
“Kamu sudah kenyang Babe, jadi saatnya tidur kembali,” bisik Xavier yang berjalan menuju kamarnya.
“A…apa?” wajah thena memerah sampai di telinganya.
Sampai di kamar Xavier dengan lembut menurunkn Athena di tengah-tengah ranjang dengan dirinya yang ada di atas tubuh Athena.
“Ada apa dengan wajahmu Babe? Apa kau malu,” Xavier meniup pelan mata Athena yang mempunyai bulu mata yang sangat lentik.
Sedangkan Athena yang merasakan jika wajahnya panas segera menyusupkan wajahnya di dada bidang Xavier. Gadis itu tahu jika saat ini wajahnya pasti sudah memerah seperti buah tomat.
“Wanitaku sangat menggemaskan. Sepertinya aku harus segera menyelesaikan permasalahan di kantor lalu setelah itu baru menemui ayah mertua dan juga ibu mertuaku. Apa mereka mau menerimaku? Ibu mertua masih bisa aku dapat restunya tapi bagaimana dengan si Ayah mertua dan si calon kakak ipar nanti? Mereka berdua adalah singa jantan yang sangat posesif terhadap wanitaku. Aku harus memperkuat diri lagi jika tidak aku akan mati di tangan kedua orang itu,” kata Xavier dalam hati yang bergidik ngeri membayangkan dirinya akan menjadi mainan kedua pria tersayang milik wanitanya itu.
Athena yang tidak merasakan adanya pergerakan dari Xavier langsung mendongak ke atas. Namun ia melihat jika Xavier sedang melamun entah memikirkan apa.
“Apa yang kau pikirkan? Kau sedang memikirkan wanita lain ya…?” kesal Athena karena merasa di abaikan oleh Xavier.
Xavier yang tersadar dari lamunannya saat mendengar suara kesal sang kekasih langsung menunduk menatap Athena yang sedang menatapnya tajam. Melihat itu membuat Xavier menjadi gemas sendiri hingga kembali meraup bibir manis sang kekasih.
Cup
“Jangan berfikir yang tidak-tidak Babe, aku hanay milikmu seorang. Baik raga maupun jiwa semuanya adalah milikmu,” bisik Xavier yang setelah memberikan gigitan kecil di b1b1r sang kekasih.
“Benarkah?” Athena dengan nakalnya meraba dada bidang Xavier yang masih terhalang oleh kaos yang di kenakan oleh pria itu.
“Babe,” Xavier memanggil Athena dengan suara beratnya.
Matanya menatap sayu Athena yang masih dengan senyum manis di wajahnya namun tangannya sudah bermain nakal di sekitar dada Xavier.
Xavier yang melihat tingkah sang kekasih hanya bisa menutup mata menikmati usapan demi usapan yang di berikan oleh sang kekasih. Lembut namun membangunkan sesuatu yang sedang tertidur itu. Napas Xavier semakin berat dengan jakun yang naik turun seperti menahan sesuatu.
Srekkk
Xavier langsung membuka matanya saat mendengar sesuatu yang robek. Matanya menunduk melihat jika kaos yang dia kenakan kini sudah robek di tengah-tengah akibat tarikan Athena. Melihat itu bukannya marah Xavier justru terkekeh kecil dengan melepaskan baju yang sudah sobek itu hingga terpampang jelas tubuh atletisnya yang penuh akan otot-otot.
__ADS_1
‘‘Wanitaku memang berbeda,” guman Xavier dalam hati dengan mengulum senyum melihat Athena yang agresif.
Cup
“Babe…,”
Darah Xavier berdesir, tubuhnya seperti disengat listrik saat bibir tipis Athena menyentuh kulit dadanya. Imannya benar-benar di uji dengan saat-saat seperti ini. Athena adalah ujian terbesar darinya apalagi tangan Athena yang mulai bergerak bebas kesana kemari.
“Otot dan tubuhmu sangat bagus, aku menginginkannya,” bisik Athena di telinga Xavier tak lupa memberi gigitan kecil disana membuat Xavier semakin bergerak gelisah.
“Honey,” bisik Athena lagi yang semakin gencar menggoda Xavier.
“A..aku milik…mu Babe,” ucap Xavier yang terbata-bata dengan suara beratnya.
Tak tahan karena terus di goda Xavier menarik lembut kepala Athena hingga tercipta jarak antara mereka berdua. Tanpa banyak membuang waktu Xavier langsung melabuhkan bibirnya di atas benda kenyal yang sedari tadi sangat ia cicipi. Napasnya semakin berat saat sang kekasih membalas cumbuannya dengan tak kalah agresifnya.
