Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
BAB 127


__ADS_3

~”Ada apa Tuan Xavier menemui saya?” tanya Ryuga yang menatap tajam  orang duduk di depannya itu.


“Apa Tuan Ryuga belum melihat berita?” tanya sosok pria di depannya Ryuga itu.


“Berita yang mana? Ah atau berita yang anda maksud adalah berita jika ada orang yang menyamar sebagai anda? Atau sosok yang duduk di depan saya ini bukan Tuan Xavier yang asli?” tanya Ryuga dengan menelisik penampilan pria di depannya itu dari ujung kaki sampai ujung rambut.


Sosok Xavier yang duduk di depan Ryuga itu langsung tersenyum sinis yang langsung membuat Tuan Ryuga sadar jika orang yang berada di depannya itu adalah Xavier yang palsu.


“Saya bukan Xavier, saya adalah Elio Lostanzo orang yang menyamar sebagai Xavier. Selain itu saya juga adalah saudara tiri dari pria Brengsek itu,” ucap Elio dengan lantang dan senyum penuh kebencian.


Tuan Ryuga yang mendengar penuturan dari Elio nampaknya tidak kaget. Pria itu telah memprediksi jika salah satu diantaranya akan datang kepadanya untuk meminta bantuan. 


“Lalu untuk apa Tuan Elio datang menemuiku?” tanya Ryuga lagi.


“ Saya ingin menawarkan kerja sama menghancurkan Xavier,” kata Elio.


HAHAHA


Tuan Ryuga yang mendengar penawaran dari Elio langsung tertawa terbahak-bahak merasa lucu akan apa yang ditawarkan oleh Elio padanya.

__ADS_1


“Apa Anda bercanda Tuan Elio? Keuntungan apa yang akan saya dapatkan jika saya bekerja sama dengan anda? Anda lupa jika saat ini Anda tidak memiliki apapun itu,” kata Tuan Ryuga dengan sedikit sindiran.


Elio yang mendengar nada bicara dari pria di depannya itu tentu saja merasa marah. Akan tetapi, saat ini dirinya juga tidak bisa berbuat apa-apa. Dia memang memiliki harta akan tetapi dia tidak memiliki anak buah yang setangguh dengan anak buah milik Xavier.


Tak punya pilihan lain Elio hanya bisa mengepalkan tangan dengan menahan amarahnya sekuat tenaga. Saat ini yang bisa dilakukan Elio hanya bisa menelan bulat-bulat kemarahannya. Pria itu sangat sadar jika hanya Tuan Ryuga satu-satunya harapannya untuk menghancurkan Xavier.


Jelas kekuatan anak buah dari Xavier tidak main-main hanya kelompok Tuan Ryuga-lah yang menjadi harapannya untuk bisa menyaingi Xavier.


“ Saya memang tidak memiliki anak buah sedikitpun akan tetapi saya bisa membantu Anda dengan ekonomi. Anda Jangan berpikir jika selama ini saya tidak memiliki apa-apa karena di luar sana saya juga memiliki harta benda Ia tetap sedikit nilainya. Akan tetapi saya sadar diri jika untuk menghancurkan Xavier maka saya harus memiliki anggota sedangkan selama ini saya tidak berkecimpung di dunia bawah. Jadi saya membutuhkan anda untuk bersama saya.  Saya tahu anda juga ingin menghancurkan Xavier bukan? Jika kita bergabung maka kita akan lebih mudah untuk menghancurkannya bukan?” kata Elio dengan senyum penuh kemenangan.`


Tuan Ryuga yang mendengar ucapan Elio langsung terdiam dan berpikir keras. Apa yang dikatakan oleh Elio benar adanya dan tentunya saling menguntungkan jika Elio benar-benar membantu dirinya dalam ekonomi.


“Itu masalah sepele. Jadi, apa bisa jangan kita sekarang membahas rencana kita untuk membalas dan menghancurkan Xavier? Elio sepertinya sudah tidak sabar untuk segera menyerang Xavier.


“Saya sudah menyusun rencana untuk menyerang Xavier dalam waktu dekat akan tetapi saya harus hati-hati karena Xavier bukanlah lawan yang bisa di anggap remeh. Selama ini saya selalu menyerang kelompok itu karena saya mendapatkan celah dari anda. Jadi saya menyerang tidak tahunya anda adalah bukan pemimpin mereka yang asli,” terang Tuan Ryuga dengan santai tanpa beban sedikitpun menyatakan hal itu.


“Jika seperti itu kita percepat penyerangan menjadi 1 minggu lagi,” kata Elio dengan bergebu-gebu.


“Tuan Elio…! Saya harus mengatakan kepada anda jika saat ini kondisi tidak emmungkinkan untuk menyerang dengan waktu secepat itu..!” teriak Tuan Ryuga yang merasa kesal dengan Elio.

__ADS_1


“Begini Tuan Ryuga, saat ini kondisi markas dari Mafia Tiger milik Xavier sedang kacau. Kenapa kacau karena saat saya menjadi pemimpin mereka saya pelan-pelan mengambil alih orang-orang itu hingga menjadi berada di pihak saya. Sekiranya 25 persen anak buah Xavier yang berada di markas utama telah saya kuasai. 25% itu yang berada di pihakku belum lagi beberapa orang yang entah berada di pihak manapun. Selama ini saya memang berpura-pura tidak tahu jika banyak anak buah dari Mafia itu yang banyak mata-mata. Jadi…,”


Terlihat Elio yang menarik napas dalam-dalam untuk menghirup rakus oksigen agar masuk ke dalam paru-paru miliknya. Setelah puasa menghirup udara segar Elio membuka mulutnya untuk melanjutkan lagi ceritanya.


“Saat ini keadaan markas mereka pasti sedang kacau balau di tambah Xavier yang harus mencari para pengkhianat lain yang belum masuk ke dalam anak buahnya sendiri yang berkhianat. Di saat mereka masih mencaria kan kebenaran itu kita langsung menyerang mereka dengan brutal bukankah seperti itu sangat bagus untuk menghancurkan mereka dari muka bumi ini?” Terang Elio yang tersenyum mengerikan.


“Apa anda sangat yakin dengan apa yang anda rencanakan ini ha…? Anda tidak mencoba menipu saya bukan? saya tak ingin anak buahku mati sia-sia hanya karena mendengar saran dari anda Tuan Elio…!” ucap Tuan Ryuga dengan penuh penekanan setiap katanya.


“Sangat yakin Tuan Ryuga bahkan saya punya bukti jika saat ini keadaan markas utama sedang kacau,” kata Elio yang mengeluarkan sebuah ponsel di sakunya.


Terlihat Elio yang sedang seperti mencari sesuatu hingga terus mengotak-atik benda persegi panjang itu. Hingga beberapa saat kemudian terlihat senyum jahat di wajah Elio.


“Lihat, ini adalah video yang aku dapatkan tadi pagi,” kata Elio yang menunjukkan sebuah video dengan latar mafia milik Xavier.


Di dalam video tersebut semua orang yang berada di dalam lokasi markas mafia itu semuanya nampak sibuk dengan acara. Terlihat juga beberapa orang yang sedang bermalas-malasan tanpa melakukan pekerjaannya. Tuan Ryuga yang melihat video itu langsung ikut tersenyum jahat sebelum dia menganggukan kepalanya.


“Kita serang mereka 3 hari lagi..!”


“A…APA..?”

__ADS_1


__ADS_2