Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
`Bab 118


__ADS_3

"Lalu jika dia kembali lagi apa kamu mau balik ke dia lagi dengan alasan karena kalian di jodohkan?" sentak Athena dengan wajah marah.


"Eh itu...,"


"Apa kamu mau balikan ya..?" kesal Athena yang wajahnya sudah emmerah kesal.


"Bisa saja aku kembali jika kamu tidak mau emnerima cintaku," balas Xavier dengan senyum manis.


"Cih semua pria sama saja, dasar buaya..!" umpat Athena yang langsung berdiri mengambil helm dan tasnya lalu beranjak pergi.


"Mau kemana Babe?" tanya xavier yang menghentikan langkahnya.


"Apalagi? Kau ingin kembali pada Cola Cole itu kan? Ya sudah kembali saja sana..! Aku juga mau cari pria lain yang lebih tampan, kaya, dan lebih pentingnya harus milik aku seutuhnya bukan milik rame-rame,"


Selesai berkata seperti itu Athena langsung berbalik melanjutkan langkahnya. Sedangkan Xavier yang melihat respon Athena hanya melongo saja. Kenapa harus seperti ini harusnya Athena merengek tidak ingin dia kembali kepada Cloe bukan malah pergi begitu saja seperti ini.


Xavier lupa jika Athena adalah wanita yang sangat mengjunjung tinggi harga dirinya. Mempunyai prinsip yang jika tidak di inginkan untuk apa berjuang. Xavier melupakan fakta itu fakta AThena yang keras hati, Athena yang penuh pesona, Athena yang bisa mendapatkan apapun yang dia mau ahnya merengek kepada sang daddy Tuan Besar Kenzo.


"****..!" Xavier mengumpat kesal lalu berdiri mengejar Athena yang sedikit lagi mencapai keluar.


Grep


"Jangan pergi Babe, Please. Aku tidak akan pernah kembali dan mencari wanita manapun selain kamu. Aku hanya bercanda tadi, aku tidak akan melakukan itu," bisik Xavier yang memeluk Athena dari belakang.

__ADS_1


Athena yang di peluk Xavier hanya diam tanpa membalas pelukan Xavier. Namun tidak ada yang menyadri jika wajah datarnya itu tengah menyembunyikan senyum penuh kemenangan.


"Cih ingin membuatku mengemis-ngemis cinta? Tidak akan..! Tidak ada yang boleh menindas Athena selain Athena yang menindas orang," kata Athena dalam hati.


"Aku tidak percaya akan itu,"


"Aku tahu, aku tak butuh kamu percayai apa yang aku katakan sekarang. Aku hanya ingin kamu melihat apa yang aku lakukan untukmu di masa depan. Jangan percaya pada ucapanku tapi percayalah pada tindakanku," bisik Xavier yang membalikkan badan Athena hingga menatap ke arahnya.


"Aku mencarimu selama 7 tahun, aku menunggumu dalam tidurku selama 5 tahun. Jika di pikir-pikir aku sudah mencintai dan emnantikan kamu bahkan sampai 12 tahun. Apa kamu pikir aku akan melepasklan kamu dengan mudah hanya karena alasan konyol seperti itu. Apapun yang terjadi di masa depan aku akan selalu berada di sisi dan selalu berada di pihakmu tanpa mempertanyakan apakah mu bersalah atau tidak," ungkap Xavier dengan begitu lembut hingga membuat Athena juga ikut tertegun.


"Apa kamu akan seoperti daddy yang akan selalu mencintaiku?" tanya Athena polos.


Xavier yang mendengar pertanyaan itu sebenarnya ingin tertawa. Nyatanya se-bar-bar apapun gadisnya itu tetap saja pada dasarnya Athena adalah gadis polos. Gadis polos yang dimana semua hal harus sesuai dengan apa yang ada di daddy-nya.


"Hm mungkin aku akan lebih mencintaimu daripada daddymu. Daddy-mu milik mommy-mu dan aku tentu milikmu bukankah sudah jelas sekarang siapa pemenangnya?" jawab Xavier dengan senyum kecil di bibirnya.


"Daddy mertua maafkan menantumu ini karena mengkambing hitamkan dirimu. Akan tetapi, ini semua juga demi dirimu agar bisa mendapatkan cucu yang lucu-lucu," kata Xavier dalam hati.


"Yah apa yang kamu katakan benar, Daddy milik mommy tapi aku juga belum tentu milikmu..!" sinis Athena.


"Aku akan berusaha, sebentar bersiaplah aku akan mengajakmu keluar makan malam di luar,"


"Baiklah kebetulan aku juga lagi suntuk tidak ada pekerjaan. Aku akan emnunggumu Lio,"

__ADS_1


Xavier yang mendengar nama panggilan untuknya dari Athena semakin melebarkan senyumnya. Sumpah demi apapun jantungnya berdebar kenjang karena hanya nama panggilan itu. Namun entah kenapa Xavier semakin merasa jika Athena mengistinewakan dirinya.


"Aku harus pergi ada sesuatu hal yang harus aku selesaikan," Athena berbalik inbgin pergi tapi di hentikan lagi oleh Xavier.


"Babe, urusan Elio biarlah aku yang menyelesaikannya. Jangan terlalu masuk aku takut kamu akan terluka karenanya. Aku tak menginginkan itu terjadi,"


"Hm aku hanya akan mencari tahu sedikit,"


"Berhati-hatilah," kata Xavier yang tak lupa memberikan kecupan manis di kening Athena.


Haaah


Xavier membuang napasnya gusar saat menyadari jika ia tidak akan berhasil mencegah Athena masuk ke dalam masalah dirinya dan Elio. Xavier tahu Athena pasti sudah mengetahui banyak tentang masalah ini.


"Tuan..,"


Xavier di kagetkan dengan munculnya 4 orang di depannya itu. Dalam seketika juga wajah Xavier langsung berubah total menjadi wajah datar menatap mereka berempat.


"Malam ini persiapkan makan amlam romantis di restoran yang menjadi langganan kita Dante," titah Xavier dengan wajah dingin.


"Baik Tuan," jawab Dante dengan menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


"Untuk kalian terutama kamu Tara segera ke markas dan cari tahu tentang Elio sekecil apapun itu sebelum Athena bertindak..!"

__ADS_1


"Baik Tuan," jawab Tara.


"Aku harap dengan begini Athena tidak masuk di permasalahan ini," batin Xavier


__ADS_2