
Pagi hari di kediaman fatan, terlihat ia dan fina sedang bersiap-siap untuk peresmian pembukaan toko kue fina hari ini.. ada beberapa teman yang diundang... yah siapa lagi pasti bagas dan dika serta heni juga turut di undang oleh fina melalui fatan... tak lupa bu lastri juga di jemput oleh supir fatan dan akan langsung bertemu dengan mereka di toko, hari ini fatan mengenakan dasinya sendiri karena fina juga sedang sibuk mempersiapkan dirinya
" rasanya senang sekali mimpiku dulu akhirnya terwujud" ucap fina yang terlihat sangat senang
" ciee... udah siap aja nih.. pasti seneng banget ya" tika datang ke kamar fina untuk menggodanya
" tika... kebiasaan deh suka ngagetin orang" ucap fina
" ya pasti seneng dong... dari dulu aku bermimpi untuk membuka toko kue sendiri dan sekarang itu terwujud" ucap fina yang sangat jelas kebahagiaan terpancar di wajahnya
" kau sudah siap.. kenapa santai-santai saja?" tanya fina pada tika yang juga akan ikut hari ini namun riki tak lagi ikut pergi hari ini
" sudah dong" balas tika sembari berputar menunjukkannya pada fina bahwa dia sudah siap
" kau jadi lebih bersemangat daripada aku ya" ucap fina yang melihat tika tak kalah bersemangat dari dirinya
" pasti dong... kan impian temanku akhirnya terwujud" balas tika
" ya sudah ayo... kak fatan pasti sudah menunggu" ucap fina setelah ia selesai
" ah benar tuan muda juga akan disana hari ini ya?" balas tika
" iya... padahal aku sudah katakan padanya untuk tak perlu datang... aku tau dia sibuk dan aku tak ingin menganggu.. tapi dia bilang tidak sibuk" jawab fina
" itu karena tuan muda sangat mencintaimu" goda tika
" sepertinya begitu" balas fina kali ini tak menyangkal
" terimakasih ya sudah datang kedalam hidup tuan muda... sekarang tuan muda jadi lebih baik" ucap tika yang merasa bersyukur karena fina menjadi seseorang yang penting bagi tuan mudanya
" kenapa jadi membicarakan hal itu" ucap fina
" aku serius... aku sudah melihat tuan muda dalam waktu yang lama dan hanya dua orang yang bisa membuatnya tersenyum.. salah satunya adalah kau dan kau pasti tau siapa yang satunya" ucap tika yang terlihat sangat serius dan tulus
" aku tau siapa itu" jawab fina
" ya sudah ayo kita pergi sekarang" ucap fina yang tak ingin melanjutkan adegan haru itu
Mereka pun keluar dari kamar fina dan menuju ruang tengah terlihat fatan sudah duduk disana menunggu mereka, hari ini fatan berpakaian seperti biasanya dan rambut yang ia biarkan terurai saja
" kakak sudah menunggu lama..." ucap fina setelah tiba di dekat fatan, fatan hanya menggelengkan kepalanya
" ayo pergi" ucap fatan berjalan lebih dulu menuju luar yang di ikuti oleh fina dan tika
Fatan masuk kedalam mobil yang akan di kemudikan oleh supir...
" saya sudah mengirimkan supir untuk menjemput ibu" ucap fatan
__ADS_1
" terimakasih kak" balas fina merasa senang atas perhatian fatan
" kamu gugup?" tanya fatan
" tidak... aku malah sangat senang" balas fina yang terlihat jelas ia benar-benar senang
" syukurlah jika kamu senang" balas fatan juga merasa senang melihat tunangannya itu bahagia
Perjalanan itu berlalu begitu saja tanpa ada kejadian yang berarti atau drama apapun, dimana fatan lebih banyak diam seperti biasanya.. beberapa saat berlalu kini mereka telah tiba di toko kue fina terlihat seorang wanita sudah menunggu disana
" siapa dia?" tanya fatan setelah melihat wanita yang menunggu itu
" ah itu rima kak... yang kemarin aku bicarakan" ucap fina
" pegawai mu itu ya?" ucap fatan
" iya kak" balas fina
" rima" panggil fina sembari
" selamat pagi ibu bos" sapa rima dengan sangat sopan dan terdengar bersemangat
" selamat pagi" balas fina, pandangan rima seketika tertuju pada fatan yang berdiri di sebelah fina, pesonanya seketika pasti dapat mengikat setiap mata yang melihatnya
" indahnya....siapa dia?" gumam rima yang tak sadar
" ah perkenalkan dia fatan tunangan saya" fina memperkenalkan fatan pada rima
" ah halo... selamat pagi pak bos.. saya rima.. pegawai baru disini" rima memperkenalkan dirinya setelah kesadarannya kembali
" pagi" balas fatan dengan uara yang sangat dingin seperti biasanya, saat itu juga dua mobil tiba di sana...
