Karamnya Harapan

Karamnya Harapan
Bagian 23 Kembalinya Si Kembar


__ADS_3

setelah fatan dan yang lainnya meninggalkan tempat penyekapan untuk mencari anak lain dan juga preman lainnya bersama polisi... tak terlalu jauh dari tempat itu terdapat sebuah perempatan... joni yang melihat riki langsung mengatakan pada yang lain bahwa itu anak-anak yang mereka cari...


" itu dia" ucap joni setelah melihat riki


" apa... siapa?" tanya jimy yang mencoba melihat kearah tunjukan tangan joni


" itu riki... dia salah satu dari anak-anak yang dipekerjakan oleh preman yang menculik kami" jawab joni... jimy yang mendengar itu langsung menepikan mobilnya mereka pun turun dan berjalan kearah riki bersama polisi... riki yang melihat bahwa polisi itu sepertinya sedang berjalan kearahanya merasa takut.


" selamat sore nak" ucap polisi itu setelah berada tepat di hadapan riki


" so..re.." balas riki dengan suara bergetar


" tidak usah takut bapak hanya ingin bertanya beberapa hal saja padamu... mari ikut bapak sebentar" lanjut polisi itu yang membuat riki semakin takut


" tapi saya salah apa pak... saya hanya menjual koran" ucap riki masih dengan suara bergetar hampir menangis


" riki.." terdengar joni memanggil riki dari kejauhan


" joni" ucap riki yang melihat joni memanggilnya


" tidak apa-apa... bapak polisi akan membawa mu kemari" lanjut joni dan hanya dibalas anggukan kepala oleh riki yang tandanya ia setuju untuk ikut dengan polisi... preman yang membawa mereka ke jalanan tidak mengetahui bahwa ada polisi disekitar sana yang mencari mereka.


" joni... kamu sudah bebas... tapi bagaimana bisa" ucap riki yang bertanya-tanya soal berhasilnya joni dan jojo keluar dari tempat itu


" kakak ku dan mereka semua datang menyelamatkan kami" jawab joni


" sekarang kami kemari untuk menyelamatkan mu dan anak-anak yang lainnya" ucap polisi yang tadi menjemput riki


" benarkah... aku senang sekali akhirnya bisa bebas juga dari para preman itu" balas riki yang sangat senang setelah tau bahwa mereka takkan bekerja seperti ini lagi untuk para preman


" Sekarang katakan dimana preman yang membawa kalian kemari" tanya polisi itu lagi


" baik pak... orangnya yang itu pak.. yang sedang duduk di bawah jembatan itu.. yang memakai baju abu-abu itu pak" balas riki sambil menujuk kearah jembatan yang cukup jauh didepan mereka


" baiklah kami bertiga akan kesana dan kalian kumpulkan semua anak-anak yang mereka bawa" ucap polisi itu pada anak buahnya... para polisi pun bergerak untuk menangkap preman yang membawa menculik dan mempekerjakan anak-anak... sementara jojo, joni dan yang lainnya menunggu di mobil... tanpa mengalami kesulitan polisi bisa meringkus tiga orang preman lainnya yang merupakan komplotan dari para penculik anak-anak.


" terimakasih atas kerjasamanya kami akan proses mereka dikantor kami juga akan bawa anak-anak dan kalian juga harus ikut untuk diminta keterangan" ucap polisi itu setelah berada tepat didepan mereka.. para preman dan anak-anak dibawa ke kantor polisi serta mereka semua juga kesana.


setelah selesai dari kantor polisi fatan dan jimy mengantar jojo, Joni, fina dan meri pulang kerumah fina.


" joni... jojo..." teriak ibu lastri dengan tangisan begitu melihat jojo dan joni di hadapannya...ibu lastri langsung memeluk kedua putranya.


" kalian tidak apa-apakan... tidak ada yang lukakan.." ucap ibu lastri yang melontarkan banyak pertanyaan sambil memperhatikan keadaan kedua putranya itu.

