Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
Bab 54


__ADS_3

"Kamu kenapa menyamar seperti ini baby?" Kevin bertanya dengan menatap lembut putri angkatnya itu.


"Apa kamu merasa tidak puas dengan apa yang di berikan oleh daddymu atau kakakmu? Kenapa kamu harus lari dengan cara seperti ini? Mommy mu pasti mengkhawatirkanmu baby," lanjut Kevin yang mengelus rambiut Amora.


"Amora selalu merasa puas Yah, tapi Amora juga butuh kebebasan. Amora tidak benci kepada daddy dan Kaisar tapi Amora juga ingin bebas seperti gadis muda lainnya yang hidup bebas dengan terbang tinggi sejauh apa yang mereka inginkan," balas Amora dengan tatapan mata yang redup.


"Mereka seperti itu karena mengkhawatirkan kamu baby, di dunia ini seorang ayah akan lebih mencintai Putrinya di bandingkan apapun. Bahkan Daddy akan lebih mencintaimu di bandingkan Mommy mu karena apa? Kamu di ibaratkan jantung seorang Ayah dan hatinya adalah milik istrinya. Mereka hanya takut kejadian itu terulang kembali...," Tegas Kevin.


"Tapi ini sudah berlalu Ayah bahkan aku di kurung dan di jaga ketat layaknya anak kecil. 12 tahun bukan waktu yang singkat aku jalani Ayah. Saat aku berumur 10-20 tahun aku tahan menjalaninya tapi selebihnya aku juga ingin bebas. 12 tahun aku hidup layaknya seorang tahanan yang harus selalu di awasi setiap saat. Aku tahu mereka menyayangiku tapi aku juga butuh sayapku sendiri. Aku sudah besar Ayah bukan anak 10 tahun yang tidak bisa apa-apa saat di culik!"


Deg


Kevin yang mendengara apa yang dikatakan oleh Amora langsung tertegun di tempat. Kevin menatap Amora yang menatapnya dengan tatapan sendu. Kevin tahu dia jika sang putri angkat pasti merasa tertekan karena harus di ikuti setiap saat dimanapun dia berada.


"Athena yang sekarang bukan lagi Athena yang dulu, jika dulu Athena hanya bisa melukai mereka maka Athena yang sekarangf bahkan bisa membunuh mereka dengan jentikan jari." Kata Amora dengan tatapan mata yang langsung menajam.


Glek

__ADS_1


Dengan susah payah Kevin menelan ludah mendengar apa yang dikatakan oleh Amora. Dari sini Kevin sudah bisa menebak njika putrinya itu bukan hanya berlindung di belakang Kenzo dan Kaisar.


"Kamu tidak hanya bergantung pada keluargamu baby, aku tidak yakin jika Kaisar akan menjadi pemegang tahta tertinggi di dunia bawah jika kamu muncul," batin Kevin yang menatap Amora dengan rasa bangga sekaligus juga ngeri.


Bukan lagi rahasia jika Amora memang lebih pintar di bandingkan kaisar, bedanya Kaisar terlihat lebih berpikir panjang di banding Amora yang jika sudah bilang mati maka tanpa pikir panjang dia akan langsung membunuh lawannya. Lagipula Amora tidak mau saat dirinya di tawari untuk menjadi Queen di kelompok Mommy nya atau kelompok Black Devil hingga kelompok itu di gabung dengan kelompok Kenzo yang di pimpin langsung oleh Kaisar saat ini.


"Maafkan Ayah," Kevin memeluk Amora dengan sayang.


Tanpa di ketahui oleh Amora dan Kevin jika apa yang mereka ucapkan di dengar langsung oleh Xavier yang berada di belakamng pintu.


"Kamu kenapa menyamar seperti ini baby?"


"Apa kamu merasa tidak puas dengan apa yang di berikan oleh daddymu atau kakakmu? Kenapa kamu harus lari dengan cara seperti ini? Mommy mu pasti mengkhawatirkanmu baby,"


"Amora selalu merasa puas Yah, tapi Amora juga butuh kebebasan. Amora tidak benci kepada daddy dan Kaisar tapi Amora juga ingin bebas seperti gadis muda lainnya yang hidup bebas dengan terbang tinggi sejauh apa yang mereka inginkan,"


"Mereka seperti itu karena mengkhawatirkan kamu baby, di dunia ini seorang ayah akan lebih mencintai Putrinya di bandingkan apapun. Bahkan Daddy akan lebih mencintaimu di bandingkan Mommy mu karena apa? Kamu di ibaratkan jantung seorang Ayah dan hatinya adalah milik istrinya. Mereka hanya takut kejadian itu terulang kembali...,"

__ADS_1


"Tapi ini sudah berlalu Ayah bahkan aku di kurung dan di jaga ketat layaknya anak kecil. 12 tahun bukan waktu yang singkat aku jalani Ayah. Saat aku berumur 10-20 tahun aku tahan menjalaninya tapi selebihnya aku juga ingin bebas. 12 tahun aku hidup layaknya seorang tahanan yang harus selalu di awasi setiap saat. Aku tahu mereka menyayangiku tapi aku juga butuh sayapku sendiri. Aku sudah besar Ayah bukan anak 10 tahun yang tidak bisa apa-apa saat di culik!"


Deg


Xavier yang mendengar akan hal itu langsung tertegun dengan tubuh yang berdiri kaku. Apa indra pendengarannya tidak bermasalah? Dia mendengar jika Amora pernah di culik waktu kecil. Pernyataan Amora yang di kawal oleh sang daddy selama 12 tahun membuat Xavier mengerti satu hal tentang gadis pujaannya itu.


"Jadi ini alasan kamu tidak ingin di ikuti, Dear? Aku mengerti, aku tidak akan melakukan hal itu. Kamu ingin kebebasan maka akan aku berikan, aku akan menjaga dan melindungimu dengan caraku sendiri." Guman Xavier yang belum bergerak masuk juga.


"Athena yang sekarang bukan lagi Athena yang dulu, jika dulu Athena hanya bisa melukai mereka maka Athena yang sekarangf bahkan bisa membunuh mereka dengan jentikan jari."


"Menarik! Wanitaku sungguh menarik," smirk Xavier dengan senyum iblisnya.


Setelah menunggu cukup lama namun tidak ada lagi suara Xavier memutuskan untuk masuk ke dalam ruangan.


Ceklek


"Dear...,"

__ADS_1


__ADS_2