balas fina yang merasa senang melihat fatan menemaninya hari ini


Pagi ini fatan mengatakan akan menemani fina di toko untuk melihat persiapannya, pada awalnya fina menolak karena tak ingin menganggu waktu fatan, namun fatan tak menerima penolakan itu pada akhirnya fina pun setuju, kini disinilah mereka di toko fina sedang melakukan persiapan

__ADS_1


" apa tidak apa-apa kakak tidak kekantor hari ini?" tanya fina


" tidak apa-apa.. jika ada sesuatu yang mendesak heni pasti mengubungi saya" jawab fatan


" bagaimana soal karyawan mu... apa sudah menemukannya?" tanya fatan terkait seseorang yang akan membantu fina di toko


" belum kakak" balas fina sembari menggelengkan kepalanya


" fina belum terbayangkan siapapun" lanjut fina yang masih belum menemukan gambaran siapa yang akan ia ajak untuk membantunya


" bagaimana jika kita buka lowongan agar lebih cepat mendapatkan seseorang?" tanya fina


* seharusnya memang begitu" jawab fatan


" oke... setuju" balas fina, yang ingin mendapatkan karyawan sebelum toko resmi di buka


" nah nyonya... sudah cukup untuk sekarang.... sudah waktunya makan siang.. ayo kita makan siang dulu" ucap fatan setelah melirik jam tangannya


" sudah waktunya makan siang ya... kebetulan.aku juga sudah lapar hehehe" balas fina


" pak istirahatlah dulu.." ucap fina pada para pekerja yang sedang berada di tokonya


" baik buk" balas bapak itu


" kami akan keluar sebentar ya pak" pamit fina pada bapak itu yang di balas anggukan oleh bapak itu


" dukh!!!" fina tersandung saat akan kwluy dari toko


" grep!!!" sigap fatan menangkap tubuh mungil kekasihnya


" hah!!!" fina terkejut


" hati-hati kalau jalan... sudah berapa kali saya bilang" ucap fatan yang masih memegangi tubuh fina agar tak jatuh


" hehehe" fina hanya tertawa kecil mendengar ocehan fatan yang sebenarnya mengkhawatirkannya


" malah tertawa.. kamu ini benar-benar" ucap fatan sembari membenarkan tubuh fina untuk berdiri


" ya sudah ayo" kini fatan mengandeng tangan fina menuju mobil


Bersambung....


Selamat menikmati 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰 Jangan lupa tinggalkan jejak kakak sekalian di kolom komentar 🤗

__ADS_1


__ADS_2