
"MOMMY...! DADDY...!"
Kaisar yang baru masuk di dalam mension langsung berteriak memanggil Alisya dan Kenzo membuat semua pelayan di dalam mension itu kaget setengah mati. Semenjak Athena sang Nona Muda mereka yang pergi dari mension itu tak ada lagi suara berisisk seperti ini. Oleh karena itu, Saat Kaisar berteriak semua orang langsung kaget karemna mendengar suara seprti itu lagi.
Di sisi lain Alisya dan Kenzo yang sedang berada di taman belakang mension langsung saling melirik satu sama lain. Keduanya tentu saja dapat mendengar auara teriakan Kaisar barusan.
"Ada apa lagi ddengan anak itu? Tidak bisakah mereka membuatku bermesraan denganmu baby?" kesal Kenzo karena dirinya lagi-lagi di ganggu oleh Kaisar.
"Itu Kaisar anak kamu juga loh byy," balas Alisya yang nerasa lucu.
Kenzo masih saja merasa jika Kaisar seperti pengganggu yang selalu mengganggu waktunya bermanja-manja dengan sang istri.
"Aku tahu dia putraku tapi aku tidak semenyebalkan itu baby," kaya Kenzo dengan memasang wajah yang penuh pesona.
Alisya yang melihat itu hanya memutar mata jengah saja. Alisya tentu tahu bagaimana kelakuan dari suaminya itu.
"Apanya yang tidak menyebalkan bahkan dia lebih menyebalkan dulu di banding dengan Kaisar," kata Alisya dalam hati yang menatap kesal sang suami.
"Baby ada apa dengan tatapanmu itu? Kenapa menatapku seperti itu?" tanya Kenzo yang memasang ekspresi bodoh.
"Sudahlah berhenti berpura-pura bodoh bahkan kamu lebih menyebalkan dari Kaisar Byy kalau kamu sadar," ujar Alisya yang langsung berdiri pergi menuju asal suara Kaisar di ikuti oleh Kenzo.
"MOM...! DAD...1"
"Anak nakal tidak bisakah kamu mengganggu waktu daddy bersama mommy mu ha...? Kanu selalu datang dan mengganggu di saat waktu yang tidak tepat," omel; Kenzo.
"Mom...!"
Kaisar abai dengan apa yang dikatakan oleh Kenzo sebaliknya Kaisar lang berlari ke arah Alisya dan emmeluk wanita paruh baya itu.Kenzo yang melihat itu sontak saja membulatkan mata melihat sang istri tercinta di peluk oleh Kaisar.
Tak
"Anak bodoh dia istriku..!" seru Kenzo yang langsung memukul belakang kepala Kaisar lalu menarik Kaisar agar menjauh dari Alisya.
__ADS_1
"Dad...,"
"Apa..? Jauh-jauh dari istriku. Jika ingin peluk wanita sana cari istri? Lagipula kamu sudah cukup umur untuk menikah kan?" sindir Kenzo pada sang putra.
"Dad jangan lupa dia mommykuy tentu saja dia juga milikku," nalas Kaisar yang tak ingin mengalah.
"Anak nakal dia bukan milikmu, dia istriku..!" kata Kenzo yang menekan setiap kata-katanya.
"Tapi dia juga mommyku..!"
"Cih jika bukan aku kalian ini tidak akan lahir," kesal Kenzo.
"Kenzo...! Kaisar...!! Apa mau mulutnya di jahit dengan benang wol?"
Glek
Sontak pasangan ayah dan anak itu langsung terdiam saat mendengar suara menyeramkan dari sang ibu negara.
Hahhhh
Wanita paruh baya itu hanya bisa menarik napas dalam-dalam karena ulah dari kedua pria di depannya itu.
"Katakan ada apa kamu berteriak seperti tadi? Kamu tidakm mungkin menghamili anak gadis orang bukan?" tanya Alisya yang menatap tajam Kaisar.
"Aku mendapat telfon dari Athena Mom," jawab Kaisar dengan wajah hangat jangan lupakan senyumnya yang terlihat lebar.
Deg
Degup jantung Kenzo begitu keras saat mendengar jika putrinya menelfon Kaisar namun terdapat juga kekecewaan pada dalam dirinya kenapa bukan dia yang di telfon.
"Apa kamu masih marah pada daddy Athena? Kenapa kamu tidak menelfon daddy?" kata Kenzo dalam hati.
"Apa dia baik-baik saja?" Suara Kenzo yang terdengar memecah kesunyian itu.
__ADS_1
"Athena baik-baik saja hanya saja dia menelfon juga karena ada tujuan lain. Athena ingin meminjam sebuah helikopter untuk membawa anak buahnya kesana," terang Kaisar yang menerangkan sama seperti apa yang di katakan oleh Athena tadi di telfon.
"Dia ada dimana?" tanya Alisya yang merasa jika pasti ada sesuatu yang akan di lakukan oleh putri kecilnya itu jika sudah meminta ank buahnya untuk kesana.
"Italia,"
Baik Alisya maupun Kenzo pasangan paruh baya itu hanya bisa terdiam dengan pemikiran yang masing-masing di dalam kepala mereka sendiri.
"Mommy yakin pasti anak nakal itu sedang melakukan sesuatu namun biarkan saja. Jika dia tidak sanggup dia akan meminta bantuan padamu nanti. Menunggu waktu itu persiapkan diri kalian masing-masing karena anak itu tidak mungkin meminta tolong padaku," kata Alisya yang panjang kali lebar.
"Dia sedang melakukan sesuatu Mom, Athena bilang sedang menyelidiki kasus seseorang yang sama seperti kisah masa lalu Mommy,"
Deg
Alisya yang mendengarnya langsung tertegun menatap ke arah Kaisar akan tetapi Kaisar tak main-main dengan apa yang dikatakannya.
Hahhhh
Lagi lagi wanita paruh baya itu hanya bisa menarik napasnya. Di antara Kaisar dan Athena maka Athena lah yang selalu nekat dan ceroboph dalam bertindak tidak seperti Kaisar yang bisa berpikir panjang dan matang.
"Anak itu, dia akan selalu melakukan apapun yang membuatnya penasaran," guman Alisya lemah.
"Bukan hanya itu Mom Dad, Athena juga bilang jika dia ingin menuntut jani seseorang yang pernah mengikat janji dengannya tapi aku tidak tahu siapa orangnya,"
"APA...?"
Kenzo yang mendengar itu langsung berteriak kaget terlihat wajahnya yang berubah menjadi pusat pasi.
"Ada apa Byy kenapa takut seperti itu?" Alisya menatap Kenzo dengan heran.
"Tidak bisa..! Ini tidak bisa putriku masih kecil bagimana jika dia kembali sudah membawa menantu laki-laki di rumah ini," teriak Kenzo panik.
"HAAAAAAA?"
__ADS_1