
"Apa maksudmu?"
"Amora baik-baik saja, aku menyaksikan dirinya yang baik-baik saja tanpa ada yang perlu di khawatirkan. Sebaliknya kalian harus mempersiapkan diri untuk sewaktu-waktu menerima undangan untuk bantuan Amora. Atau mungkin juga kalian akan menerima anggota baru seperti Menantu laki-laki misalnya." Kata Kevin yang langsung berdiri dan berlari kabur dari hadapan Kenzo.
"Apa maksud dari ucapanmu Silu...," Kenzo membulatkan mata saat tak melihat keberadaan Kevin di depannya.
"KEVIN....! KEMARI KAU IALAN."`
Kenzo yang tidak menemukan keberadaan Kevin disitu langsung berdiri lalu berlari masuk ke dalam mension.
"SILUMAN KUDA...! KEVIN...!"
"Byy ada apa teriak-teriak? Ini bukan hutan loh byy kamu kok kayak orang gila." kata Alisya yang muncul tiba-tiba.
"Kevin mana baby?" tanya Kenzo yang menanyakan keberadaan Kevin kepada Alisya sang istri.
"Loh udah petrgi dia byy baru saja tadi," jawab Alisya dengan santai.
"KOk di izinin untuk pergi sih baby?"
"Lah jadi salah aku?" tanya Alisya yang langsung mendatarkan wajahnya.
Glek
Kenzo yang melihat wajah sangat sang istri l;angsung menelan ludah wajahnya langsung pucat pasi.
"Sial aku lupa jika istriku jelmaan singa betina," kata Kenzo dalam hati menatap ngeri ke arah Alisya.
"Hehehe baby aku tidak menyalahkan kamu kok ini salah Kevin yang pergi begitu saja. Yah ini salah dia bukan salah kamu kok istriku tercinta," hibur Kenzo mendekat ke arah Alisya tapi langsung di tatap tajam oleh Alisya.
__ADS_1
"Yang salah siapa yang di salahin siapa, yang salah tuh kamu tahu!" kesal Alisya.
"Iya aku salah baby maafkan aku, aku tidak akan mengulanginya lagi. Aku berjanji," ungkap Kenzo yang dengan mengangkat tangannya membentuk huruf V.
"Cih umur sudah tua sudah bau tanah kelakuan kek anak mudah lebih tepatnya ke anak gadis perawan." Sinis Alisya.
Setelah berkata seperti itu Alisya langsung berbalik pergi menaiki lantai dua meninggalkan Kenzo yang masih terdiam di tempat menatap punggung Alisya yang semakin menjauh darinya.
"Aku salah lagi? Ck ini semua karena masalah si Siluman kuda! Dia yang buat masalah aku yang kena imbasnya." kesal Kenzo yang mengingat Kevin langsung kesal
Kenzo dan Kevin memang sedari dulu tidak pernah mau akur dan saling diam jika sudah bertemu. Jika keduanya bertemu maka mereka akan saling meledek atau bahkan sampai berantem hanya karena hal-hal kecil.
"Apalagi yang daddy buat sehingga membuat mommy marah?"
Mendengar suara sang putra Kenzo langsung menoleh ke arah asal suara dimana Kaisar putra semata wayangnya itu menatapnya dengan tatapan yang mengejek.
"Lalu apa yang membuat mommy ngambek sama daddy? Daddy tahu kan jika mommy sudah ngambek maka daddy akan di suruh tidur di luar." Kata Kaisaer dengan datar.
Deg
Kaisar yang mendengar itu sampai membelalakan mata dengan wajah yang sudah berbah menjadi pucat pasi. Sampai sekarang istrinya itu hanya menjalankan satu hukuman yang terus dia lakukan sampai sekarang yaitu ketika kesal maka Alisya akan mengusir Kenzo dari kamar mereka.
