Langit Senja

Langit Senja
Malam yang dingin ....


__ADS_3

sore ini aku sudah ada di kedai sederhana ini , dan ternyata sudah ada Fikri di dalam .


aku pun mengobrol dengan Fikri sambil membersih kan kedai sederhana ini .


Dan terlihat dari grupchat bahwa langit akan datang telat dan dia pun saysorry kepada semua yang ada di grup termasuk bos kami .


Aku sangat banyak mengobrol dengan Fikri dari hal yang kecil hingga bagian terdalam Fikri , cukup membuat ku tercengang namun inilah Fikri ia mudah menceritakan apapun kepada siapapun namun ia pun tetap waspada akan semua yang ia ceritakan .


Tak lama langit datang bersama Andi , namun langit tak seperti biasanya ia tak menyapa tak bersenda gurau ia hanya diam dan duduk bersama sahabat ya , yaitu Andi .


Aku hanya bertanya tanya dalam pikiran ku mengapa langit hanya diam sejak tadi ? apa dia sedang banyak masalah atau ia sedang sakit ? entahlah .


senja pun berganti malam adzan berkumandang pun terdengar , aku bersiap siap sholat lalu setelah aku langit ia pun sholat . aku melihat nya lalu memberanikan diri untuk bertanya kepada .


" langit ... " ucap ku


" Iyah ... " ucap langit


" kamu kenapa ? kenapa diem terus kamu marah ke aku ? " tanya ku ...


langit menatap ku lalu tersenyum ...


" kamu suka aku diem , apa kaya kemaren???" tanya nya


" aku lebih suka kamu kaya kemarin , " ucap ku


" okeeeehhhh ... " ucap langit dengan nada semangat


memang langit sosok yang aneh mood nya tak bisa tebak , dan aku sedang belajar memahami karakter yang berubah ubah itu .


.


.


malam semakin larut , aku duduk di bawah bar biasanya aku memang selalu senang duduk menyender di salah satu meja atau apa , langit pun ikut duduk di bawah dan kami mulai pembicaraan .


" aku pernah membaca artikel tentang gunung ceremai " ... ucap ku


mengapa kita membahas gunung , karna langit memang suka dengan gunung , mendaki , serta sebagainya .


" aku pernah kesana .... " ucap langit


" kata orang angker ... " ucap ku


" hahahahaha... tidak lah , " ucapnya


lalu ia pun mulai menceritakan pengalaman soal mendaki , dan ia menceritakan tentang sahabat perempuan yang selalu mendaki dengan nya namun pendakian terakhir mereka tidak berhasil karna kabut yang terlalu tebal membuat trek jalan mereka tak terlihat , dan na'as nya sahabat ya ini memiliki kanker payudara , penyakit yang setiap wanita takutkan dan Allah pun berkata lain sahabat langit harus meninggal dan tak bisa mendaki bersamanya lagi .


" aku pun ingin mendaki, camping , serta lain nya .... tapi itu tak bisa " ucap ku


" kenapa ? " tanya langit


" aku mudah lelah , dan ketika aku lelah aku akan mimisan " ucap ku

__ADS_1


" beneran? " ucap langit tak percaya


aku melihat raut muka tak percaya nya ....


" aku memang lemah dari kecil , setiap aku merasakan lelah pasti darah keluar dari hidung ku dan itu sering terjadi sampai saat ini " ucap ku


" tapi itu terjadi tak berlangsung lama kan ???? " tanya nya


" eummm ... mungkin hanya beberapa menit , tapi aku bisa merasakan jika darah itu akan keluar dari hidung " ucap ku


" sakit ? " tanya nya


" awalnya , tapi setelah itu tidak ... " ucap ku


langit pun menceritakan dirinya , bahwa tangan ya selalu basah dan luka nya dari tangan tak cepat kering .


Dan tak terasa aku banyak bercengkrama dengan langit , aku banyak menceritakan diri ku teman2 ku dan pengalaman ku .


sampai dimana waktu sudah menunjukkan pukul 23 : 00 aku pun pulang dijemput oleh kakak seperti biasa .


malam itu dingin dan aku agak merasakan lelah , tiba tiba saja aku mimisan untuk pertama kalinya aku hanya bisa berdiam diri dan mencoba tenang dengan darah yang keluar tanpa henti di hidung , mata ku berat mengantuk namun aku harus tetap harus terjaga karna darah kelelahan ini .


.


.


.


" ***uni "


" Iyah apa"


" kamu sehat? "


" sehat "


" ke kedai kan"


" Iyah , ada apa "


" nanti kalo ke kedai bawa makanan ya "


" makan ? cemilan "


" nasi "


" kamu laper? "


" aku nginep di kedai aku gk pulang ..."


" ouh Iyah , nanti aku bawa makanan "


" janji "

__ADS_1


" Iyah*** "


.


.


Chat pun berakhir , aku hanya menatap langit langit kamar , kenapa aku bermimpi peria itu ada apa dengan ku ahhhhh aneh .......


Pukul 14:35 , aku pun berangkat ke kedai ternyata kedai sudah bersih dan rapih lalu aku masuk dan mengelarkan karpet untuk ku duduk .


" nih makanannya " ucap ku sambil mengeluarkan kotak makanan


" waahh ...banyak banget buat aku semua " ucap langit


" eumm ... tapi maaf menu nya sederhana soalnya mamah buru2 ... " ucap ku


" mamah " ucap ku polos


" kamu bilang ke mamah kamu , aku minta bawain makanan " tanya langit


" Iyah ... lah apa lagi". ucap ku ....


" ahhhhh .... malu maluin " ucap langit sambil teriak .


aku hanya menatap bingung , bukan kah ia lapar mengapa ia malu . memang benar kata pepatah " malu itu laper " .


" kamu udah makan ? " tanya langit


" udah ... " ucap ku


" bohong ?" ucap langit


" udah tau ... ih kamu enggak tau " ucap ku


" makan bareng aku ayo ... " ucap nya


" enggak mau " ucap ku


aku pun tiduran di karpet ,


" ngantuk? " tanya langit


" eummm ... aku malam tak bisa tidur " ucap ku


" kenapa ???" tanya langit


" nonton drakor .... " ucap ku


padahal aku tak bisa tidur karna darah yang terus keluar dari hidung ku , namun aku bisa apa , aku hanya bisa menutupi semua itu aku takut . takut orang orang kasiha kepada ku aku tak mau seperti itu, aku pun tertidur sejenak .


JANGAN LUPA LIKE , COMMEN , VOTENYA 🙏🙏🙏🙏 JADILAH PEMBACA YANG BIJAK DAN TINGGALKAN JEJAK TERIMAKASIH ...


yuuukkk kepoin Instagram nya , @langit_senja110121 ada foto2 tokohnya . Terimakasih semuanya mohon dukungan nya

__ADS_1


__ADS_2