Karamnya Harapan

Karamnya Harapan
Bagian 168 Menikmati Waktu


__ADS_3

Setelah kembali dari rumah besar fatan dan fina langsung masuk kamarnya masing-masing, setelah membersihkan diri mereka memutuskan untuk langsung istirahat, bagaimanapun juga hari ini hari yang menyenangkan, fina semakin melihat sosok fatan yang belum pernah ia lihat, di tempat ini fatan seakan lepas dari segala beban pikirannya, ia terlihat lebih segar dari sebelumnya.


Malam itu berlalu begitu saja tanpa ada drama tambahan setelah kembali dari rumah besar


Keesokan paginya cahaya sang mentari telah menyinari bumi membuat para makhluk yang tertidur telah bangun tak terkecuali fatan, ia sedang melakukan sedikit peregangan di dalam kamarnya, setelah ia rasa cukup berkeringat ia mandi untuk selanjutnya akan menjemput fina untuk sarapan bersama


Dikamar fina ia juga telah bangun dan terlihat sudah rapi untuk sarapan bersama fatan, hanya tinggal menunggu fatan menjemputnya saja....akhirnya pria yang di tunggu datang juga


Fina yang sudah tau itu fatan langsung keluar setelah mendengar langkah kaki itu berhenti di depan pintu kamarnya, baru saja fatan akan mengetuk pintu sudah terbuka


" kakak sudah siap?" tanya fina yang melihat fatan bengong dengan posisi tangan yang akan mengetuk pintu kamarnya


" ah iya" balas fatan setelah kesadarannya kembali


" saya baru mau mengetuk pintunya" ucap fatan


" hehehe... aku sudah siap dan mendengar suara langkah kaki kakak jadi aku keluar" balas fina


" ternyata begitu" balas fatan mengerti


" hari ini kita akan kemana?" tanya fina sembari mereka berjalan menuju area makan penginapan


" kamu ingin kemana?" balik tanya fatan lebih memprioritaskan keinginan fina, siapa tau ada tempat yang ingin ia kunjungi


" hmmm... terserah kakak saja deh... kakak kan sudah sering kemari jadi kakak pasti tau tempat yang bagus" balas fina menyerahkan urusan tujuan pada fatan


" baiklah" balas fatan tampak tak ragu


" kalau begitu kita ke kolam biru saja" setelah beberapa saat fatan mengusulkan tempat yang akan mereka kunjungi hari ini


" oke... aku jadi tidak sabar" balas fina yang terlihat antusias


Setelah tiba di area makan penginapan... fatan dan fina memesan sarapan mereka, tak lupa fatan juga menghubungi supir semalam yang telah ia pesan untuk beberapa hari disini, tak lama sarapan mereka datang, fina menyantapnya dengan lahap hingga ia tak sadar ada makanan yang menempel di sudut mulutnya


" makanlah dengan perlahan" ucap fatan sembari membersihkan mulut fina dengan tangannya, seketika fina terkejut atas perlakukan fatan yang tiba-tiba


" apa??" ucap fina yang telah merona


" ada sesuatu di wajahmu... makanlah dengan perlahan" balas fatan, yang di balas anggukan oleh fina dengan sedikit malu


Saat sedang sarapan seorang turis lainnya sepertinya memperhatikan fatan sejak tadi, terlihat ia tertarik dengan pesona fatan, wanita itu memutuskan untuk sekedar menyapa fatan

__ADS_1


" aw..." wanita tadi seolah tersandung dan terjatuh ke pangkuan fatan, sontak hal itu membuat fina terkejut begitu juga orang disekitar yang melihat kearah mereka


" menjatuhkan diri ke pelukan fatan sungguh wanita yang malang.. tamat sudah riwayatnya" ucap fina dalam hati menanggapi kejadian yang terlihat di depannya


Wanita yang setengah tubuhnya ada di pangkuan fatan berharap fatan akan menolongnya dan memberi perhatian padanya


" krieet..." fatan bangkit dari duduknya tanpa memperdulikan tubuh wanita yang ada di pangkuannya


