Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 209


__ADS_3

Setelah di periksa dokter Xavier hanya mengalami luka luar sana membuat Athena menghela napas.Kini di dalam kamar itu hanya ada Athena, Xavier dan juga Kaisar yang menemani. Kaisar mendekat duduk di de[an sang adik yang sejak tadi memegang tangan Xavier.


''Princess apa kamu marah sama Daddy karena dia menghajar Xavier?'' tanya Kaisar dengan nada lembut yang mengelus surai hitam sang adik.


''Athena tidak marah hanya merasa..., kecewa,'' kata Athena dengan pelan.


Hufhh


Kaisar langsung mengehembuskan napasnya dengan berat menatap sang adik yang sepertinya benar-benar kecewa dengan apa yang di lakukan oleh Daddy mereka tadi. Kaisar  paham apa yang dio rasakan oleh Athena, siapa yang akan diam saja melihat orang yang mereka cintai di hajar dengan brutal di depan mata mereka sendiri. Akan tetapi Kaisar juga tahu apa yang dilakukan oleh Kenzo hanya merasa kesal, marah, kecewa, dan juga takut secara bersamaan. Denngan lembut Kaisar membawa Athena ke dalam pelukannya tanpa menyadari jika saat ini Xavier tidak tidur hanya menutup mata saja.


''Athena aku tahu kamu tidak terima, tapi kamu juga harus mengerti apa yang dirasakan oleh Daddy. Daddy hanya marah Athena, kamu tidak tahu bagaimana terpuruknya daddy waktu itu. Kamu tidak tahu bahkan setiap malam Daddy akan menangis dan terus memanggil namamu saja. Sebagai orang tua dia hanya marah karena gara-gara Xavier kamu sampai seperti itu. Gara-gara Xavier kamu hampir pergi meninggalkan kami semua. Daddy hanya takut jika kamu tidak bahagia. Berfikirlah yang dewasa  Princess, mungkin Daddy terlihat egois dan juga salah do mata kamu. AKan tetapi kamu lihatlah di sudut lain, lihatlah dia sebegai orang tua yang mengkhawatirkan anak-anaknya. Sebagai daddy pria yang memeberikan kita perlindungan Daddy hanya ingin yang terbaik untuk kita,'' kata Kaisar dengan mengelus kepala Athrna.


Athena yang mendengar akan hal itu langsung terdiam dengan perasaan yang berkecamuk di dalam dada. Gadis itu merasa bersalah karena tadi mengabaikan sang daddy karenna terlalu panik akan hal itu.


''Jangan marah sama daddy, kamu tahu kamu adalah segalanya bagi Daddy. Kamu dan Mommy adalah hidup Daddy. Jika mommy adalah dunia daddy maka kamu adalah warnanya. Jika kamu tak ada maka hidup dan dunia akan lah hampa dan sepi,'' bisik Kaisar yang memeluk erat sang kembaran.


''Daddy mana?" tanya Athena yang melepaskan pelukannya.


''Nanti mereka akan datang, kamu jaga dia saja ya. Kakak keluar dulu,'' kata Kaisar mengecup kening Athena sayang.


Bersamaan dengan pintu tertutup mata Xavier terbuka menatap Athena yang sedang menatap kosong di depan tanpa menyadari jika sang kekasih sedang menatapnya.

__ADS_1


''Babe,'' Xavier mengelus pipi mulus Athena membuat gadis itu tersentak.


''Maaf, aku kaget,'' kata Athena yang berusaha tersenyum lembut.


''Kamu tidak perlu marah sama daddy kamu. Apa yang dia lakukan padaku adalah bentuk marah dan kekecewaannya padaku saja. Kamu tahu sebagai seorang ayah yang mencintai putrinya dia hanya ingin kamu mendapatkan yang terbaik. Mimpi terburuk seorang ayah adalah di saat ia harus melihat anaknya tak berdaya. Dia hanya takut kamu kenapa-kenapa,'' kata Xavier dengan lembut.


Ceklek


Xavier dan Athena langsung menatap ke arah pintu yang dimana masuk Alisya lalu di susul oleh Kenzo yang berwajah masam melirik Athena. Kenzo segera mendekati Athena dengan duduk di lantai menggenggam tangan Athena lembut.


''Princess maafkan Daddy, daddy hanya marah dan kesal,'' ucap kenzo yang menatap sedih sang putri.


Hiks hiks


''Jangan menangis Princess daddy yang salah, princess tidak salah. Maafkan daddy ya,'' Kenzo memeluk Athena dengan sayang.


Setelah drama yang membuat semua orang terhura eh salah terharu kini Athena kembali memeluk Kenzo dengan manja.


''Daddy lihat pria itu sudah jelek kamu cariu yang lain saja yah Princess,'' kata Kenzo dengan enteng.


Alisya yang mendengar apa yang dikatakan oleh suaminya itu alngsung menabok kepala sang suami dengan tangannya membuat Kenzo meringis kesakitan.

__ADS_1


Tak


''Sayang kenapa memukulku? Itu sakit tahu..!'' kesal Kenzo yang menatap Alisya dengan wajah cemberut.


''Dia jelek begitu juga karena daddy jika daddy lupa,'' balas Athena dengan sinis.


Kenzo yang mendengar nada sinis dan pedas Athena meringis apalagi melihat tatapan Alisya yang sepertinya ingin menerkamnya membuat Kenzo hanya bisa bergidik ngeri.


''Sayang kenapa melihat aku seperti itu? Memang aku punya salah apa sama kamu?" tanya Kenzo yang menatap Alisya dengan takut-takut.


Inilah yang dikatakan suami takut istri. melihat tatapannya saja sudah membuat Kenzo ketar ketir sendiri.


''Kamu tanya apa salahku?'' tekan Alisya yang menatap kesal sang suami.


''Hm,'' Kenzo hanya menganggukan kepalanya dengan pelan.


''Memang apa salahku?" batin Kenzo dengan enteng.


''Kamu membuatnya sekarang Kenzo aku sudah menyiapkan mainan untuk dia tahu..!'' kesal Alisya.


Deg

__ADS_1


__ADS_2