Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 96


__ADS_3

Seorang pria tampan penuh kharisma duduk di kursi kebesarannya mendengarkan penjelasan apa saja yang sedang di jelaskan orang dui depannya itu.


Kaisar Ares Keano pria tampan dengan sejuta pesona yang mampu membuat seorang wanita pingsan hanya dengan menatap wajanya 5 detik.


Kaisar sedang mengadakan pertemuan bersama kliennya hingga tiba-tiba ponselnya berderin g namun Kaisar hanya mendiamkannya tetap fokus pada penjelasan orang di depannya itu.


"Tuan angkatlah mungkin berasal dari kekasih anda," kata pria paruh baya itu yang menggunaan bahasa inggris bukan bahasa Rusia karena pria itu dari indonesia.


"Tidak perlu Tuan," tolak Kaisar yang langsung menutup telfonnya.


Namun saat akan mematikan ponselnya tiba-tiba saja ponselnya kembali berdering. Karena merasa tak enak Kaisar segera menggeser ikon hijau dengan mengangkat telfonnya. Baru saja Kaisar akan memarahi sang penelpon akan tetapi langsung terhenti saat mendengar suara lembut di sebrang sana.


"Kaisar...!"


Satu kata namun mampu menarik seluruh dunia Kaisar. Suara yang sangat dia rindukan itu akhirnya terdengar lagi di telinganya.


"ATHENA...!" seru Kaisar yang langsung berdiri dari duduknya membuat kedua orang di depannya itu saling melirik.


"Kamu dimana Athena?" Kaisar bertanya dengan lembut tajk lupa matanya berkaca-kaca karena saking rindunyapada sosok di balik telfon sana.


"Di bumi," jawab Athena dengan datar dan dingin.


"Kamu marah pada kakak? Kamu marah kami semua? Maafkan kakak," ucap[ Kaisar lemah tanpa sadar jika kedua orang di depannya itu mendnegarnya.


"Aku tak marah ahnya sedikit kesal saja," balas Athena dengan santai.


"Maafkan kakak, aku memang menjadi kakak yang buruk untukmu,"


"Cih berhenti menangis Kaisar, aku menelfonmu karena butuh bantuanmu,"


Deg


Kaisar yang mendengarnya langsung tertegun wajahnya langsung pucat pasi dia takut jika adiknya itu mendapatkan masalah. Di antara Kenzo dan Alisya serta Kevin yang sebagai atyah angkat Athena hanya Kaisar yang mengetahui jelas bagaimana sifat asli dari saudara kembarnya itu.

__ADS_1


"Akash lanjutkan ini aku harus berbicara pada Athena dulu, Athena membutuhkanku saat ini," Kaisar langsung berdiri lalu pergi begitu saja masuk ke dalam ruangan pribadi miliknya.


"Maaf Tuan-Tuan mari kita lanjutkan rapatnya," kata Akash selaku asisten pribadi Kaisar.


Sedangkan di tempat lain Kaisar masuk ke dalam kamarnya mengatur napasnya agar stabil lalu kembali meletakan ponselnya di telinganya.


"Ada apa Athena? Bantuan apa yang kamu perlukan sebutkan saja akan aku kirimkan," kata Kaisar dengan lembut namun wajahnya terlihat sangat khawatir dengan keadaan sang adik.


"Hanya meminta untuk meminjamkan sebuah helikopter untukku satu,"


"HELIKOPTER...!" teriak Kaisar dengan mata melotot.


"Iya helikopter Kaisar, aku membutuhkannya segera. Tak perlu ada pilot karena anak buahku sendiri yang akan menjalankannya," kata Athena dengan panjang kali lebar.


"Apa kamu tidak butuh bantuan lain seperti penambahan anggota atau misalnya penjagaan?"


"Tidak karena aku bisa menjaga diriku sendiri lagipula anak buah Daddy bisa mati sedangkan anak buahku tidak bisa," kata Athena yang di iringin dengan kekehan kecil di sebrang sana.


"Jangan becanda denganku Kaisar, aku bukan Akash yang akan percaya dan takut akan dengan hantu yang jelas-jelas tidak ada,"


"Kamu tidak emndapatkan musuh kan disana Athena?" tanya Kaisar dengan suara datar dan dingin.


"Tidak ada aku hanya sedang ingin menyelidiki kasusu seseorang karena kisahnya hampir mirip seperti kisah Mommy dulu," kata Athena dengan tenang.


"Jangan main-main Athena...! Kami bahkan tak bisa melacak keberadaanmu bagaimana jika kamu mendapat masalah," kata Kaisar dengan suara yang lumayan tinggi.


"Tenanglah Kaisar aku tida akan apa-apa lagi pula aku sudah meminta anak buahku untuk kemari. Aku akan baik-baik saja tapi aku tidak bisa pulang aku harus memastikan orang ini dulu. Aku ingin menagih janji yang dia ucapkan dulu,"


"Janji yang mana lagi Athena?"


"Aish mena bisa ngerti kau, kamu itu kan Jomblo sejati," ejek thena di sebrang sana.


"Lalu kau punya kekasih?" sinis Kaisar balik.

__ADS_1


"Nah makanya ini juga lagi cari tapi belum dapat persembunyiannya. Nggak tahu itu laki sembunyi dimana?"


"Kau...,"


"Sudahlah jangan terus mengajaku berdebat aku masih marah pada kalian tahu..!"


"Kapan kamu akan kembali? Daddy sangat mengkhawatirkan kamu setiap saat dia hanya akan melamun,"


Haaaah


Terdengar helaan napas dari Athena di sebrang sana. Gadis itu juga sepertinya merasakan apa yang di rasakan oleh sang daddy. Athena memang lebih dekat dengan dengan Kenzo di bandingkan dengan Alisya karena sejak kecil kenzo dan Kevin sering berebutan untuk mengasuk Athena. Walau begitu tak membuat Kaisar terabaikan atau merasa di asingkan.Justru Kaisar merasa jika memang seorang anak laki-laki di didik keras dan anak perempuan di manjakan.


"Aku akan kembali setelah mendapatkan petunjuk,"


"Baiklah katakan kamu bberada dimana? Aku berjanji kami tidak akan menjemputmu. Kami juga tidak akan mengirimkan pengawal yang seperi dulu kami hanya ingin mengetahui dimana kamu berada sekarang,"


"ITALIA,"


Tut


Tut


Kaisar menatap ponselnya yang sudah terputus sambungannya dengan Athena. Terdengar helaan napas dari Kaisar karena mendengar kabar Athena yang baik-baik saja.


"Daddy Mommy aku harus memberitahu mereka tentang ini," guman Kaisar yang langsung berlari keluar untuk segera pulang ke mension kedua orang tuanya.


Kaisar berlari keluar dari ruagannya tanpa peduli jika saat ini masih ada orang lain di dalam ruangan itu namun Kaisar tidak peduli akan hal itu.


Dengan langkah lebarnya Kaisar masuk ke dalam lift lalu muncul di lantai bawah masuk ke dalam mobilnya pergi meninggalkan parkiran perusahaan.


Sedangkan di tempat lain Athena melakukanhal yang sama seperti di lakukan oleh Kaisar menatap ponselnya yang sudah mati.


"AKu harap ini bukan keputusan yang salah," guman Athena yang menatap ponselnya.

__ADS_1


__ADS_2