Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
`bab 163


__ADS_3

“Demi ibu saya, saya mengatakan yang sebenarnya Nona. Saya tidak mungkin buta ataupun salah melihat saya jelas-jelas melihat dengan mata kepala saya sendiri jika Tuan Xavier membawa seorang wanita masuk ke dalam perusahaan. Bahkan teman-teman saya juga melihatnya secara terang-terangan.”


AAAAAAAA


Terdengar teriakan melengking milik Cloe yang tengah mengamuk. Dirinya vbegitu kesal dan amrah karena mendengar laporan anak buahnya yang mengantakan jika ada wanita yang mendekati pria yang dia cintai dan juga idam-idamkan selama ini.


"Tetap awasi aku akan kesana sebentar lagi," kata Cloe dengan menahan amarah.


Prang


Cleo langsung melempar gelas di atas meja dengan kuat hingga hancur berkeping-keping di atas lantai.


'Sialan...! Siapa yang berani merebut Xavier dariku ha...? Aku akan menyingkirkan jal4ng itu dari kehidupan Xavierku. Tidfak ada yang boleh mendekati apalagi emmiliki Xavier jika bukan aku seorang. Hanya Cloe yang pantas menyandang gelar Nyonya Argantara sang istri dari seorang Xavier Achellio Argantarabukan wanita lain manapun itu. Jika ada yang ebrani merebut Xavierku amka mereka harus aku singkirkan. Mereka semua harus mati," guman Cloe yang tersenyum menakutkan.


Tanpa ada yang mengetahui jika selama ini Cloe adalah seorang yang sangat nekat. Bukan satu atau dua wanita yang telah merenggang nyawa di tangannya. Setiap ada yang mendekati Xavier sejak kecil maka Cloe akan emmbuat mereka meninggalkan dunia ini atau membuat mereka menjadi trauma hingga ebrakhir bunuh diri. Saat menginjak dewasa Xavier selalu menjauh darinya membuat Cloe menjadi marah dan juga kesal. Untuk melampiaskan amarah dan juga kekesalannya membuat Cloe nekat menghabisi siapapun yang ebrani mendekati Xavier.


Bahkan saat mereka masuk di sekolah internasional high school Cloe sampai membunuh gurunya sendiri karena melihat jika Xavier berbicara dengan guru itu. Keadaan itu semakin menjadi-jadi dengan adanya Elio yang dulunya Cloe tidak tahu jika itu adalah Elio. Dulu Cleo menganggap jika Elio adalah Xavier.


Sejak posisi Xavier di gantikan oleh Elio membuat pria yang dia kira Xavier itu mulai emmberinya perhatian yang lembut. Hingga Cleo merasa jika cintanya bersambut. Obsesinya semakin menjadi-jadi saat ia membunuh seorang teman sekelas Xavier palsu karena gadis itu berani menggoda Xavier palsu.Saat itu Cleo panik saat menyadari jika perbuatannya di lihat oleh pria yang di cintainya. Namun semua semakin menjadi saat Elio yang berperang menjadi Xavier membantu Cleo untuk menyelesaikan amsalahnya.

__ADS_1


Sejak saat itu kegilaan Cloe semakin menjadi-jadi saat menyakini jika Xavier aklan melindunginya. Hingga kenyataan tentang kebenaran Xavier yang ternyata jika pria yang bersamanya selama ini bukanlah Xavier melainkan orang lain. Namun dengan kelicikan Elio mampu membuat Cleo tutup mulut dengan syarat Elio menjadikannya Nyonya Argantara dan harta warisan nannti mereka bagi dua.


"Wanita sialan, tunggu kehancuranmu," kata Cleo yang memasukan sebuah pisau tajam di dlam tasnya.


Cloe langsung keluar dari apartemennya tanpa memikirkan Elio pergi kemana lagi. Wanita itu sudah membulatkan tekadnya untuk membunuh wanita yang mendekati pria yang dia inginkan.


Sedangkan di tempat lain Athena dengan santainya menikmati cemilannya dengan duduk di kursi kebesaran Xavier. Gadis itu tidak peduli dengan apa yang akan terjadi karena gadis itu terlalu santai.


"Nyam nyam ini enak sekali, aku akan membelinya banyak-banyak untuk stok di apartemen," guman Athena dengan melihat mereka snack yang dia makan itu.


"Harusnya tadi aku mengajak Rania kemari," kata Athena lagi yang membuang napasnya kasar.


"WANITA SI4L4N BERANI SEKLI KAU DUDUK DI ATAS KURSI KEBESARAN CALON SUAMIKU...!"


Athena yang tidak sangka-sang akan ada yang datang langsung saja kaget. Untuk sesaat gadis itu menutup matanya dengan menahan napas. Athena sangat tidak menyukai seseorang yang mengagetkan dirinya apalagi jika ia sedang makan.


Brak


Cleo menggebrak meja kerja Xavier tanpa emnyadari siapa wanita yang berada dui depannya itu. Karena posisi Athena yang melepas ikat rambutnya dan menunduk membuat Cleo tidak melihat wajah Athena.

__ADS_1


"Berdiri dari kursi calon suami aku...!' teriak Cloe dengan menunjuk-nunjuk Athena dengan pisaunya.


"Cih wanita ini lagi," guman Athena yang melirik Cleo.


""Apa yang kau katakan ja...!"


"DIAM BIT*H...!"


Athena mendongak menatap tajam Cleo yang sedang mengacungkan pisau padanya. Sedangkan Cleo yang melijhat wajah wanita di depannya tiu langsung membulatkan amta dengan mata melotot dan juga mulut menganga lebar.


"Kau...,"


"Ya ini aku, kenapa? Kok wajahnya sudah pucat pasi seperti itu?" kata Athena yang mendekati Cleo.


"Menjauh... Aku bilang menja...,"


Jleb


"ATHENA...!"

__ADS_1


__ADS_2