
Hari ini , Selasa 12 Januari 2021 dimana seorang senja ragu untuk menjalani aktivitas .
Dia tegah berargumen apakah dia bisa kerja disana lagi , rasanya enggan untuk pergi .
Aku tengah untuk bersiap siap untuk menghadiri acara syukuran di keluarga , aku menggunakan tunik bernuansa Milo , rok span bernuansa hitam serta kerudung hitam yang ku kenakan .
Aku masih saja berargumen dengan hati ku , menolak untuk pergi ke kedai sederhana itu . perihal ada sosok wanita yang mengatakan , aku ini " SOMBONG " katanya .
.
.
Aku terus saja gelisah di acara tersebut , aku terus saja menanyakan kepada saudara ku yang bernama RESTA , apakah aku sombong? apa aku berhenti saja di kedai sederhana tersebut ?.....
Namun Resta terus bersih keras menyakinkan aku untuk mencoba lagi dan bertahan di sana , pukul tengah 14 : 35 pun tiba , aku pulang di acara keluarga itu kerumah aku memilih baju sekedar nya aku malas untuk berpakaian rapih karna pakaian aku pun di comen , di sisi lain aku nyaman menggunakan rok , aku tidak ingin bentuk tubuh ku terlihat namun itu jadi bumerang untuk manusia itu .
Aku mengambil celana kulot ku bernuansa cream , aku memakai baju putih Micky mouse dengan kerundung intsan bernuansa cream.
terserah jika pakaian ku aneh aku tak perduli siapa mereka yang mengatur pakaian ku , mereka sama sekali tidak tau kenapa aku berpakaian seperti itu , bukan untuk terlihat so islami atau syar'i namun ini kewajiban ku untuk sosok anak perempuan .
.
.
.
Aku pergi menggunakan sepeda motor di antar oleh kakak ku , dan ternyata setelah sampai di sana ada sosok Langit di dalam tengah membersihkan bar , aku masuk memberi salam dan menyimpan tas ku dibar setelah itu aku diam tak banyak berbicara , aku mengambil alat bersih bersih seperti alat pel , ember , serta sapu .
Langit memberi tau ku untuk membersihkan ini saja , namun aku sedang kesal aku melihat alat alat dapur serta bumbunya aku rapih kan dan bersih kan di sana beratakan sekali wajar saja di sini semuanya laki laki mereka tak memikirkan kerapihan .
Setelah Fikri datang dan berserta bos kami , aku duduk di bar , Fikri mencoba bersenda gurau dengan ku namun aku hanya bisa melempar kan senyuman ku .
Tak lama Fikri mencoba memaksa Langit untuk mengajari ku tentang kopi , aku hanya diam memperhatikan langit berbicara dan menjelaskan . ia menjelaskan tentang kopi , rasio , puring , serta suhu , berapa menit dan waktu yang di gunakan .
.
.
.
setelah itu Langit mengajari ku menuangkan air dengan putaran searah jarum jam , dia menyuruh ku untuk stabil dalam menuangkan air karna itu beresiko , jika tekanan air terlalu besar bisa saja kopi yang di sajikan tidak akan beraroma atau tidak mempunyai rasa ( hambar ), aku menggunakan kopi gunung gede , entah berasal dari mana kopi ini dan tekstur kopi yang ku buat tidak terlalu halus melain kasar ,
.....
Aku pun berhasil membuat kopi pertama ku , yaitu kopi tubruk jujur untuk membuat nya butuh keterampilan dan kesabaran yang ekstra . Aku duduk di salah satu meja di depan bar , Langit dan Fikri membawa secangkir kopi yang ku buat mereka menyuruh ku meminumnya namun aku tak terlalu suka kopi , kopi menurut ku " PAHIT " , namun Fikri meminumnya terlebih dahulu satu seruputan dari Fikri .....
".... mmmmm manis , ada rasa manis nya enak uni engga hambar " ucap Fikri .... ( Iyah mereka memanggil ku dengan sebutan Uni )
__ADS_1
" masa , cobain juga dong a**** " .. aku meminta agar bos ku meminum kopi pertama ku .
