Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 158


__ADS_3

“Itu permainan yang menarik Honey…!”


Deg


Xavier yang mendengar akan hal itu langsung menoleh ke arah Athena. Wajahnya langsung memerah hingga sampai ke telinga. Dante yang melihat wajah tersipu malu milik sang Tuan rasanya ingin tertawa terbahak-bahak.


"Apa-apaan itu? Sejak kapan Tuan memiliki ekspresi seperti itu?" kata Dante dalam hati membuang muka.


"Ayo lanjutkan," kata Athena dengan enteng memasukan makanan ringan di dalam mulutnya.


"Oke babe,"


Srettt


Xavier lagi lagi menarik satu orang lalu mulai melakukan permainan seperti di awal.


"Katakan siapa yang berani membuat kalian melawan wanitaku?" Xavier menatap nyalang mereka satu persatu.


"KATAKAN...!"


"Kami hanya mengikuti apa yang dikatakan oleh Nona Mona, Tuan,"


"Mona? Siapa itu?" Xavier mengerutkan dahi saat mendengar naam wanita yang menurutnya tidak dia kenali. Mungkin semua nama wanita tida dia ketahui selain nama ibu dan juga Athena serta keluarga Athena.


"Kalau tida salah Mona itu merupakan anak buah kita yang melatih parta anggota kita yang berjenilamin wanita Tuan," sahut Dante.


"Panggil dia kemari...!" perintah Xavier dengan menatap tajam mangsanya.

__ADS_1


"Baik Tuan,"


Dante langsung keluar dari ruangan itu lalumencari biang masalah yang membuat mereka semua hampir mati.


Dor dor dor


Xavier tanpa ampun membunuh mereka semua dengan melubangi kepala mereka satu persatu hingga semuanya langsung tewas dengan kepala yang lubang.


Tak bersalang lama Dante kembali masuk di ikuti dengan seorang wanita yang berwajah cantik dan tubuh yang ramping dan kokoh.


"Tuan emmanggil saya?" terdengar suara wanita itu yang di lembut-lembutkan kepada Xavier.


PLAK


Tanpa melakukan atau mengeluarkan suara sedikitpun Xavier langsung menampar wanita itu dengan keras hingga sudut bibirnya sampai sobek.


"Tuan?"


"Berani sekali mulut kotormu itu menfitnah wanitaku ha...?"


"Tuan, saya mengatakan yang sebenarnya. Wanita ini hanaylah wanita mur4h4n yang ingin menggoda Tuan," teriak wanita itu yang tak terima karena di salajhkan.


Plak


"Masih beranin kamu menyebut wanitaku dengan mulutmu yang kotor seperti tiu ha...?"


"Tuan, saya tahu wanita itu sengaja naik di atas ranjang Tuan. Saya tyahu akan hal itu Tuan, dia hanya ingin menguasai seluruh kekayaan Tuan,"

__ADS_1


"DASAR WANITA TIDAK TAHU DIRI..! APA KAMU PIKIR WANITAKU WANITA MISKIN HA...? BAHKAN HARTAKU TIDAK ADA ARTINYA UNTUK DIA...!"


"Honey betina ini tadi juga yang mencvari amsalah denganku," terdengar suara Athena yang mengadu pada Xavier.


"Diam kamu weanita sialan...! Tidak pantas Tuan Xavier bersanding dnegan wanita sepertimu," teriak wanita itu yang menatap tajam Athena.


"Eh betina ngamuk. Emang yang cocok sama tuh si Tuan kamu tuh siapa? Betina kayak kamu?" sinis Athena.


Dante dan Rania yang mendengar apa yang dikatakan oleh Athena dan nama yang di beri julukan untuk wanita itu hanya bisa menahan tawa. Bagi Dante baik Xavier maupun Athena memiliki satu kesamaan yaitu suka memberi julukan atau anma pada orang lain dengan nama yang menurutnya menyebalkan.


"Ya harusnya Tuan Xavier bersamaku bukan bersama dengan wanita sepertimu. Tuan Xavier hanya milikku...!" teriak wanita itu yang sepertinya suidah kecoplosan.


"Eh betina, denar ya..! Xavier itu priaku P.R.I.A.K.U enak benar kamu mau mengambilnya," kesal Athena yang berdiri di kursinya.


Gadis itu sangat tidak menyukai jika ada seseorang yang ingin memiliki atau merebut apa yang memang harus menjadi milknya.


"Jika kamu tidak ada Tuan Xavier tidak akan mungkin berpaling dariku,"


Athena yang mendengar ucapan wanita itu langsung bertambah kesal. Seakan-akan jika Xavier dan wanita itu pernah memiliki hubungan spesial. Sontak saja dia langsung menghampiri Xavier.


''Kamu pernah ada hubungan sama dia?" tanya Athena pada Xavier dnegan menujuk wanita di depan Xavier.


Sontak saja Xavier langsung menggelengkan kepalanya dengan keras. Bagaimana bisa dirinya memiliki wanita lain apalagi sampai memiliki hubungan spesial sedangkan dari kecil dia hanya mencintai satu wanita saja.


"Tentu saja kami punya hubungan bahkan Tuan Xavier sang aku pernah tidur bersama..!"


"APAAAA?"

__ADS_1


__ADS_2