
"BRAVO…! BRAVO…! SUNGGUH LUAR BIASA,"
Deg
Cleo yang mendengar suara itu langsung menoleh ke asal suara. Matanya langsung melotot saat melihat Athena berjalan ke arahnya dengan santai. Cleo semakin kaget saat melihat di belakang Athena ada lagi wanita yang menyerupai Athena.
"Sudah seperti ini.masih memikirkan juga balas dendam? Apa kamu benar-benar luka sedang berhadapan dengan siapa? Kamu itu hanya seperti sayuran debu dibandingkan dengan diriku. Seharusnya dari awal kau sudah menjauh dari kehidupanku apalagi mengusik sesuatu yang harusnya sudah menjadi milikku sejak awal. Kau membuatku marah *****,"
"J4l4ng si4lan…! Kau merebut milikku sialan…! Sejak awal Xavier hanya milikku bukan milik wanita murahan sepertimu," teriak Cleo dengan kencang.
Plak
"Dia bukan milikmu karena dia saat itu juga terpaksa. Kamu tentu tahu untuk apa dia melakukan hal itu bukan?"
Cleo menoleh ke arah samping saat menerima tamparan athena yang bukan main kerasnya. Tak cukup sampai disitu athena kembali mencekram wajah dari Celo membuat wanita itu langsung merintis kesakitan.
"Le..lepas…," Cleo merintih kesakitan.
"Sakit?"
Cleo menganggukan kepalanya dengan samar namun Athena yang melihat itu bukannya melepaskan justru semakin mencekram pipi Cleo membuat kuku pandang Athena menusuk wajah Cleo.
"Apa yang perlu di banggakan dari wanita seperti kamu ini? Wajah..? Jelas sangat jauh di bawahku. Hanya pria bodoh yang mau meninggalkan aku yang tajir melintir ini hanya demi orang seperti kamu ini. Lihat wajahmu ini bahkan sangat banyak jerawatnya selain itu juga banyak sekali flek hitamnya. Aku jadi bertanya-tanya sebenarnya apa sugar daddy yang melihatmu itu buta ya? Soalnya wajahmu seperti monster buruk rupa," kata Athena dengan santai.
Cleo yang mendengarnya tentu saja tidak terima namun tidak bisa melakukan apapun karena tangannya di ikat. Wanita itu hanya mampu menatap tajam Athena berharap Athena takut. Namun Cleo tidak menyadari disini yang menjadi serigalanya adalah Athena sedangkan dirinya hanyalah seekor kelinci yang ingin menjadi Serigala.
"Sayang sekali kau mengusik orang yang salah Nona. Nona muda saya adalah wanita yang berhati baik bak malaikat pada orang yang berbuat baik namun akan brutal jika lawannya adalah musuh," batin Rania.
Rania menatap miris Cleo yang sudah di pastikan sebentar lagi wanita itu akan langsung menemui Raja Yama di neraka nanti.
"A001 mainan…!"
"Ini Nona," Wanita yang serupa dengan Athena langsung maju dan meletakan koper di atas meja.
Cleo menatap koper itu dengan bingung karena tolak tahu apa maksud semua ini. Namun saat koper itu di buka mata Cleo langsung melotot hingga hampir keluar dari tempatnya melihat beberapa senjata tajam. Matanya melirik Athena dengan takut. Siapa yang menduga jika isi koper itu adalah senjata tajam yang sangat berbahaya.
__ADS_1
Athena yang melihat mainan kesayangannya langsung melepaskan Cleo menghampiri senjata kesayangannya.
"A…apa yang akan ka..kau lakukan?" Tanya Cleo yang gugup akan juga takut secara bersamaan.
"Aku tidak akan macam-macam kok paling hanya satu macam saja," jawab Athena dengan senyum penuh arti berjalan mendekati Cleo kembali.
"A…apa yang kau lakukan? Me….menjauh dariku..!" Teriak Cleo panik bukan main saat Athena mendekatinya.
"Ayolah, semua akan baik-baik saja. Ini akan menyenangkan," kata Athena.
Cleo yang mendengar nada bicara athena yang terkesan santai langsung membuatnya semakin takut bukan main. Cleo akui Athena bukanlah orang yang mudah di tebak gadis itu selalu terlihat misterius dan juga melakukan apapun yang tidak terpikir oleh siapapun. Cleo masih mengingat jelas bagaimana beberapa hari yang lalu Athena menyiksanya.
