Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 76


__ADS_3

Dari jauh Kevin sudah melihat kenzo yang ternyata sedang bersama Alisya. Senyum jahil muncul di wajah Kevin hingga di detik berikutnya teriakan yang menggelegar terdengar di taman itu.


"PAK TUA...."


"SIalan!"


Kenzo yang mendengar teriakn orang yang sangat dia hindari itu hanya bisa mengumpat kesal. Bagaimana tidak? Kenzo sedang berduaan dengan sang istri tercinta tiba-tiba siluman kuda itu datang mengganggu kegiatan mereka. Lebih menyebalkannya lagi orang itu datang di saat situasi dia sedang ingin mencium Alisya.


"Siluman si4l4n! Apa kamu tidak bisa tidak menggangguku ha...?" kesal KJenzo karena waktu berduaan dengan sang istri tercinta terganggu gara-gara Kevin.


"Cih dasar Pak Tua, kalian itu sudah berumur kenapa selalu bermesraan? Harusnya kalian tuh...,"


"Apalagi? Aku bermesraan dengan istriku yang sah apa masalahnya? Dia bukan selingkuhanku...,"


"Emang berani selingkuh?" ejek Kevin dengan senyum menyebalkannya.


"Yah...," Kenzo tidak lagi menlanjutkan ucapannya saat menyadari ada yang sedang menatapnya dengan tatapan yang sangat tajam dan menyeramkan.


"Baby aku tidak mungkin melakukan itu, aku bersumpah demi nyawaku!" Kenzo dengan panik menggenggam tangan Alisya.


"Cih dasar bucin," ejek Kevin lagi.


"Harusnya kamu juga menikah Kevin bukanmalah keluyuran kesana kemari. Celap celup di sembarang lubang yang akan bisa kapan saja membawamu di dunia lain."


Glek


Kali ini yang menyahut bukan lagi Kenzo tapi Alisya yang langsung membuat mulut Kevin langsung bungkam. Kevin menatap Alisya yang sedang menatapnya dengan senyum manis namun tatapan matanya tidak menunjukan seperti apa yang di tunjukan senyum itu.

__ADS_1


"Sial aku lupa jika ada singa betina ini berada disini. Sekarang aku akan benar-benar di babat habis olehnya." kata Kevin dalam hati yang merasa ngeri sendiri akan tatapan tgajam Alisya padanya.


"Jangan ajari suamiku untuk melakukan hal-hal yang memalukan itu karena jika sampai aku tahu bukan hanya dia yang akan aku bereskan tapi kau juga aan kena. Aku akan benar-benar membuat burung kalian itu menjadi sosis bakar!"


Glek


Kali ini kedua pria itu terlihat berwajah pucat pasi dengan keringat dingin yang membasahi kening mereka masing-masing. Terdengar itu tidak akan terjadi tapi jika sang ibu negara yang mengatakan maka hal yang mustahilpun akan benar-benar terjadi jika wanita paruh baya di depan mereka itu mengatajkan perintah.


"Siluman Kuda si4l4n, karenanya aku harus menerima dan terkena imbasnya juga. Aku bahkan belum menjawab soal selingkuh itu tapi lihat Alisya. Istri cantikku itu bahkan tanpa pikir panjang akan membakar burungku menjadi sosis bakar." Kenzo hanya bisa mengeluah dan mengumpati Kevin yang selalu membawa masalah untuknya.


Baginya Kevin adalah pembuat onar untuyknya tidak darui dulu tapi sampai sekarangpun dia terus menjadi biang kerok bagi Kenzo yang akan selalu menerima hukuman dari Alisya gara-gara Kevin.


Kenzo yakin jika selesai ini dia akan benar-benar tersiksa entah hukuman apa yang akan di berikan sang istri padanya. Namun, Kenzo sudah bisa menebak jika ini bukan hukuman yang akan terdengar ringan. Sedangjkan Kevin sebenarnya tidak terlalu tegang atau panik namun dia bahagia karena Kevin tahu setelah ini Kenzo pasti akan langsung di usirr dari kamar utama.


