Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 78


__ADS_3

"Kami tidak mencari Athena karena itu adalah permintaan dia sendiri." Kata Kenzo dengan datar.


"APAAAA?"


"Jangan berteriak siluman kuda sialan! Suaramu merusak gendang telingaku tahu." Kenzo menatap tajam Kevin yang hanya cengengesan karena habis berteriak.


"Sorry sorry tapi..., itu artinya Amora menemui kalian bukan? Dimana dan kapan? Kenapa kalian tidak mengajakku?" tanya Kevin berurutan.


Tak


Kenzo yang tak tahan mendengar pertanyaan beruritan dari Kevin dengan segera melempar pria itu dengan cangkirnya hingga mengenai kening Kevin.


"Pak Tua kenapa kamu sangat hobi membuat masalah? Kamu membuat jidat tampanku ini terluka!"


"Aku tidak peduli kamu membuat aku kesal jadi terima akibatnya. Athena tidak menemui kami tapi dia mengirim kami surat untuk...," lagi lagi ucapan Kenzo langsung di potong oleh Kevin.


"Oh jadi Amora juga mengirimkan kalian surat aku kira hanya aku saja, oke lanjut." Ucap Kevin tanpa rasa bersalah karena telah memotong ucapan Kenzo.

__ADS_1


"Kevin sekali lagi kamu memotong ucapanku maka bukan cangkir yang akan melayang tapi teko ini yang akanmelayang." Kenzo menunjuk tekoh teh di atas meja.


Kevin yang melihat itu tentu saja bergidik ngeri karena pasti rasanya akan sangat sakit karena semua benda di depannya itu adalah barang antik yang terbuat dari bahan-bahan terbaik dan langkah pula. Dengan segera Kevin mengangkat tangannya membentuk sebuah huruf V sebagai tanda jika dia tidak akan mengulanginya lagi.


"Silahkan lanjut, aku tida akan memotong ucapan kamu lagi. Aku berjanji demi masa depanku nanti," kata Kevin sungguh-sungguh.


"Cih demi masa depan? Masa depan apa yang kamu harapkan kamu bahkan tidak menikah jangankan menikah mendekati wanita saja tidak mau. Aku jadi curiga kalau kamu itu sudah belok alias gay." Sinis Kenzo yang menyeringai licik.


"Pak Tua ini, ingin sekali aku membalas kata-katanya itu akan tetapi aku tidak mungkin menyerahkan nyawaku di esekusi dengan gratis bukan?"


Ingin sekali Kevin membalas apa yang di katakan oleh Kenzo namun mengingat Kenzo yang tidak segan untuk membunuh memutuskan untuk diam saja. Mau membalas juga percuma hanya menyerahkan nyawa di tangan pria di depannya itu dengan gratis.


Kenzo tahu apa yang dia lakukan saat ini sangatlah terlambat namun kenzo masih berharap keterlambatannya ini bisa menutupi sedikit kekecewaan sang putri padanya. Andaikan dia sadar lebih cepat Putrinya tidak perlu harus pergi jauh seperti saat ini karena mereka akan terus bersama. Akan tetapi apa guna semua hanya bisa berandai-andai.


"Apa yang Alisya rasakan memang tak pernah meleset dari target. Apa seperti itu yang dinamakan ikatan batin antara ibu dan anak? JIka iya ternyata sangat kuat, bahkan seorang ibu tak perlu melihat ia tahu keadaan anaknya seperti apa." Kata Kevin dalam hati yang mengagumi ikatan batin antara Alisya dan Amora.


"Jadi kita tidak perlu mencarinya?" tanya Kwevin yang meminta kepastian.

__ADS_1


"Tidak perlu aku percaya Athena kuat lebih dari yang aku bayangkan." jawab Kenzo dengan senyum tulus di bibirnya.


Dapat Kevin lihat terdapat kerindungan di dalam mata Kenzo terhadap Putrinya itu. Namun saat ini Kevin tidak bisa membocorkan keberadaan Athena pada siapapun.


"Dia memang lebih kuat dari apa yang kita pikirkan, dia bisa menyingkirkan siapa saja yang menghalangi jalannya." Ucap Kevin tiba-tiba membuat Kenzo langsung berbalik ke arahnya.


"Apa maksudmu?"


"Amora baik-baik saja, aku menyaksikan dirinya yang baik-baik saja tanpa ada yang perlu di khawatirkan. Sebaliknya kalian harus mempersiapkan diri untuk sewaktu-waktu menerima undangan untuk bantuan Amora. Atau mungkin juga kalian akan menerima anggota baru seperti Menantu laki-laki misalnya." Kata Kevin yang langsung berdiri dan berlari kabur dari hadapan Kenzo.


"Apa maksud dari ucapanmu Silu...," Kenzo membulatkan mata saat tak melihat keberadaan Kevin di depannya.


"KEVIN....! KEMARI KAU IALAN."


***


***Menyayangi seorang anak memanglah wajar karena semua orang tua akan seperti itu. Menyayangi dan mencintai adalah sifat alamiah seorang ayah ataupun ibu kepada anaknya. Akan tetapi janganlah karena rasa sayang yang terlalu besar itu menjadikan kita sebagai orang tua yang egois terhadapa kebebasan anak kita sendiri.

__ADS_1


Apa yang menurut orang tua baik belum tentu menurut anak itu yang terbaik. Ada saatnya seorang orang tua mendengarkan keluh kesah apa yang di inginkan oleh anak dan apa yang tidak di inginkannya. Imbangilah rasa kasih dan cinta itu dengan mendengarkan sekali dua kali keluh kesah seorang anak. Karena jika waktu kecil seluruh dunia anak adalah milik orang tua mereka. Nanun, ketika dewasa mereka juga akan penasaran hal yang ada di luar sana***.


__ADS_2