...namun ia sibuk memainkan laptopnya ,
" Jangan memaksa orang meminum nya , coba kamu minum ini buatan kamu loh .... " ucap langit
" aku enggak minum kopi .... " ucap ku
" tapi ini buatan mu....." ucap langit penuh penegasan .
" baiklah .... " ucap ku pasrah
aku pun menyeruput secangkir kopi itu , namun baru saja sampai di lidah ....
" weeeeeeeeeekkkkk ..... pahittttttttttttt" ... ucap ku sambil cepat mengambil cangkir air putih dan meminumnya , Yap ... langit sudah menyiapkan air putih untuk ku .
Langit tertawa dan ....
" apa rasanya ?????" .. tanya nya
" pahit ... " ucap ku
Lalu langit pun mencoba nya , ia menyeruput kopi itu lalu ia seperti merasa kan sesuatu .
" enggak cuman pahit , tapi ada rasa asam dan juga manis " ... ucap Langit
" coba lagi terus rasain ... " lagi lagi langit menyuruh ku meminum dan menatap ku .
" baiklah .... " ucap ku
srrrruppppppp........
Aku pun mencoba merasakan kopi tersebut , ternyata benar ucap Langit ada rasa asam dan juga manis walapun sedikit .
" bagaimana ?????" ... tanya langit
" eumm , Iyah ada rasa asam " ucap ku datar
Lalu Langit pun tersenyum , dan ia menjelaskan semua hal tentang kopi . ini pertama kalinya aku mau berdiam diri mendengarkan orang bercerita , entah obrolan ku dengan ya sudah sampai mana ? namun langit tetap saja mengajak ku untuk berbicara dengannya nya .
.
.
.
lalu ia melihat no ku yang belum masuk grup kedai sederhana tersebut ,
__ADS_1
" kamu belum masuk grup ????" tanya langit
" belum .... " ucapku
" sini no nya aku yang masukin okeh ..... " ucapnya ..
" 0857******** " ucap ku
" waaahhh.... no nya sama kaya aku " ucap langit
Aku hanya melihat ya lalu tersenyum , kami berbincang dengan tenang berdua ia menceritakan bahwa banyak sekali teman nya yang curhat kepada nya , bahkan temannya sering meminta untuk menghibur mereka . Langit sosok yang hangat wajar saja jika banyak yang curhat kepada nya dan nyaman kepadanya .
" kamu pun bisa ... kalo ada masalah kamu bisa cerita ke aku " ucap langit ...
deggggg ......
Jantung ku serasa tersambar mengapa tiba-tiba ia mengatakan itu ????seperti ia tau apa yang ku rasa saat ini .
" tidak .. aku tidak punya masalah "
" ouuuhhh , tidak lantas kamu tinggal dimana ???" tanya langit
" di sini ******* " ucap ku
" kamu berapa bersaudara ???" tanya nya lagi
" empat bersaudara .." ucap ku
" sama lagi kita...( ucap langit sambil tersenyum ) , ahh ... Iyah aku jadi ingat aku mempunyai teman dan orang tua ya bercerai dia *********"
banyak sekali yang langit cerita kan ....
" lebih baik dia , dia masih bisa bertemu dengan ayah dan ibunya harusnya lebih bersyukur " ucap ku...
" kamu pun sama bukan bisa bertemu dengan orang tua mu ???? " ucap Langit tanpa ragu
" ayah ku sudah meninggal 20th yang lalu , " ucap ku
seketika semua nya melirik padaku , bos ku dan langit ...
" Maaf ... " ucap langit
" gpp ko , wajar kan gk tau " ucap ku
tak lama adzan magrib pun berkumandang dan aku pun pergi dan bersiap siap untuk menjalankan sholat magrib . langit pun masih menatapku yang ku tau langit sering kali menatap ku seusai sholat saat aku melipat mukena ku aku selalu melihat ya tengah menatap ku , namun aku takut itu hanya perasaan ku saja .
JANGAN LUPA LIKE , COMMEN , VOTENYA 🙏🙏🙏🙏 JADILAH PEMBACA YANG BIJAK DAN TINGGALKAN JEJAK TERIMAKASIH ...
__ADS_1
yuuukkk kepoin Instagram nya , @langit_senja110121 ada foto2 tokohnya . Terimakasih semuanya mohon dukungan nya