Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 200


__ADS_3

Hari berlalu dengan begitu cepat tak terasa waktu yang di tentukan oleh Kaisar telah tiba. Tinggal 3 hari lagi waktu 1 bulan yang dijanjikan akan tiba. Tentu saja selama 2 minggu terakhir Xavier berlatih mati-matian untuk menjadi kuat. Pria itu bahkan sampai harus rela tidak bertemu dengan Athena sama sekali demi bisa fokus memperkuat diri.


Bugh


Bugh


Suara baku hantam terdengar nyaring di ruangan yang di jadikan ruangan latihan itu. Xavier dengan gencar menyerang Riko dengan kekuatan penuh membuat pria matang itu kesalahan menghadapi serangan Xavier yang membabi buta. Di tambah dengan Xavier yang sangat memiliki kemajuan besar membuatnya harus bertahan di sisi bertahan tanpa melakukan perlawanan.


Bruk


Xavier berhasil menjatuhkan Riko di atas ring dengan mengunci pergerakan pria itu hingga tidak bisa berkutik lagi.


"Selamat akhirnya anda berhasil..!" Ucap Riko yang memberikan tangannya pada Xavier.


Xavier dengan senang hati menerima uluran tangan pria yang sudah melatihnya menjadi kuat selama 1 bulan ini. Bahkan tak segan Xavier memeluk pria itu dengan erat.


"Terima kasih paman, karena mu kini aku bisa melihat potensi diriku sendiri," ucap Xavier yang menundukan kepalanya sedikit.


"Tak apa, aku melakukannya bukan hanya demi kamu tapi demi Nona muda Athena juga. Pendamping Nona muda haruslah pria yang memiliki prinsip hidup. Tuan Kenzo dan keluarga Nona Muda lainnya tidak butuh pria yang bergelimang harta untuk Nona muda namun mereka membutuhkan pria yang kuat agar mampu menjaga matahari mereka," ucap Riko tegas.


Xavier yang mendengar ucapan Riko setuju dengan menganggukan kepalanya. Apa yang dikatakan oleh Riko benar, orang seperti Tuan Kenzo tidak akan butuh pria yang kaya untuk Athena melainkan pria yang kuat. Harta bisa mereka berikan namun tidak dengan nyawa Athena yang terancam setiap saat menjadikan mereka untuk tetap menjaganya. Walau Xavier akui pelatihan yang doa alami benar-benar pelatihan setan yang dimana tidak semua manusia bisa melewatinya.


Bahkan lebih parahnya Xavier harus meminum racun setiap hati dengan dosis yang akan terus bertambah setiap harinya. Namun, walau begitu Xavier tahu jika itu untuk kebaikannya juga. Di dunia bisnis hal menebak dan saling menebak adalah hal wajar untuk mengantisipasi akan hal itu membuat mereka melakukan cara paling ekstrim untuk bisa terbebas dari bahaya itu.

__ADS_1


"LIO…!"


Xavier yang mendengar suara yang sangat di rindukannya itu langsung berbalik mencari asal suara. Hingga matanya berhenti di sebuah objek seorang wanita yang sedang tersenyum cerah padanya.


Dengan gerakan cepat Xavier langsung melompat dari ring lalu berlari menuju Athena.


Grup


Xavier menerjang Athena dengan pelukan yang sangat erat sebelum mengangkat tubuh sang gadis memutar-mutar nya hingga terdengar suara tawa dari mulut sang gadis yang mengalun indah di pendengaran Xavier.


Tanpa mereka ketahui ternyata Riko memperhatikan apa yang mereka lakukan itu. Namun, walau sadar sedang di perhatikan mereka juga pasti akan mengabaikannya.


"Aku yakin Nona muda akan bahagia jika jatuh pada tangan yang tepat. Selama ini Nona muda selalu membanggakan Tuan kenzo yang mencintai Nyonya Alisya. Saat ini ia telah menemukan pria yang tepat. Pria yang sama akan memperlakukan Nona muda layaknya ratu. Pria yang mencintai seorang wanita dengan begitu kuat tidak akan goyang hanya dengan godaan semu," batin Riko yang menatap Xavier dan Athena.


Jika pria lain dapat di pastikan jika tidak akan pernah menyia-yiakan keadaan untuk menyentuh Athena yang memang memiliki kecantikan uang tidak main-main.


Puas melihat kebahagiaan Xavier dan Athena selaku Nona mudanya di tambah tugasnya yang telah usai Riko memutuskan untuk pergi istirahat saja meninggalkan kedua insan yang sedang di landasan kebahagiaan.


Cup


"Aku merindukanmu babe," bisik Xavier yang mengecup lembut bibir sang kekasih.


"Aku juga," balas Athena yang mengalunkan tangannya di leher Xavier.

__ADS_1


Melihat respon Athena yang sudah terbuka padanya senyum Xavier semakin mengembang. Namun, senyumnya langsung luntur saat mendengar apa yang dikatakan oleh Athena selanjutnya.


"Tapi kamu bau honey," kata Athena dengan menutup hidungnya menggunakan tangannya.


Xavier yang mendengarnya langsung gelagapan sendiri lalu mencium badannya yang memang berbau aneh.


"Maaf, aku habis latihan," kata Xavier yang tersenyum konyol.


"Mandi sana…!" Ujar Athena yang mendorong Xavier menjauh.


Akan tetapi, apa yang baru saja di lakukan oleh Xavier membuat Athena kaget bukan main saja.


AAAAAA


"Jangan berteriak babe," bisik Xavier Yang lagi lagi membungkam bibir Athena dengan bibirnya.


"Apa yang kamu lakukan? Cepat turunkan aku…!" Kata Athena yang memberontak tapi kalah kuat dengan pegangan Xavier.


"Kamu bilang aku bau kan? Jadi …, temani aku ke kamar," kata Xavier yang langsung menuju kamarnya yang selama berada di rumah itu.


Sedangkan Athena yang memang malas berdebat hanya mengikut saja walau sebenarnya dalam hati ia juga ikut kesal bukan main.


Sampai di kamar Xavier menurunkan Athena di atas ranjang miliknya dengan lembut.

__ADS_1


"Tunggu disini, aku mandi dulu," bisik Xavier yang langsung mengecup bibir terbuka Athena sebelum langsung berlalu masuk ke dalam kamar mandi.


__ADS_2