" saya sudah tiba" bagas tururn dari mobilnya dengan heboh sendiri, sementara dari mobil satunya bukanlah dika melainkan heni, keduanya menghampiri fina dan fatan
" selamat pagi manis kita bertemu lagi" sapa bagas pada fina
" selamat pagi pak... eh mas bagas, terimakasih sudah datang" balas fina hampir saja ia memanggil bagas dengan sebutan pak lagi..
" selamat pagi pak bos.. selamat pagi bu bos" ucap heni dengan anggun
" selamat pagi mbak heni... terimakasih sudah datang" balas fina, tak lama dika pun tiba disana
" selamat pagi... apa saya terlambat" ucap dika setelah berada di dekat mereka
" selamat pagi mas dika... tidak kok tidak terlambat..." ucap fina, setelahnya bu lastri pun tiba
" ibu." fina langsung menghamburkan dirinya pada bu lastri yang baru turun dari mobil
__ADS_1
" ibu senang sekali setelah mendengar kamu membuka toko kue impianmu" ucap bu lastri yang ikut bahagia atas tercapainya keinginan fina
" ini semua berkat kak fatan bu" ucap fina
" terimakasih nak... sudah mewujudkan mimpi putri ibu" ucap bu lastri merasa berterima kasih pada fatan
" bukan apa-apa bu.. itu juga tugas saya" ucap fatan
" apa perjalanan ibu baik-baik saja?" tanya fatan selanjutnya apakah bu lastri merasa nyaman saat di perjalanan
" semuanya baik-baik saja nak.... terimakasih sudah menjemput ibu" jawab bu lastri
" itu bukan apa-apa bu..." balas fatan merasa senang juga jika ibu mertuanya baik-baik saja
Setelah semuanya tiba... kini saatnya pembukaan perdana toko kue fina, setelah beberapa proses lainnya dan pengguntingan pita kini toko resmi di buka
" sekarang toko telah resmi di buka... silahkan masuk dan nikmati hidangan yang telah kami sediakan" ucap fina pada semua yang telah datang
" terimakasih kak" ucap fina lagi karena fatan telah mengijinkannya membuka toko kue
" sama-sama... ayo kita juga masuk... hari ini akan jadi hari yang panjang" balas fatan yang di balas anggukan oleh fina
Mereka mencicipi kue yang telah di sediakan
" ini enak..." ucap bagas
" terimakasih mas bagas" balas fina
" saya tidak terlalu suka manis tapi ini bagus" ucap dika
" terimakasih mas dika" balas fina
" sungguh ini luar biasa" heni juga memuji
" terimakasih mbak heni" balas fina
Setelahnya semua orang pergi dari sana menyisakan fatan, fina, tika dan rima, mereka masih membagi-bagikan kue sebagai bentuk promosi kepada orang-orang yang melintasi daerah itu
" kakak tidak apa-apa... kakak berkeringat banyak sekali" ucap fina yang melihat fatan seperti kelelahan karena berdiri terlalu lama di cuaca yang panas
" tidak apa-apa" ucap fatan sembari melepaskan jas dan dasinya serta dua kancing bagian atasa kemejanya, menggulung lengan kemejanya hingga menguncir rambut panjangnya itu... dengan dada bidang yang terbuka dan keringat membuat pria itu terlihat semakin seksi dimata setiap orang yang memandangnya tak terkecuali fina
" indahnya" gumam fina tanpa sadar
" kamu mengatakan sesuatu?" ucap fatan yang mendengar dengan samar
" ah tidak" ucap fina
__ADS_1
Bersambung.....
Selamat menikmati 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰 Jangan lupa tinggalkan jejak kakak sekalian di kolom komentar 🤗