Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 113


__ADS_3

"Sekarang giliranmu yang kena hukuman," desis Athena dengan senyum dingin.


Sontak Xavier langsung berkeringat dingin membasahi punggung dan keringat dingin mulai menetas di dahi Xavier.


"Babe dengar aku...,"


Bugh


Uhukkk uhuukk


"TUAN....! NONA ...!"


Xavier yang tak siapa akan serangan Athena langsungmundur beberapa langkah di belakang. Sedang Tara dan Rey hanya bisa mematung dengan jarak 10 langkah dari sang Bos.


"Tara ayo pisahin Tuan dari wanita itu," Rey berbisik kepada Tara.


"Ti..tidak bahkan jika aku di suruh menyerang marakas lawan seorang diri akan aku lakukan. Akan tetapi aku tida aan berani mengusik gadis itu lagi. Aku akan memanggilkan nenek buyut...!" teriak Tara dengan wajah opucat pasi.


"Babe dengarkan aku dulu aku hanya..," ucapan Xavier dengan pukulan Athena di perutnya.


Bugh


"Hanya apa ha...? Kau membuatku menunggu begitu lama,"


Bugh


"Dasar pria lemah,"


Bugh


"Pria cengen,"


Bugh


"Aku membencimu sialan...!"


"Lakukan sesuatu bodoh," teriak Rey frutasi sendiri saat melihat Bos mereka yang baru saja selesai operasi kini wajahnya sudah hancur kembali karena Athena.


"Kau saja yang hentikan bodoh..! JIka dulu aku koma maka kali ini aku akan mati di tempat..!" bentak Tara yang sepertinya memang benar-benr takut dengan Athena.


"Dante tolong Tuan," perintah Rey seperti memerintah seorang bawahan.

__ADS_1


"Apa kau pikir aku bodoh? Aku tidak akan menyerahkan nyawaku pada utusan malaikat pencabut nyawa itu," sinis Dante yng menatap ngeri serangan Athena yang tak main-main.


"Lalu bagaimana? Tuan bisa mati jika di serang seperti itu terus. Bahkan wajah yang baru saja sembuh itu akan rusak karena pukulan Nona Athena,"


"Biarkan saja, paling-paling Tuan Xavier koma lagi seperti ku," sahut Tara dengan santai yang menjauh dari sana.


"Dasar gila kau lupa Tuan koma 5 tahun..!"


"KALAU BERANI YA PISAHKAN, AKU TIDAK MAU...!" teriak Dante dan Tara secara bersamaan.


Hap


"Cukup Babe," Xavir menangkap tangan Athena yang memukulnya.


"Lepas..!" sentak Athena yang menarik tangannya tapi tidak bisa karena Xavier menggenggamnya dengan kuat.


Grep


Xavier menarik Athena masuk ke dalam dekapannya memeluk wanita itu dengan penuh kerinduan tanpa memperdulikan luka-lukanya saat ini. Xavier mengecup kepala Athena berulang kali mencurahkan kerinduan yang di rasakannya selama ini.


"Maafkan aku, maaf karena membuatmu menunggu, maaf karena tak menjemputmu tapi kamu harus tahu babe aku tidak sengaja melakukan itu," terang Xavier yang berbicara dengan nada lembut.


"5 Tahun lalu aku ingin menjemputmu karenaaku tahu amu sudah dewasa tapi aku mengalami kecelakaan dan aku koma. Aku bukan tak ingin menjemputmu tapi aku tak sengaja melakukannya," potong Xavier yang memberikan penjelasan kepada Athena.


Athena yang mendengarnya tertegun karena memang soal itu ia sudah mendapatkannya dari penyelidikannya. Akan tetapi ia tidak mengetahui dimana persembunyian Xavier selama ini.


"Kmau berbohong," ketus Athena.


"Tatap mataku apa aku berbohong? Aku mengatakan yang sebvenarnya aku tidak sengaja membuatmu menunggu sejauh ini," kata Xavier yang menangkup wajah Athena dengan kedua tangannya hingga tatapan keduanya bertemu.


