Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
Bab 211


__ADS_3

Sinar matahari pagi masuk ke dalam kamar membangunkan Xavier yang masih tertidur nyenyak. Merasakan cahaya terang masuk ke dalam mengenai wajah nya Xavier langsung bangun dari tiidurnya mengerjapkan matanya sebelum duduk di sandaran ranjang yang dia gunakan untuk tidur di sana.


''Sudah pagi ternyata,'' guman Xavier yang langsung bangun dari tidurnya.


Dengan gerakan cepat Xavier langsung menuju kamar mandi dengan membawa handuk di tangannya. Sampai diklek kamar mandi, Xavier langsung melihat wajahnya yang sudah tidak lagi memar sepertiu kemarin. Tak ingin memikirkan hal itu Xavier langsung membersihkan diri karena hari ini dia akan menjalani uji coba bersama Kenzo dan Kaisar.


Uji coba? Tentu saja dia akan melakukannya mereka tidak akan membiarkan Xavier masuk begitu saja menjemput Athena. Mereka akan memastikan jika Xavier memang pantas bersandang dengan Athena. Bukan soal matari tapi soal bagaimana Xavier bisa menjadi sosok yang akan melindungi Athena.


Beberapa saat kemudian terlihat Xavier keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk saja bahkan sisa-sisa air ada di kepala Xavier. Pria irtu berjalan ke Walk in Close mengambil pakaiannya lalu memakainya dengan cepat.


Ceklek


Xavier langsung membuka pintu kamar tamu lalu menuju meja makan dan benar saja sampai disana mereka semua sudah berkumpula hanya dirinya aynag belum duduk. Alisya mempersilahkan Xavier duduk dengan menggunakan tatapan tajam.


Syukur tatapannya bukan peluru jika saja itu pelluru sudah menjanda Athena sebelum di kawinin.

__ADS_1


''Selamat makan,''


Mereka makan dengan tenang dan juga tanpa mengeluarkan suara apapun itu hanya suara sendok dan garpu saja yang terdengar hingga beberapa saat kemudian acara makan selesai.


''Sayang, Princess kami langsung berangkat ya. Xavier..! Kaisar..! Ayo,''


Kenzo di ikuti oleh Xavier dan juga Kaisar langsung keluar dari mension mewah itu. Xavier dengan tanpa mengeluarkan suara apapun atau protes apapun hanya mengikuti Kenzo pria paruh baya di depannya itu. Mereka masuk ke dalam mobil dengan Kenzo yang menyetir sendiri.


Meliohat akan hal itu Xabvier dan Kaisar langsung masuk ke dalam mobil bagian jok belakang. Kenzo yang melihat itu hanya mendengus kesal pasalnya dia terlihat seperti supir sekarang. Namun karena tidak ingin berdebat dengan Kaisar maka Kenzo tak punya pilihan lain selain menjalankan mobil itu menjauh dari kediaman mewah milik Kenzo.


''Ayo turun..!'' ucap kenzo yang terdengar seperti perintah saja.


Xavier yang memang tidak tahu apa-apa langsung turun mengikuti apa yang di perintahkan oleh Kenzo. Sampai mereka turun mereka langsung masuk ke dalam markas. Sepanjang jalan orang-orang itu langsung memberi hormat pada Kenzo dan juga pada Kaisar membuat Xavier yakin jika tempat ini adalah markas mereka.


''Selamat datang Lord, Tuan besar,'' kedua penjaga piuntu itu langsung membukkan badan mereka terhadap Kaisar dan Kenzo.

__ADS_1


''Buka..!''


Pintu ruangan itu terbuka mereka masuk ke dalam dengan Kenzo yang memimpin jalan mereka hingga yang membuat Xavier tercengan adalah di dalam ruangan itu ada taman dan juga  danau.


''Ujian pertama mu adalah dalam danau itu,'' kata Kenzo dengan datar.


Xavier yang mendengarnya langsung menatap ke arah danau itu yang terlihat seperti pada danau pada umumnya walau Xavier tahu jika danau itu jelas-jelas danau buatan.


''Kita tinggal disini selama 2 minggu dan 2 minggu itu adalah waktu mu untuk membuktikan diri jika kamu memang pantas uyntuk putriku. Jika kamu gagal maka kamu akan aku jadikan makanan buaya peliharaanku,'' kata Kenzo dengan datar.


''Baik..!'' jawab Xavier dengan tegas.


Di dalam danau itu ada 20ekor buaya liar kamu harus bisa bertahan selama 30 menit atau harus bisa membunuh mereka tanpa senjata apapun itu. Kamu mengerti..!'' sentak Kenzo dengan suara dingin dan aura yang menakutkan.


''Aku siap,''balas Xavier dengan datar.

__ADS_1


''Masuklah, waktumu di mulai dari sekarang...!''


__ADS_2