__ADS_1


" mama biarkan jojo dan joni istirahat dulu mereka pasti lelah" ucap fina yang menyela semua pertanyaan ibunya


" ya sudah istirahat dulu kalian pasti capek mama akan buatkan makanan kesukaan kalian" ucap ibu lastri yang menyetujui perkataan fina


" silakan kalian juga duduk dulu" ucap fina pada jimy, fatan dan meri... setelah mereka semua duduk fina menyiapkan minuman untuk mereka dan meri membantu fina


" sebentar saya ambilkan air untuk kalian" lanjut fina yang berjalan pergi ke dapur


" tunggu fina aku akan membantumu" ucap meri yang pergi membantu fina menyiapkan minuman di dapur


" benarkah seharian ini kita bersama pria bernama fatan itu" tanya meri yang masih tak percaya bahwa orang yang bersama mereka adalah fatan dan jimy


" iya.." jawab fina


" aku hanya melihat fatan dari foto saja saat itu sudah tampan... ternyata dia jauh lebih tampan saat aku melihatnya langsung" ucap meri lagi yang masih terpesona oleh fatan


" sudahlah hentikan itu sejak tadi ku lihat kau tak melepaskan pandanganmu darinya" balas fina


" bagaimana lagi dia sangat tampan" balas meri yang berbinar-binar membayangkan fatan


" dia milikku" ucap fina sontak membuat meri berhenti berbinar


" iya aku tau... makanya aku tak ingin mendekatinya.. kalau begitu bagaimana jika pria manis disampingnya saja" ucap meri sambil mengedipkan sebelah matanya


" siapa lagi kalau bukan dia hanya pria itu yang berada di dekat fatan kan" jawab meri


" dekati saja aku akan bantu akan ku pastikan apakah kak jimy punya seseorang atau tidak" balas fina


" bagus jika begitu segera hubungi aku" balas meri yang terlihat senang dan berharap


" kenapa ingin cepat-cepat" tanya fina


" aku juga ingin punya pacar yang kaya... aku sudah bosan kerja keras terus..." jawab meri


" kau kan bisa cari pria lain kenapa ingin kak jimy" tanya fina memastikan


" karena dia manis dan juga dia yang ada didepan mata" jawab meri dengan senyum liciknya


" astaga kau ini" balas fina yang memukul jidatnya sendiri karena kelakuan temannya itu.


" sudahlah mari kita bawa minuman ini sekarang" ucap fina


" silahkan diminum dulu" ucap fina setelah menyajikan minuman yang ia bawa pada fatan dan jimy

__ADS_1


" terimakasih" jawab jimy


" oiya kak jimy terimakasih ya udah nyelamatin adik fina" ucap fina pada jimy


" itu memang harus dilakukan.. bukan masalah besar" balas jimy sambil tersenyum manis


" dan anda juga terimakasih sudah repot-repot mengantar saya kesini dan ikut mencari adik saya" ucap fina pada fatan


" iya" jawab fatan singkat


" ayo kita pergi sekarang" ucap fatan pada jimy


" oh.. ok" jawab jimy


" kau bisa tetap disini sampai kondisinya membaik.." ucap fatan pada fina


" terima kasih" balas fina


" kalau begitu kami pamit dulu " ucap jimy dan beranjak pergi dari sana


saat dalam perjalanan menuju luar gang...


" ada apa ini?" tanya jimy tiba-tiba saat mereka sedang berjalan menuju ujung gang


" apanya" tanya fatan memastikan


" sikapmu itu" perjelas jimy


" kenapa dengan sikapku... bukankah aku selalu begini" jawab fatan


" aku lebih suka kau yang seperti ini" balas jimy sambil tersenyum manis


" kau senang sekali ya" balas fatan


" tentu saja aku sangat senang" jawab jimy


" sudah ku putuskan akan ku coba membuka hati lagi" balas fatan yang membuat jimy senang


" semoga berhasil" balas jimy menyemangati fatan


bersambung.....


salam manis untuk pembaca 🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2