"Dia tidak berbohong tapi tetap saja aku kesal," kata Atheha dalamn hati.


"Jika kamu kecelakaan kenapa kamu tidak memberiku kabar. Setidaknya lewat anak buahmu, kamu tidak mungkin mengatakan jika tidak mempunyai anak buah bukan?" sinis Athena.


"Aku tidak mengatakan jika aku tidak punya anak bauh Babe, jelas aku punya...,"


"Lalu kenapa tidak memberiku kabar? Setidaknya kau bisa menyuruh anak buahmu untuk menjemputku,"


"Kamu pikir aku akan membiarkan mereka melihat wajahmu untuk yang pertama kalinya sedangkan aku belum wajahmu? Aku tidak memberitahukan tentangmu pada mereka karena aku sendiri yang akan menjemputmu...,"


"Menjadi pahlawan kesiang hingga membuatmu koma selama 5 tahun? Bersyukur kamu tidak di jemput malaikat maut..!" kesal Athena dengan wajah yang bersemu merah.

__ADS_1


Bagaimana tidak malu ternyata Xavier mempunyai alasan lain tidak membertahukan anak buahnya tentang dirinya karena tak ingin wajahnya di ketahui oleh orang lain.


"Jika aku mati..,"


"JIka mu mati yah aku nikah sama orang lain lah..! Apalagi coba?" potong Athena dengan kesal.


Cup


Athena mematung dengan mata yang terbelalak kaget saat merasakan benda kenyal di atas bibirnya. Walau ini bukan ciuman pertama Athena tapi tetap saja ada yang beda kali ini karena emang pri di depannya itu adalah orang yang sedang dia nantikan.


"**** bibirnya snagat manis, aku ingin mencumbunya terus. Sadarlah Xavier kamu tidak mungkin melakukannya disini bukan?" teriak Xavier odalam hati yang berteriak ingin menydarkan diri sendiri.


Dengan perasaan terpaksa Xavier menjauhkan diri dari Athena menatap mata wanita yang dia cintai itu dengan tatapan lembut penuh akan cinta.


"Berhenti mengomel Babe, jangan meragukanku. Aku benar-benar mencintaimu," ungkap Xavier.


Athena yang mendengar itu membulatkan matanya lebar-lebar menatap syok ke arah Xavier. Athena menatap Xavier dari ujung kaki sampai ujung rambut dengan wajah bodoh.


"Kamu sedang mengungkapkan perasaanmu padaku?" tanya Athena dengan menunjuk diri Xavier lalu menunjuk dirinya sendiri.


"Aku memang sedang mengungkapkan perasaanku padamu Babe, aku mencintaimu!" ungkapXavier dengan senyum indah di wajahnya.


Athena yang mendengar itu dalam hitungan detik wajahnya labngsung memerah menahan kekesalan. Hingga tak bisa menahan kekesalan lagi Athena langsung melayangkan pukulan ke arah Xavier.


Bugh


"Dasar tak romantis..! Bagaimana bisa kamu mengungkapkan perasaanmu dengan keadaan yang mengenaskan seperti ini..! Wajah datar yang hancur bermandikan darah, bahkan tak ada bunga sama sekali. Lebih parahnya lagi kamu mengungkapkan perasaan di atas tumpuhkan mayat? Benar-benar buruk!" teriak Athena frutasi.


Athena berbalik dan berjalan cepat ke arak keluar gedung itu dengan wajah ememrah menahan kekesalan. Bagaimana ada pria yang tak tahu malu seperti Xavier itu.


"BABE AKU MENCINTAI..!"


"MANUSIA BODOH MANA ADA WANITA YANG MENERIMA MU DENGAN WAJAH MENYERAMKAN ITU..!"


"KAU MENOLAKKU?"


"TENTU SAJA BODOH...!"


BRUMMMM


HAHAHAHA

__ADS_1


__ADS_2