Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 137


__ADS_3

“SEMUANYA… SERANG….!” teriak Elio yang langsung memerintahkan anak buahnya untuk menerjang pintu gerbang markas Mafia Tiger.


"SEKARANG...!"


Elio tersenyum penuh kemenangan melihat anak buahnya yang menyerbu gerbang markas Mafia milik Xavier. Namun, di detik berikutnya Elio langsung membelalakan mata hingga hampir keluar saat melihat anak buahnya yang kejang-kejang dan berteriak kesakitan.


AAAAAAAA


“TIDAK…..! APA YANG TERJADI…?” teriak Elio panik bukan main.


“Tuan sepertinya markas mereka telah di pasangkan pengamanan dengan aliran listrik,” ucap salah satu anak buah yang ada di sebelah Elio.


Sontak saja Elio kaget saat mendengar penuturan dari anak buahnya itu. Dengan gerakan cepat Elio langsung mengangkat tangannya lalu memberi perintah pada anak buahnya.


“HANCURKAN GERBANGNYA DENGAN BOOM….!” teriak Elio dengan amarah yang meledak-ledak.


Mendengar akan hal itu mereka segera mundur lalu di detik berikutnya terdengar sebuah ledakan di gerbang markas Xavier.


“Tuan pertahanan pertama sudah mereka bobol,” ucap Dante yang melihat situasi di luar lewat leptop di depan mereka.


Shadow bergerak sekarang…!” perintah Xavier lewat earphone di telinganya.


“Kalian semua ikut aku…! Sudah saatnya anak haram itu aku beri dia pelajaran,” geram Xavier dengan segala apa yang dilakukan oleh anak selongkuhan ayahnya itu.


“INI YANG AKU TUNGGU-TUNGGU SEDARI TADI…!” pekik Tara yang memang jika sudah menyangkut tentang perkelahian apalagi bunuh-bunuhan maka Tara jagonya.


Sampai di luar ternyata pertahan pertama mereka telah di hancurkan oleh Elio hingga anak buah Elio bisa masuk ke dalam halaman markasnya.


“Oh akhirnya kamu keluar juga saudaraku tercinta…!”ejek Elio yang berdiri di depan Xavier sejarak 2 meter saja.


“Aku memang akan keluar dan jangan memanggilku saudara karena aku tak sudi punya saudara yang lahir dari p3l4cur…!” balas Xavier dengan enteng.

__ADS_1


“Sialan, jangan menghina ibuku…! Ibuku bukan seperti itu…!” teriak Elio yang tidak terima karena ibunya dikatai dengan sebutan p3l4cur oleh Xavier.


Dor


Xavier tanpa banyak basa basi langsung menyerang Elio dengan pistol bersyukur Elio yang memang siaga akhirnya bisa menghindari peluru Xavier.


“Kau…,”


“Jika kau hanya ingin datang adu b4cot mending kamu pulang. Tempat ini bukan tempat adu b4cot tapi adu kekuatan…!” teriak Xavier yang langsung berlari menerjang musuh.


Dor dor dor


Suara tembakan menggema di hutan yang sunyi itu. Hujaman peluru sudah seperti sebuah kembang api yang di mainkan di malam tahun baru. Perkelahian antara kubu begitu sengit dan mematikan membuat semuanya saling menyerang dengan kekuatan penuh.


Terlihat Xavier yang menyerang lawannya dengan sekali serangan namun mereka langsung terkapar tak berdaya. Bagaimana tidak Xavier menyerang mereka dengan menggunakan kekuatan yang besar. Selain itu Xavier selalu menyerang mereka dengan arah titik vital membuat mereka langsung meregang nyawa.


“Tuan posisi penembak jitu di temukan…! Sekarang kita kekurangan pasukan jarak jauh….!” terdengar suara Dante di balik earphone yang digunakan oleh Xavier.


“Sial, aku terlalu meremehkan mereka hingga aku tak memanggil bantuan dari markas cabang. Dengan kondisi seperti ini akan sangat sulit membalik keadaan. Sialan…!” Xavier hanya bisa mengumpat dalam hati.


Xavier tak menyangka jika Elio dan Ryuga akan membawa pasukan sebanyak ini. Xavier bisa menebak jika pasukan Ryuga kali ini pasti sekitar 70% dari jumlah apsukan khusus miliknya.


Bugh


“APAPUN YANG TERJADI B4JING4N ITU HARUS MATI….!” teriak Xavier yang menggila dengan menyerang setiap lawannya yang mendekat ke arahnya.


HAHAHAHA


Xavier menoleh ke arah asal suara hingga ia bisa melihat sosok yang sedari tadi dia cari tapi selalu tak bisa dia temukan. Elio tertawa terbahak-bahak melihat anak buah Xavier satu persatu mulai tumbang.


“Hari ini memang ada yang mati tapi itu bukan aku melainkan kau…!” teriak Elio dengan amarah yang meluap-luap mendekati Xavier.

__ADS_1


“Aku tidak akan mati, karena aku harus membalaskan dendam Mami ku terhadap wanita b14d4p seperti wanita yang melahirkan kamu itu…!”


“Si4l4n kau Xavier…!” teriak Elio yang langsung menyerang Xavier.


Perkelahian pun tak bisa di elahkan lagi baik Xavier maupun Elio menyerang dengan kemampuan mereka masing-masing. Xavier yang memang sengaja menyimpan kekuatannya sedari tadi kini mengeluarkan semua kekuatan dan kemampuannya menyerang Elio.


Bugh


“Gara-gara wanita itu Mami-ku sampai sakit hati berulang kali sialan…!” teriak Xavier dengan amarah yang meledak-ledak.


“Emang aku peduli? Aku tidak peduli Xavier…!” teriak Elio yang balik memukulXavier.


Bugh


Srek


Krekkk


Xavier yang di kuasai amarah langsung menghajar Elio dengan membabi-buta. Perbandingan kekuatan yang sangat jauh berbeda membuat Elio hanya pasrah menerima pukulan Xavier. Saat ini Elio sudah sangat lemah karena menerima pukulan Xavier.


Xavier yang memang sejak kecil melatih dirinya agar menjadi kuat karena sebuah alasan tertentu. Sedang Elio sebenarnya adalah pria yang sedari kecil memiliki tubuh yang lemah.


“Kamu harus mati anak p3l4cur…!” teriak Xavier yang langsung menodongkan pistol ke arak jidat Elio.


Namun belum sempat menaruk pelatuknya seseorang menendang tangannya hingga pistol di tangannya terlempar.


Dugh


Lagi-lagi Xavier menerima tendangan di dadanya membuat dia mundur beberapa langkah.


“Bangun…! Kita harus membuat manusia satu ini segera pergi menuju alam baka,” sentak Ryuga yang membangunkan Elio.

__ADS_1


“Ryuga…!” desis Xavier.


__ADS_2