Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 147


__ADS_3

“Dasar bodoh…! Apa kalian benar-benar bodoh atau tidak punya otak?” sinis Dante yang menatap mereka dengan sinis.


“Hey kau…! Apa kau pikir kami tidak punya otak?" kesal Tara menatap tajam Dante.


"Jika kalian punya otak maka silahkan pikirkan hal apa yang bisa membuat Tuan Xavier bisa sebahagia itu? Jawabannya cuma satu yaitu Nona Athena. Begitu saja tidak tahu...! Bukankah kalian itu bodoh?" ejek Dante yang tersenyum penuh ejekan kepada ketiga orang di depannya itu.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Dante Si kembar Roy dan Rey langsung diam begitu pula si Tara yang tak bisa ngomong apalagi karena memang mereka tidak terfikirkan itu semua.


"Kenapa aku tidak berfikir sampai kesana? Jelas-jelas tadi Tuan Xavier dari kamarnya dan Nona Athena menggunakan kamar itu," kata Tara dalam hati yang mengetuk kepalanya sendiri.


"Si Dante sialan, sepertinya benar-benar ingin aku beri pelajaran. Sepertinya penemuan baruku belum ada yang menjadi bahan uji cobanya? Baiklah amri kita pikirkan untuk menculik Dante sebai bahan percobaan," kata Rey dalam hati yang tiba-tiba pikiran jahatnya merasuki kepalanya.


Glek

__ADS_1


Dante yang tadinya tersenyum penuh kemenangan kini langsung merinding saat merasakan hawa yang tidak menyenangkan merambat padanya.


"**** siapa yang sedang mengumpatku? Atau siapa lagi yang memiliki pikiran jahat untuk menargetkanku? Eh tunggu? Menargetkanku? Disini hanya satu orang yang sangat gila menjadikan kami semua sebagai bahan maianan yaitu si Rey ilmuwan gila itu," kata Dante dalam hati dengan mendongak menatap ke arah Rey si ilmuwan gila.


"Seperti dugaanku. Awas saja jika berani akan aku babat habis anak buahnya jika berani mendekatiku," batin Dante dengan rencana yang sudah tersusun rapi di dalam otaknya.


Sedangkan di sisi Xavier pria itu dengan wajah yang penuh senyuman mulai membuka setiap kulkas mengambil bahan bahan yang di butuhkannya untuk membuat sebuah masakan yang enak untuk sang wanita pujaannya siapa lagi jika bukan Athena.


Sedangkan di tempat lain Cloe sedang mengamuk habis-habisan karena berulang kali menghubungi Elio tapui nomornya tak pernah aktif sama sekali.


Prang


Cloe melampiaskan amarahnya dengan membanting gelas yang berada di atas meja hingga gelas itu hancur berkeping-keping di lantai. Wanita itu sungguh sangat gundah gulana saat ini karena harus memikirkan cara membuat Xavier kembali padanya lagi. Namun untuk saat ini yang bisa membantunya hanya satu yaitu Elio. Dengan adanya wajah Elio yang sangat mirip dengan Xavier bisa ia manfaatkan untuk membuat sebuah berita di luar sana jika dirinya adalah wanita Xavier.

__ADS_1


"Kemana sebenarnya Elio pergi? Sudah beberapa hari ini dia pulang larut malam bahkan juga sampai tidak pulang. Aku benar-benar membutuhkan bantuannya agar bisa membawa Xavioer kembali ke sisiku lagi. Aku tidak mungkin mengancam Xavier dengan masalah wanita tua itu. Aku jelas tahu jika Xavier sepertinya sudah tidak peduli lagi tentang apapun wanita tua itu. Akan tetap[i apa penyebab hingga Xavier tidak bisa di tundukan seperti dulu. Ini benar-benar tidak bisa di biarkan," guman Cloe yang gigit jari.


Cloe tidak tahu saja jika mengusik sesuatu hal yang sudah di tandai oleh seorang Athena maka sama saja dengan mencari mati. Sama seperti Cloe yang mencoba mengusik Xavier maka sama saja dengan mengibarkan bendera perang secara terang-terangan. Cloe tidak tahu saja jika saat ini di belakang Xavier berdiri singa betina yang sangatlah menyeramkan,


"Dddy...! Aku harus meminta tolong pada Daddy..!" seru Cloe yang langsung mengambil kembali ponselnya lalu menghubungi seseorang yang tak lain adalah Daddy-nya.


"Daddy...! Daddy harus bantu Cloe..,"


***


Jangan lupa mampir di karya baru yah? Saling dukung satu sama lain biar adik dan Othor juga adil kepada kalian seperti Kaisar yang adil pada selir-selirnya wkwkw


__ADS_1


__ADS_2