"Dan daddy jangan pernah ke kamar aku lagi hanya karena ingin di temani bergadang. Aku akhir-akhir ini sibuk jadi jangan membuatku semakin sibuk dengan menemani daddy yang urimg-uringan karena mommy,"
Kaisar menatap tajam pria paruh baya yang menjadi daddy-nya itu. Memang bukan sekali atau dua kali Kenzo selaku sang daddy dapat hukuman dari sang mommy dan ketika sang daddy dapat hukuman itu maka sang daddy akan langsung kekamarnya hanya kerena minta untuk di temani.
Pernah suatu hari Kaisar yang bersiap untuk tidur harus kembali bangun saat sang daddy datang untik mengganggunya. Jika situasi ada Athena maka Kenzo akanm meminta putrinya itu untuk membujuk sang mommy. Namun, sekarang Athena tidak ada maka tidak ada yang bisa menolong sang daddy.
"Sebenarnya ada apa hingga daddy dan Paman Kevin? Apa bertengkar lagi?" tanya Kaisar yang langsung berjalan dan duduk di sofa di ruang tamu.
__ADS_1
Kenzo yang mendengar pertanyaan itu hanya bisa menarik napas sebelum membuangnya dengan kasar. Kenzo mengikuti Kaisar dan duduk di sofa depan Kaisar yang sedang menghadapnya.
"Siluman kuda maksud daddy Kevin mengetahui keberadaan Athena." Kata Kenzo dengan datar.
Kaisar yang mendengar akan hal itu sampai tertegun di tempat. Matanya menatap mata sang daddy yang memang tidak berbohong pria paruh baya itu mengatakan yang sebenarnya.
"Daddy yakin jika paman Kevin mengetahi keberadaan Athena?" tanya Kaisar dengan datar.
"Daddy yakin Kaisar, Si Kevin itu memang mengetahui dimana adik kamu karena aku bisa mendengar nada keseriusan di dalam kata si Kevin siluman kuda itu," kata Kenzo yang sedang bergebu-gebu.
"Kenapa daddy tidak bertanya kepada paman Kevin dimana keberadaan Athena?"
"Tanpa kau suruh pun daddy pasti akan bertanya tapi si Kevin menyebalkan itu pergi begitu saja setelah mengatakan jika dia melihat Athena. Kevin juga mengatakan jika Athena baik-baik saja tak perlu merasa cemas."
"Artinya Paman Kevin pergi begitu saja setelah mengatakan jika ia melihat Athena?"
"Iya karena itu pula aku tak sengaja menyalahkan mommy mu karena membiarkan Kevin pergi dari mension." kata Kenzo yang membuang napas kasar.
Kaisar yang mendengar apa yang di sampaikan oleh sang daddy hanya bisa menganggukkan kepala dengan sama sebelum beranjak berdiri. Kaisar pergi meninggalkan Kenzo begitu saja. Namun baru beberapa langkah melangkah Kaisar kembali berbalik ke arah sang Daddy.
"Daddy..!" panggil Kaisar dengan suara rendah.
"Ada apa?" tanya Kaisar dengan menatap Kaisar dengan pandangan tajam.
"Paman Kevin sengaja menghindar dari daddy dalam kata lain opaman Kevvin sengaja mengatakan jika dia memang melihat Athena baik-baik saja. Paman Kevin mengatakan seperti itu agar daddy tidak terlalu memikirkan Athena karena Athena di luar sana baik-baik saja. Aku yakin paman Kevin pasti sudah berjanji untuk tidak membongkar persembunyian Athena pada kita, jika memang seperti itu biarkan saja Athena menjalani apa yang dia mau. Aku akan usaha untuk mencarinya dan memantaunya dari jauh."
"Setelah berkata seperti itu Kaisar kembali melanjutkan langkah kakinya beranjak pergi menaiki tangga kedua menuju lantai 2 kamarnya.
"Aku cuma berdoa dimanapun kamu berada kamu akan selalu baik-baik saja Athena dengan begitu aku tidak akan terlalu mengkhawatirkanmu. Jaga dirimu baik-baik disana aku akan membebaskan kamu menjalani hari-harimu dengan apa yang kamu inginkan." Kata Kaisar dalam hati.
__ADS_1