
"APA INI...?" bentak Ryuga dengan dada naik turun.
"Kejuatan untukmu," jawab Athena enteng.
"WANITA SI4L4N...!"`
Ryuga mengamuk dengan berlari menerjang AThena dengan sebuah tendangan akan tetapi langsung di halangi oleh Xavier. Xavier dengan gerakan cepat menarik pinggang Athena lalu membawanya bersamanya hingga ia langsung menangkis tendangan Ryuga menggunakan tangannya.
“Babe, menjauhlah. Aku tidak ingin kamu terluka,” bisik Xavier setelah di pukul mundur oleh Ryuga.
Kini posisi dari Xavier dan Athena berdiri di tengah-tengah antara Ryuga dan juga Elio. Terlihat Elio yang mengepalkan tangannya dengan kuat melihat wanita yang dia sukai justru sedang bersama pria lain.
“Athena kembali padaku…! Aku yang menjadi kekasihmu bukan dia…!” teriak Elio dengan amarah yang meluap-luap.
“Diam bodoh…! Sejak kapan aku mau dengan manusia menjijikan seperti kamu itu? Aku akan di penggal oleh mommy ku jika aku pulang membawa menantu berhati busuk sepertimu..!” hina Athena yang menatap remeh Elio.
Kenzo dan Alisya memang tidak mengharuskan atau menuntut Athena dan Kaisar harus memiliki pasangan hidup yang harus kaya atau seorang pewaris. Bahkan jika Athena ataupun Kaisar datang membawa pilihan mereka masing-masing bahkan jika seorang pengemis pun akan mereka terima asalkan tidak berhati busuk. Memikirkan Elio yang merampas milik orang lain demi kebahagiaannya membuat Athena bergidik ngeri.
Athena dapat mengamuk jika sang Ibunda Ratu akan langsung mengamuk jika ia membawa menantu laki-laki seperti itu.
“Aku akan benar-benar habis jika sampai memilih pasangan sepertinya. Bahkan jika aku bersujud sekalipun Mommy tidak akan mengampuniku. Daddy dan Kaisar memang menyeramkan tapi dibandingkan dengan kemarahan Ibunda ratu apa artinya mereka itu. Mereka para pria tapi hanya dengan sekali lirikan tajam Mommy mereka langsung diam seperti kucing,” batin Athena yang memikirkan bagaimana ganasnya wanita yang dipanggil mommy itu jika sudah mengamuk.
“Athena kamu lupa jika satu bulan lalu kita…,” ucapan Elio langsung di potong oleh Athena yang terlanjur jijik padanya.
__ADS_1
“Yang menjadi kekasihmu siapa? Wajah itu memang wajah yang aku cari tapi orangnya bukan kamu. Lagian yang menjadi wanitamu itu adalah robot buatanku. Dasar bodoh..!” umpat Athena kesal.
“A…apa?”
“Elio kalian semua nanti saja kalian bertengkar tentang cinta-cintaan. Kau Elio fokus habisi pria itu dan wanita sund4l ini biar aku yang bereskan..!” bentak Ryuga dengan tangan yang mengepal erat. Dirinya sangat kesal karena ketiga orang di depannya itu justru ribut hanya karena prahara cinta membuatnya benar-benar membuatnya pusing tujuh keliling.
“Bukan kau yang menghabisiku tapi aku yang menghabisimu tua bangka…!” teriak Athena yang berjalan mendekati Ryuga tapi lagi lagi Xavier menarik pinggangnya.
“Babe pergilah ini bukan tempat bermain…!” Xavier menekan kata-katanya tapi tidak meninggikan suaranya terhadap Athena.
“Tidak akan Xavier…! Pria tua bangka itu telah aku cari selama bertahun-tahun. Pria tua bangka ini milikku. Jika mu ingin bertarung maka bertarung saja dengan si muka palsu itu,” kata Athena yang melepaskan lilitan tangan Xavier pada pinggangnya.
“A…apa? Kenapa dia sangat keras kepala?” guman Xavier yang bersamaan dengan itu bogem mentah mendarat sempurna di wajahnya.
“Sialan…! Aku akan benar-benar membunuhmu. Hanya dengan membunuhmu maka aku akan mendapatkan Athena,” kata Elio yang menyerang Xavier.
Hap
“Jika itu keinginginanmu maka tidak akan pernah bisa kamu capai. Athena hanyalah milikku baik dulu, sekarang dan juga di masa depan. Kamu tidak akan bisa membunuhku karena aku duluan yang akan membunuhmu lalu mengirim wanita j4h4n4m itu ke neraka bersamamu..!” kata Xavier yang membalas serangan Elio.
Terlihat Xavier yang santai menghadapi Elio bahkan pria itu dengan gampangnya menyerang Elio. Xavier seperti mempermainkan Elio seperti bahan bidak catur. Namun semua langsung berubah saat mendengar apa yang diucapkan Elio berikutnya.
“Harusnya kamu mati sama seperti ibu mu yang mati karena peristiwa itu…! Harusnya kamu mengikuti wanita si4l4n itu pergi menemui Tuhan agar aku tak punya pesaing..!” teriak Elio dengan senyum sinis.
__ADS_1
Terlihat wajah Xavier yang tadinya biasa saja kini langsung berubah menjadi wajah datar dan dingin. Matanya langsung berubah tajam setajam silet menatap ke arah Elio yang tersenyum sinis seakan-akan tengah mengolok-oloknya.
“Kau…,”
“Kenapa kau mau marah? Percuma saja kamu sudah tidak bisa menghidupkannya lagi. Bahkan kuburannya saja kamu tidak tahu,” ejek Elio yang tertawa terbahak-bahak.
Sebuah bogem mentah mendarat di hidung Elio membuat hidungnya langsung berdarah.
“Aku benar-benar akan membunuhmu…!” teriak Xavier yang menghajar Elio dengan membabi buta.
Sedangkan disisi lain Athena dengan brutal menyerang Ryuga dengan kekuatan penuh. Dendam lama yang telah ia simpan selama bertahun-tahun ia lampiaskan sekarang.
Ryuga mundur beberapa langkah saat mendapat serangan pukulan di dadanya dari Athena. Ryuga menatap gadis muda di depannya itu yang sangat tidak dia kenali tapi kenapa seakan-akan gadis itu mempunyai dendam kusumat padanya.
“Sebenarnya siapa kamu? Kenapa kamu menyerangku seperti ini?” tanya Ryuga dengan napas yang ngos-ngosan.
“Aku akan memberitahumu saat mu sudah sekarat,” balas Athena yang kembali menyerang\ Ryuga.
“Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa gadis ini seakan-akan sangat emmbenciku? Matanya… matanya menunjukan jika ia mempunyai dendam yang sangat besar padaku. Tapi aku tidak mengingat pernah melakukan kesalahan padanya,” kata Ryuga dalam hati.
Saat ini pria paruh baya itu hanya bisa berada di posisi bertahan dengan tanpa bisa melakukan serangan balik. Bagaimana tidak Athena bahkan menyerangnya seperti orang yang kesurupan saja.
Sedangkan Athena gadis itu bahkan tak mengenal siapa lagi orang yang ada di sekitarnya fokus matanya adalah hanya tertuju pada Ryuga yang menjadi bulan-bulanannya.
__ADS_1
Athena menendang dagu Ryuga membuat pia itu langsung ambruk bersamaan dengan terdengarnya sebuah tembakan.
Dor