Memikirkan akan hal itu dan bagaimana wajah pucat pasi dan putus asa Kenzo membuatnya Kevin tertawa lucu. Hukuman yang terdengar tak ada dampak apapun tapi sangat di benci oleh Kenzo karena pria itu tidak bisa tidur berpisah sdengan Alisya. Hingga jika dia di hukum tidur di luar maka seketika Kenzo yang memiliki wajah tampan rupawan itu akan seketika menjadi Zombie dengan kantung mata yang membesar seperti bola kastil.


"B4jing4n Tua lihat apa yang akan aku berikan pada tua bangka sepertimu. Aku kan benar-benar membunuhmu jika kali ini kau membuat aku harus tidur berpisah dengan Alisya," Kata Kenzo dalam hati yang menatap Kevin seperti seekor elang yang sedang memantau ular.


"Kalian lanjutkan saja diskusi kalian aku akan masuk dan memasak makan siang annti," Alisya segera berdiri dari duduknya.


Kenzo yang mendengar itu langsung berwajah puct pasi karena berfikir Alisya membenci atau marah karena berfikir jika dirinya akan benar-benar mencari selingkuhan di luar sana.


"Baby aku tidak selingkuh! Berpikirpun tidak aku tidak melakukan hal rendah itu!" teriak Kenzo panik yang langsung memeluk kaki sang istri.


"Dasar bodoh siapa yang menyuruhmu untuk berlutut Kenzo Tua?" sentak Alisya yang kesal dengan ulah Kenzo yang hampir membuatnya oleng jika tidak kuat bertahan.


"Percaya padaku baby aku tidak selingkuh pria kuda siluman itu berbohhong jangan percaya padnya,"

__ADS_1


"Yang percaya padanya siapa?"


"Tentu saja kamu baby aku takut kamu percaya hingga membuat hubungan kita retak. Aku berani bersumpah aku tidak melakukan apapun di belakang kamu bahkan itu jika harus berjabat tangannya.


Terdengar tidak masuk akal di tambah dengan pekerjaan Kenzo yang sebagai seorang pemimpin perusahaan besar. Jabat tangan atau bahkan makan malam bersama kolega adalah hal wajar jika itu koleganya wanita. Tak jarang juga Kenzo selalu di jebak tapi Kenzo selalu bebas dari jebakan karea adanya bantuan dari Dirga dan Alisya sang istri.


Jika untuk berjabat tangan maka Kenzo akan menyuruh Dirga yang mewakilinya sedangkan jika ada koleganya yang mengundangnya makan malam maka Kenzo akan mengajak Alisya bersamanya.


Pernah suatu hari ada kolega yang mengundang Kenzo untuk datang di pesta putrinya namun tidak harus membawa istrinya Alisya. Alasannya karena Putri dari orang itu menyukai Kenzo hingga rela menjadi simpanan Kenzo. Ayah dari putri itu akhirnya mengundang Kenzo di pesta dengan tujuan membuat Kenzo melirik putrinya tak lupa akan merencanakan jebakan untuk Kenzo.


Namun Kenzo yang mendengar jika sang istri tidak di izinkan langsung menolak mentah-mentah ajakan pria itu. Bahkan berkas yang mereka tanda tangani beberapa menit lalu juga Kenzo batalkan sepihak.


"Baby percaya padaku aku..," ucapan Kenzo langsung di potong oleh Alisya.


"Aku percaya padamu byy, sudah yah aku mau masak dulu." ungkap Alisya yang mengelus wajah tampan Kenzo.


"Tapi ada pelayan baby, biarkan saja mereka yang masak." kata Kenzo yang tidak mengizinkan Alisya untuk pergi.


"Kamu tahu sendiri aku kesepian dan aku juga butuh sesuatu yang membuatku tidak terpikir terus pada...,"


"Baiklah, kamu boleh masak tapi kamu harus janji untuk tidak terluka,"


"Iya aku pergi dulu, kalian lanjutlah mengobrol."


Selesai berkata seperti itu Alisya langsung berbalik melanjutkan langkah untuk masuk ke dalam mension kembali. Setelah memastikan Alisya sudah masuk dan tidak terlihat lagi Kevin segera mendekat ke arah Kenzo.


"Ada apa? Kenapa kamu sampai menatap aku seperti itu?"

__ADS_1


Bugh


__ADS_2