Puas dengan benda kenyal merah itu Xavier menurunkan bibirnya mengecap dagu, rahang hingga sampai di leher jenjang yang membuat keadaannya semakin sesak di bawah sana. Tak sanggup menolak membuat Xavier langsung menerkam leher jenjang itu dengan begitu bersemangat hingga membuat Athena mengeluarkan suara yang ambigu.
Lenguhan kecil dengan suara yang disertai erengan itu membuat Xavier semakin menggila mencumbu Athena yang sepertinya juga terbuai dengan apa yang dilakukan oleh Xavier. Keduanya larut dengan apa yang mereka rasakan masing-masing membuat keduanya sepertinya lupa daratan.
Srekkk
Lagi lagi Xavier langsung kaget saat mendengar suara robekan kain itu. Namun saat melihat ke bawah Xavier membelalakan mata saat melihat jika kini atasan Athena sudah robek dan memperlihatkan kulitnya yang putih bersih dan lembut layaknya porselin yang telah dirawat bertahun-tahun dengan penuh kasih sayang dan perhatian.
“Babe apa yang kamu lakukan hem?” Xavier memandang Athena yang tengah menatapnya dengan pandangan mata yang sama.
Sayu dan penuh gairah
Keduanya bisa melihat dan mengerti apa yang mereka rasakan masing-masing. Namun Xavier tidak berani bergerak. Demi Tuhan imannya sekarang ini sudah berada di ujung tanduk sekali saja Athena meminta maka dapat Xavier pastikan jika malam ini akan menjadi pergulatan panas antara keduanya.
“Babe tidurlah,” bisik Xavier yang ingin berguling di samping Athena namun sepertinya Dewi fortuna sedang tidak ada di jalannya. Karena Athena yang tak sengaja menyenggol lengan Xavier membuat Xavier jatuh dan kulitnya langsung bersentuhan dengan kulit sang kekasih.
“Babe,”
__ADS_1
“Honey aku menginginkanmu,” bisik Athena dengan nada yang mendayu meluluh lantahkan semua pertahanan Xavier.
“Shit…, ini kamu yang meminta Babe. Jangan menyesal setelah ini kamu tidak akan pernah aku lepaskan lagi,” ucap Xavier dengan suara berat dan nafas yang memburu.
“Aku milikmu,”
Xavier tak banyak tanya langsung menyerang sang kekasih dengan cumbuan yang semakin memabukan dan menggairahkan membuat Athena lupa daratan.
Xavier sudah memutuskan apapun yang terjadi di masa depan ia tidak akan pernah mengalah dengan membiarkan Athena pergi dalam hidupnya. Jika bayarannya dengan nyawa karena sudah membuat anak kesayang seorang Kenzo Devandra Keano maka akan Xavier berikan. Bahkan jika mereka meminta nyawanya saat ini juga akn dia berikan. Xavier akan lebih memilih mati daripada harus melihat dan menyaksikan wanita yang dia cintai hidup bersama pria lain.
Malam yang gelap dengan temani rintik-rintik hujan membuat kedua insan yang sedang bergumul itu tak merasakan kedinginan. Nyatanya dinginnya udara malam di tambah dengan dinginnya AC tak membuat kedua insan yang sedang memadu kasih itu kedinginan. Nyatanya mereka justru bermandikan peluh satu sama lain. Suara nyanyian shadu dan juga bisikan cinta merdu terdengar di dalam kamar itu yang sudah berapa kali keduanya ganti posisi.
“Ah Babe…,”
***
Jangan lupa mampir di Novel baru Othor ya teman-teman biar banyak pembaca banyak pendukung dan semangat juga Up-nya
Judul Love Obsession Mr Mafia
Menceritakan sebuah perjuangan seorang gadis kecil yang mencintai seorang pria dewasa yang tidak mencintainya. Hingga karena sebuah pengkhianatan sang pria membuat pria itu membuat sang gadis pergi dari kehidupan sang pria yang dia cintai.
Selama bertahun-tahun mereka terpisah hingga mereka kembali di pertemukan dengan kondisi yang berbalik. Sang pria yang mencintai wanita dan sang wanita yang tidak mempercayai lagi cinta.
Judul : Hanya Pengantin Pengganti
Mencveritakan seorang wanita yang bernama Valeria yang harus bersedia menggantuikan sang adik untuk menikah dengan pria asing pilihan sang ayah.
Jangan Lupa Mampir ya
__ADS_1