
“AKU DADDY MU XAVIER…!” teriak Mario yang menatap tajam Xavier.
“Oh sadar juga jika masih punya anak?” sinis Xavier dengan menatap mereka semua dengan dingin.
“Babe ayo kita masuk,” kata Xavier yang mengajak Athena masuk ke dalam mension.
Mario yang melihat Xavier yang mengabaikan mereka semua langsung mengepalkan tangannya dengan kuat. Di tambah dengan melihat wajah murung Cleo membuat amarah Mario tak terkendali lagi.
“XAVIER JAGA BATASAN KAMU…! KAMU ITU SUDAH MEMPUNYAI CALON ISTRI. CLEO ADALAH TUNANGAN KAMU SEKALIGUS CALON ISTRI KAMU HARGAI DIA. HARUSNYA DIA YANG KAU BAWA MASUK KE DALAM MENSION ITU BUKAN WANITA ASING INI,” teriak Mario dengan menunjuk Athena dengan jari petulunjuknya.
Xavier yang melihat itu tentu saja tidak terima wanita yang dia cintai di perlakukan seperti itu langsung menepis tangan Mario.
“Jangan berani mengangkat dan menunjuk-nunjuka wanita tua bangka,” ucap Xavier dengan mata ayng melotot tajam.
“Xavier aku.., kenapa kamu melakukan ini?” Cleo menatap Xavier seolah-olah dia paling tersakiti disini.
.
‘‘Tidak usah berpura-pura *****,” hina Xavier yang membuang ludah membuat Cleo merasa malu dan rendah sekali di depan Xavier.
“AKu sudah memasukan orang yang tepat karena sejak awal Mension ini memang aku bangun khusus untuknya. Sejak kapan aku akan menikahi wanita sepertinya? Wanita yang tuidak bisa menjaga dirinya sendiri?”
“Xavier kalian sudah di jodohkan sejak kecil. Ini juga permintaan almarhum ibumu,”
‘Bahkan Mami akan menangis di alam sana saat aku menikahi wanita ****** sepertinya,” balas Xavier dengan pedas.
“XAVIER…! BERANINYA KAMU MENGHINA PUTRIKU. CLEO ADALAH CALON ISTRIMU JIKA ADA J4L4NG MAKA J4L4NGNYA ITU ADALAH WANITA INI BUKAN CLEO…!” teriak Adrian dengan suara ayng keras.
Bugh
Bugh
“Beraninya kau mengatai wanitaku akan aku bunuh kau..!” teriak Xavier yang menggila menghajar Adrian.
“Xavier apa yang kau lakukan br3ngs3k,” teriak Adrian yang berusaha bangun tapi tidak bisa karena Xavier sudah berada di atas tubuhnya hingga kini dia hanya bisa menerima serangan brutal Xavier.
“XAVIER APA YANG KAU LAKUKAN PADA DADDY KU…?” teriak Cleo yang mendekati Xavier.
Athena yang melihat pergerakan Cleo langsung berjalan menghentikan pergerakan wanita sundal yang ingin memeluk Xavier.
Sretttt
__ADS_1
“Mau kemana kau j4l4ng…!” bisik Athena yang langsung menarik keras rambut Cleo.
“AAAAAAA APA YANG KAU LAKUKAN SI4L4N…! LEP[ASKAN RAMBUTKU..!”
Cleo berteriak kesakitan saat Athena yang langsung menarik kasar rambutnya. Hingga wanita tak punya pilihan lain selain mengikuti arah Athena.
“Kau ingin merebut priaku he?” sinis Athena yang semakin mencekram dan menarik rambut Cleo semakin keras.
“Dasar gila, Xavier adakah mili…!”
Brukk
Ucapan Cleo langsung terhenti saat merasakan kepalanya di ayun namun sedetik kemudian dia merasakan rasa sakit yang luar biasa pada keningnya.
‘‘Harusnya kau tahu batasanmu,” bisik Athena yang kembali membenturkan kepala Cleo pada tiang rumah.
Bruk
Bruk
“Aaaa Om..! Dad,,! Tolong aku hiks, jauhkan wanita ini dariku…!” teriak Cleo di iringi dengan isak tangis.
Adrian yang sedang bergumul dengan Xavier langsung menoleh ke arah asal suara. Namun, matanya langsung melotot hampir keluar dari tempatnya saat melihat melihat putri kesayangannya kini menjadi mainan Athena./
Bugh
Pukulan keras mendarat di rahang Adrian berasal dari Xavier yang membuat pria paruh baya itu langsung terbatuk-batuk menahan sakit.
“Jangan mengumpat wanitaku, kita lihat saja permainan ini sebagaimana menariknya,” bisik Xavier yang mencekik leher Adrian.
“Ma…Mario to..tolong C…Cleo,” ucap Adrian dengan terbata-bata.
,ario yang baru sadar segera bergerak ingin mendekati Athena akan tetapi Xavier langsung memberi kode pada Dante untuk menahan Mario.
“Lepaskan…! Apa yang kau lakukan ha…? Kau tidak lihat wanita itu membuat kepla Cleo terluka dan berdarah,” bentak Mario pada Dante.
“Bahkan jika langsung membunuhnya itu juga tidak masalah,” balas Dante yang langsung menarik Mario menjauh.
Bruk
“Untuk kau yang menusukku,”
__ADS_1
Bruk
“Untuk wanita ayng menginginkan priaku,”
Bruk
“Untuk kamu yang ingin memeluk Priaku..!”
Athena dengan menggila membenturkan kepala dan juga jidat Cleo pada tiang besar itu hingga kini Cleo sudah berdarah-darah.
Sretttt
“Sini kau…!”
Athena menarik kembali rambut Cleo dengan kasar membuat wanita yang ingin pingsan itu tidak jadi pingsan karena tarikan Athena.
“Lio lepaskan tua bangka itu…!” perintah Athena.
Bagaikan anak anjing Xavier langsung melepaskan kunciannya pada Adrian lalu berdiri di samping Athena.
BRUKKK
Tanpa rasa bersalah dan perasaan Athena langsung mendorong Cleo hingga sampai tersungkur di depan Adrian.
“Rupanya peringatan yang aku berikan tidak alian dengarkan dengan baik,” sinis Athena yang menatap kedua manusia di depannya itu dengan sinis.
“Rania…!”
“Iya Nona,” Rania langsung mendekati Athena saat sang Nona memanggilnya.
“Ponsel…!”
“Ini Nona, sudah tersambung dengan Tuan muda Kaisar,” Rania langsung memberikan ponselnya apda Athena.
“Ada apa Princess?” tanya Kaisar yang berada di sebrang sana.
“Musnahkan perusahaan Chiara Company dalam waktu 5 menit. Bangkrutkan semua perusahaan yang membantunya tanpa ampun…!”
“Apapun untukmu Princess,”
Athena langsung mematikan sambungan telfonnya setelah memberi perintah pada sang kakak, Sedangkan Adrian terlihat bingung dengan maksud semua itu namun tidak dengan Cleo yang sudah berwajah pucat pasi.
__ADS_1
“A..apa ma..maksudnya?” tanya Adrian yang mulai merasakan firasat buruk.
‘‘Tunggu 5 menit lagi dan lihat kejutan spesial dariku,” kata Athena dengan santai.