" brukk!!!" tubuh wanita itu tersungkur di lantai dan fatan malah diam saja melihat wanita itu tersungkur di ujung kakinya


Melihat itu meskipun dalam hati fina tertawa namun ia juga merasa kasihan dengan wanita itu, ia pun bergegas membantu wanita itu untuk bangun, sementara orang-orang hanya mempertontonkannya


" anda baik-baik saja?" tanya fina sembari membantu wanita itu bangkit, belum sempat wanita itu menjawab fatan langsung berucap


" saya sudah kenyang" ucap fatan, yang langsung di pahami oleh fina bahwa suasana hati kekasihnya itu sedang buruk


" tapi dia bagaimana?" tanya fina yang masih merasa kasihan pada wanita yang telah terduduk itu, fatan tak menjawab dan malah langsung pergi


" eh... tunggu" ucap fina melihat fatan langsung pergi


" maaf ya saya harus pergi" ucap fina pada wanita itu dan memilih mengikuti fatan pergi


Wanita yang merasa di permalukan itu langsung bangkit dan pergi dari sana juga


" kak.. tunggu" fina menangkap tangan fatan untuk menghentikannya, seketika fatan berhenti dan menoleh kearah fina


" kakak kenapa?" tanya fina


" hanya jengkel" balas fatan


" karena yang tadi ya?" tanya fina soal wanita yang jelas-jelas mencari kesempatan itu


" saya cuma kesal" balas fatan


" greb..." fina memeluk pria itu dari belakang membuat pria itu terkejut


" apa yang kamu lakukan?" tanya fatan berusaha melepaskan tangan mungil fina yang melingkar di pinggangnya


" apa sekarang masih kesal?" tanya fina


" hah?" balas fatan tak mengerti

__ADS_1


" apa kakak sekarang masih merasa kesal?" tanya fina lagi


" aku tidak tau bagaimana meredakan kekesalan kakak jadi apa ini membantu?" ucap fina


" jadi karena itu kamu memeluk saya?" tanya fatan memperjelas


" iya" balas fina, membuat fatan tersenyum


" kamu ini benar-benar ya" balas fatan tak habis pikir dengan tindakan fina yang berusaha meredakan kekesalan fatan


" iya ini sangat membantu saya sudah merasa lebih baik" balas fatan yang akhirnya fina melepaskan pelukannya


" kakak yakin?" tanya fina memastikan


" iya" balas fatan


" sudahlah sebaiknya kita segera kembali, dan bersiap-siap untuk pergi" lanjut fatan yang ternyata sejak tadi mereka berjalan menuju kamarnya


" ayo kita pergi" balas fina dengan antusias


Fatan menuju kamarnya begitu pula dengan fina... terlihat di kamar fina sedang memahami kejadian tadi


" jadi dia masih memiliki perasaan sakit seperti itu terhadap wanita ya... sepertinya sebelumnya dia pernah memberitahu tentang itu, bahwa selain aku ia masih memandang wanita dengan cara yang sama seperti sebelumnya" gumam fina yang akhirnya melihat sendiri bagaimana sikap fatan terhadap wanita yang berusaha mencari perhatiannya


Setelah selesai bersiap-siap mereka menuju keluar penginapan dengan mobil yang telah menunggunya, dengan supir muda semalam


" selamat pagi tuan dan nyonya" sapa pria muda itu yang terlihat bersemangat


" kemana kita hari ini?" lanjut tanya pria itu


" kolam biru" jawab fatan


" siap laksanakan" balas pria muda itu


" silahkan masuk dan kita akan menuju gua kolam biru" lanjut pria itu mempersilahkan fatan dan fina masuk ke mobil


" selamat menikmati perjalanan anda... perjalanan akan di tempuh dalam waktu tiga puluh menit... kita akan menuju arah selatan pulau" celoteh pria muda itu


" gua kolam biru kami datang" lanjutnya dan menekan pedal gas, mobil pun keluar dari area penginapan menuju jalan utama mengarah ke selatan pulau.


Bersambung.....

__ADS_1


Selamat menikmati 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰 Jangan lupa tinggalkan jejak kakak sekalian di kolom komentar 🤗


__ADS_2