Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
`Bab 56


__ADS_3

"Bunga Mawar biru adalah bunga kesukaan mendiang mami, aku membeli bunga itu karena aku tidak tahu Amora suka bunga apa."


Deg


Amora yang mendengar apa yang di katakan oleh Xavier langsung tertegun menatap Xavier dengan sedikit rasa bersalah. Begitu juga Kevin yang merasa bersalah karena mencurigai Xavier hingga membuat pria muda itu akhirnya membuka masa lalunya.


Sedangkan Xavier hanya terdiam dengan wajah datar andalannya. Tidak ada jejak yang bisa di baca oleh mereka di wajah sang pria tampan itu. Xavier tidak berbohong mengenai Bunga mawar Biru, bunga itu memang buka kesukaan mendiang ibu kandungnya yang sudah meninggal sejak ia berusia 13 tahun. Hanya hal itu yang Xavier ingat karena ibunya memang hobby mengoleksi bunga itu bahkan di mension yang dulu mereka tempati ada juga taman bungan khusus untuk bunga mawar biru saja tanpa adanya campuran dari bunga lainnya walaupun itu bunga mawar sendiri.


"Aku bahagia ternyata wanita yang aku cintai juga menyukai bunga yang sama seperti mami. Dulu aku pernah berkata jika aku tidak akan pernah menikah namun hari ini aku menyesal karena pernah mengatakan hal itu mami. Hari ini aku menjamin jika putramu ini kan menikah dan menemukan kebahagiaan yang seperti mami katakan." Kata Xavier dalam hati dengan sebuah senyum tipis muncul di bibirnya.


"Maaf aku tidak tahu jika kamu sudah...,"


"Tak apa aku memahaminya," potong Xavier dengan cepat.

__ADS_1


Xavier tidak ingin jika wanita yang dia cintai menangis. Oleh karena itu, Xavier tida akan membahas akan hal itu lagi.


"Sampai kapan aku berada di tem,pat ini?" tanya Amora dengan wajah cemberut ke arah Kevin sang Ayah angkat.


"Kamu disini sampai 5 atau 1 minggu,"


"APAAA? APA TIDAK ADA CARA AGAR MEMBUATKU CEPAT PULANG?" panik Amora dengan wajah pucatnya.


"sayangnya tidak ada jadi kamu harus menunggu waktu itu tiba," balas Xavier dengan duduk di samping brankar Amora.


Bagaimana tidak kesal dia baru saja keluar rumah sakit beberapa saat yang lalu dan seekarang kini duia harus masuk di rumah sakit lagi. Lebih gila dan parahnya lagi dia harus di rawat dengan waktu yang cukup lama . Waktu tiga hari saja begitu lama gimana jika harus sampai 5 hari bahkan 1 minggu. Itu benar-benar penyiksaan pada gadis yang sangat membenci bau-bau obatan rumah sakit.


Sedangkan di tempat lain terlihat seorang pria duduk dengan kesal di sebuah sofa di dalam ruangan itu.

__ADS_1


Brak


"SIALAN...,! GARA-GARA WANITA DAN PRIA TUA BANGKA SIALAN ITU RENCANAKU BERANTAKAN SEMUA!" teriak pria itu dengan amarah yang menggebu-gebu.


Sosok pria itu tak lain dan tak bukan adalah Tuan Ryuga yang merupakan pria yang di temui Xavier dan Anora tadi di dalam Bar. Tuan Ryuga sudah mrencanakan semuanya dengan begitu matang . Namun, semua rencana itu berartakan karena hanya seorang wanita yang sangat jelek dan menyebalkan menurut Tuan Ryuga.


"Cepat cari tahu siapa wanita jelek itu! Jika ada kesempatan langsung culik dia!" teriak Tuan Ryuga dengan amarah yang meledak-ledak.


"Baik Tuan," seorang bawahan langsung berlari keluar dari ruangan itu meninggalkan sang Tuan Ryuga yang sedang mengamuk.


Sudah hal biasa bagi anggota Tuan Ryuga melihat ketua mereka akan mengamuik karena rencananya gagal atau tidak sejalan dengan apa yang di rencanakan. Jika tidak bisa melihat kekesalannya maka Tuan Ryuga akan segera melampiaskan amarahnya terhadap anak buahnya. Bahkan bukan satu atau dua anggota yang mati di tangannya sendiri.


"Siapapun kamu, kamu harus aku singkirkan karena sudah berani menghancurkan rencanaku." Tuan Ryuga meremas gelasnya dengan kasar dan penuh amarah.

__ADS_1


"Apa wanita itu adalah wanita Tuan Xavier? Tapi itu tidak mungkin, sangat mustahil. Bagaiamana bisa Tuan Xavier sialan itu memiliki kekasih yang sangat tidak menarik seperti wanita itu? Apa matanya rabun atau matanya buta benaran,"


HAHAHAHA


__ADS_2