Jleb
AAAAAAAA
Cleo berteriak dengan sangat kencang saat Athena dengan tidak berperasaannya menusuk tangan Cleo hingga sampai tembus di telapak tangannya.
"Kau melakukan apa hm?" Tanya Athena dengan memutar-mutar pisau itu membuat Cleo semakin kesakitan.
"Le… lepaskan,"
"Tidak ini sangat sa.., arghhhhh…!" Ucapa Cleo tidak selesai saat Athena lagi lagi menusuk tangannya yang satunya sampai tembus.
"Mari kita mulai," Athena tersenyum miring dengan menatap Rania.
"Pegang tangannya…!" Perintah Athena dengan datar.
"Baik nona," Rania langsung mendekati Cleo.
Cleo yang melihat Rania mendekatinya semakin takut hingga berteriak nyaring.
"APA YANG KAU LAKUKAN MENJAUH DARIKU…! ATHENA INI PEMBUNUHAN. KAMU AKAN MASUK PENJARA JIKA MENYAKITIKU…!" teriak Cleo dalam ketakutan.
Athena yang mendengar penuturan Cleo langsung terdiam menatap Cleo dengan pandangan yang sulit di artikan.
__ADS_1
"Masuk penjara?" Beo Athena dengan. Mengangkat alisnya satu.
"Tentu saja kamu akan masuk penjara karena kamu menyakitimu. Ah bukan menyakiti saja, tapi kamu akan masuk penjara karena menyakiti orang lain. Kamu pasti akan jadi buronan polisi karena perbuatan ini," ucap Cleo hanya menatap Athena dengan serius.
"Semoga dia percaya, dengan begitu aku bisa keluar lalu balas dendam. Aku benar-benar akan membunuhnya dengan tanganku sendiri," kata Cleo dalam hati menatap penuh kebencian kepada Athena. Namun saat Athena berbalik padanya dengan sekejap mata tatapannya langsung berubah biasa saja.
"Masjk penjara? Benar juga, bukannya membunuh itu juga di larang?"
"Tentu saja, kamu akan masuk penjara. Oleh karena itu, cepat bebaskan aku. Aku berjanji akan menutup mulut untuk tidak membocorkan kejadian ini," kata Cleo dengan penuh harap.
HAHAHAHA
Bukannya takut Athena yang mendengar akan hal itu hanya tertawa terbahak-bahak seakan-akan apa yang dikatakan oleh Cleo itu sangatlah lucu bahkan gadis itu sampai memegangi perutnya hang terasa geli karena perkataan Cleo. Cleo sangat bijak dalam berpendapat tanpa menyadari bagaimana dirinya juga. Sedangkan Cleo yang melihat Athena tertawa terbahak-bahak seperti sedang menertawakannya membuat cleo mengepalkan tangannya dengan kuat. Matanya menyala menatap tajam Athena yang masih tertawa walau sudah tidak semembahana tadi.
"Rania apa aku akan masuk penjara?" Tanya Athena yang melirik Rania.
"Tidak dan tidak akan pernah bisa," jawab Rania dengan tegas dan juga mantap.
"Sekarang sudah dengar? Apa perlu aku juga melubangi telingamu agar kau bisa mendengarnya? Jangankan masuk penjara bahkan hanya untuk menyentuh saja mereka tidak akan berani," ucap Athena menatap sinis Cleo.
"Apa kamu pikir aku tidak tahu apa yang sedang kamu rencanakan di kepala kamu yang kotor ini? Aku tahu, kamu akan diam dan tidak akan melapor pada polisi karena kamu merencanakan untuk membalasku bukan?" Kata Athena yang terkekeh sinis.
Cleo yang mendengar Athena mengetahui rencananya hanya bisa terdiam kaku dengan wajah yang sudah pucat pasi ketakutan.
"Rania…!"
"Siap Nona,"
Rania langsung menahan tangan kanan Cleo agar tidak bergerak sedangkan Athena langsung mengambil sebuah Palu yang entah dari mana. Cleo yang melihat itu semakin panik bukan main.
"Lepaskan…! Athena ledakan kembali benda itu. Jika Xavier tahu apa yang kamu lakukan padaku maka dia akan…,"
"DIAM…!" bentak Athena yang melototi Cleo.
"Kenapa aku harus diam? Kamu itu hanyalah wanita mainannya. Di hatinya tetap aku pemegang tahta tertinggi," teriak Cleo dengan lantang.
__ADS_1
Tak
ARGGHHHHHH