Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 201


__ADS_3

Xavier berjalan keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk di pinggangnya. Matanya melirik Athena yang sedang fokus bermain ponsel. Saking fokusnya gadis itu tidak menyadari jika dirinya sudah keluar dari kamar mandi.


Dengan langkah pelan Xavier berjalan mendekati Athena yang masih asyik dengan kegiatannya sendiri.


"Babe aku disini, kenapa malah asyik main ponsel?" Kata Xavier dengan mengambil ponsel Athena.


Athena yang merasa mainannya di ambil langsung mendongak hingga tatapan matanya langsung bertebaran dengan tatapan teduh milik Xavier.


Glek


Athena membulatkan mata saat melihat roti sobek yang begitu seksi di perut Xavier. Walau sedang menunduk tapi tetap saja roti sobek itu terlihat. Mungkin karena sering latihan membuat otot-otot Xavier terbentuk sempurna. Gadis itu menatap perut dan otot-otot Xavier dengan terpesona. Selama ini dia memang selalu melihat otot-otot Xavier tapi tidak sebagai dan menonjol sekarang.


Sedangkan Xavier yang tahu arah tatapan sang kekasih hati hanya tersenyum tipis. Dengan gerakan lembut segera Xavier mengambil tangan Athena membawanya ke arah dada dan perutnya yang berotot.


"Pegang saja, semua yang ada padaku adalah milikmu. Milikmu seorang," bisik Xavier dengan lembut.


Athena hanya emmanv sangat ingin menyentuh otot-otot Xavier dengan pelan menggerakan tangannya di atas dada Xavier sebelum menurunkannya di area perutnya. Akan tetapi, ternyata apa yang di lakukan oleh Xavier barusan menjadi bumerang untuk dirinya sendiri. Napas Xavier semakin lama semakin memberatkan dengan wajah yang memerah menahan sesuatu.

__ADS_1


"Babe," Xavier berbisik dengan suara serak nan berat.


"Hm,"


Athena hanya berdehem saja sebagai jawaban masih asyik pada kegiatannya meraba-raba otot Xavier. Athena tidak menyadari apa yang di lakukan nya itu membuat Xavier bahkan sampai susah bernapas.


Xavier menyentuh dagu Athena menaikkan sedikit hingga tatapan keduanya langsung bertabrakan.


Cup


Tanpa basa basi Xavier langsung menyerang Athena dengan kecupan-kecupan ganas di atas bibirnya. Ciuman keduanya berlangsung lama dengan Xavier yang mencium Athena dengan ganas membuat gadis itu kesalahan meladeninya.


"Alu benar-benar merindukanmu Babe," ucap Xavier dengan nada lembut namun terdengar berat.


"Aku juga merindukanmu Babe," balas Athena dengan menaikkan kepalanya sedikit hingga bisa mengecup rahang dan leher Xavier


Wussssh

__ADS_1


****..!


Demi Tuhan Xavier tidak tahan lagi segera mendorong kepala Athena menjauh sebelum kembali menyerang sang kekasih dengan cumbuan yang lebih ganas lagi. Dia ingin memiliki Athena membawanya sampa ke dalam lautan terdapat. Membawanya terbang menggapai langit ketujuh hingga memberikan warna dan semua apa yang di inginkan sang kekasih.


Gila…


Xavier menggila dengan perasaan uang semakin membuncah dan juga dada yang berdebar kencang. Dunianya bahkan hanya Athena, hanya wanita itu yang membuatnya menggila seperti ini.


Idiot…


Dia bahkan bersedia menjadi idiot karena atas nama cinta karena cintanya pada Athena kini sudah berada di level paling tertinggi. Dia akan menjadi manusia paling bodoh dan juga paling gila jika sampai melepaskan Athena dari salam hidupnya.


Kepala Xavier terasa berat dengan sesuatu di bawah sana yang merontah-rontah untuk keluar dari tempatnya. Walau keadaannya yang setengah waras setengah gila Xavier berusaha tetap lembut mencumbu sang kekasih hati.


Tanda merah telah terlihat di leher jenjang Athena sebagai bukti cinta dari sang pria


Walau begitu Xavier tidak berhenti Xavier terus memberikan tanda cinta pada Athena hingga sampai satu kencing bagian atas terbuka memperlihatkan tulang leher Athena yang menantang iman.

__ADS_1


"Babe, aku sangat menginginkanmu. Sangat-sangat menginginkanmu Babe," bisik Xavier di depan bibir Athena.


__ADS_2