
“Harusnya aku yang di culik bukan `kamu,” kesal Xavier yang menatap sinis Dante.
“Haa…?”
Semua orang melongo dengan apa yang dikatakan oleh sang Bos.Mana ada orang yang mau di culik dengan suka rela seperti apa yang di inginkan oleh Xavier.
“Anda mau di culik Tuan?” tanya Tara dengan bingung.
“Iya, aku mau-mau saja jika penculiknya Athena,” jawab Xavier dengan senyum manis di bibirnya.
“Anda mau-mau saja tapi anda juga akan langsung di racun dengan racun mematikan dari Nona Athena,”
Pfffff
Sontak Tara dan si kembar langsung menutup mata eh salah menutup mulut saat mendengar apa yang dikatakan oleh Dante.
“Apa maksudmu?” tanya Xavier datar.
“Tuan saya di culik Nona Athena dan Nona Athena langsung menyuntikan saya racun yang sangat mengerikan. Kalian tahu, tikus yang begitu gemuk langsung meleleh menjadi seperti es cream hanya karena racun Nona AThena. Waktu itu saya hanya punya waktu 5 menit untuk memiliki kesempatan hidup jika tidak maka saya akan meleleh seperti es cream,” terang Dante dengan wajah pucat.
Dante bahkan setiap kali mengingat akan efek racun dari Athena langsung bergidik ngeri. Bahkan racun Athena mengalahkan kejamnya racun buatan si ilmuwan gila Rey.
“Maksudmu Nona Athena menciptakan sebuah racun begitu?” tanya Rey dengan tenang.
“Bukan hanya menciptakan Rey…! Aku bahkan menjadi bahan percobaan untuknya. Kalian pikir kalian bisa menghentikan Nona Athena jjika dia sudah memutuskan untuk masuk di medang perang itu? Tidak…! Bahkan Nona Athena berada selangkah di depan kita,” terang Dante dengan panjang kali lebar.
“Sebenarnya aku malu mengatakan hal ini tapi mau gimana daripada kena hukuman si Tuan Xavier mending jujur,” kata Dante dalam hati melirik ketiga orang di depannya itu.
__ADS_1
Xavier yang mendengarnya hanya bisa diam dan terduduk lemas di kursinya. Xavier sampai lupa jika Athena bukanlah orang biasa. Ayah dan ibunya adalah dua monster yang di persatukan membuat anak-anaknya juga akan tak kalah hebatnya.
“Tidak mengherankan jika Athena begitu pintar bahkan telihat mengerikan. Kedua orang tua-nya yaitu Yuan Kenzo dan Nyonya Alisya adalah dua monster dari dunia bawah yang di persatukan. Jika ayah dan ibunya saja sudah menyeramkan apakah anaknya akan menjadi anak yang bodoh dan lugu?”
“Memangnya Nyonya Alisya kelompok mana Tuan? Yang aku tahu Nyonya Alisya adalah salah satu pemilik perusahaan besar di Rusia,” kata Tara.
“Cih kau tidak tahu apa-apa setelah mengikutiku bertahun-tahun? Nyonya Alisya adalah ketua dari kelompok Dark Devil yang sangat misterius beberapa puluh tahun lalu,”
“Ah aku pernah mendengarnya, tak di sangka ternyata ketuanya seorang wanita,” ungkap Roy ayng memang pernah mendengar sejarah atau informasi tentang kelompok Dark Devil yang sangat misterius itu.
“Lalu apa yang kita akan lakukan untuk menghadapi si kep4r4t itu? Aku justru takut dia mencelakai Nona Athena karena mengetahui jika anda juga menyuklai Nona Athena,” kata Tara dengan serius.
“Kita akan mempersiapkan semuanya dengan matang. Tara hubungi pasukan Shadow untuk ikut terjun di pertempuran kali ini,” perintah Xavier dengan datar.
“Baik Tuan,” jawab Tara dengan menganggukan kepala.
“Dante siapan pasukan tingkat S untuk berada di medang paling depan..!”
Dengan langkah pasti Athena masuk ke dalam restoran mewah itu yang langsung menuju ruangan VIP yang di pesan oleh Adrian.
“Maaf karena emmbuat anda menunggu Tuan Adrian…, tadi terjadi kemacetan jadi saya tidak sempat untuk datang tepat waktu,” kata Athena dengan basa basi.
Padahal dalam kejadian sebenarnya adalah Athena sengaja datang terlambat karena Athena tahu jika pun dia terlambat sosok pria paruh baya di depannya itu tidak akan pernah marah karena bayarannya tinggi.
“Tidak apa Nona, saya juga baru tiba kok,” kata Adrian dengan memamerkan senyum lebarnya.
“Namanya juga serakah mana berani dia marah,” kata Athena dalam hati yang menatap Adrian dengan sinis.
__ADS_1
“Langsung saja Tuan Adrian, apa benar tanah yang ada di lokasi Xx itu adalah lahan anda?” tanya Athena dengan bersikap profesional.
“Benar Nona, itu memang tanah milik saya. Apa Nona berminat ingin membelinya?”
“Benar, saya sangat tertarik dengan lokasinya yang jauh dari keramaian dan pemandangannya yang dekat dengan pantai. Saya menginginkan tanah itu,”
“Sebenarnya tanah itu tidak saya jual tapi karena sepertinya Nona Athena sangat menginginkannya maka saya akan menjualnya kepada Nona. Hanya saja mungkin sedikit tinggi,” kata Adrian dengan wajah yang sedikit tak rela agar menyakinkan.
“Pak Tua ini…, untuk apa memasang ekspresi bodoh seperti itu? Apa dia aku ada bodoh yang tidak akan tahu apa-apa. Bilang saja karena kamu tergiur dengan banyak uang makanya mau untuk menjual tanha itu. Dasar tua bangka bau tanah,” umpat Athena dalam hati yang mengumpati Adrian.
“Katakan saja,” kata Athena dengan malas.
“Emmm bagaimana dengan 800 juta?” ucap Adrian dengan ragu-ragu.
“Dasar tua bangka 800 juga lokasinya juga tidak luas tapi karena aku sedang mencari tahu sesuatu maka aku ikuti mau mu,” kata Athena dalam hati.
“1 M tapi semua isi di dalamnya adalah milikku. Bagaimana?” tawar Athena dengan senyum manis di wajahnya.
“Baik, saya setuju…!” ucap Adrian dengan lantang.
Athena yang mendengar dan melihat bagaimana pria paruh baya di depannya itu dengan mudah menyetujui apa yang dia ajukan hanya bisa geleng-geleng kepala saja karena tak menyangka jika bisa seperti ini.
Namun Athena malas memikirkan hal yang tak penting baginya makanya Athena langsung mengambil tasnya mengeluarkan sebuah cek lalu di berikan kepada Adrian.
“Di dalam cek ini ada uang senialai 1 M anda bisa mencairkannya nanti,” ucap Athena yang langsung menyerahkan cek itu kepada Adrian.
“Terima kasih Nona, ini sertifikatnya..!” Adrian memberikan sertifikat tanah itu kepada Athena.
__ADS_1
“Tuan tolong tanda tangan disini sebagai bentuk saya adalah pemilik sah dari tanah itu,”
Adrian tanpa rasa curiga langsung menanda tangani berkas itu tanpa melakukan riset dan membaca dengan baik apa yang ada di dokumen itu.