Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 175


__ADS_3

1 Minggu kemudian


Hari hari berlalu tak terasa sudah 1 minggu ini Xavier berusaha keras mengikuti pelatihan yang di berikan seorang pria yang bernama Riko. Bukan hanya ilmu beladiri yang di ajarkan tapi beban bahkan harus menahan racun yang masuk ke dalam tubuhnya. Bahkan saking kerasnya Xavier sampai babak belur setiap hari membuat ia tidak berani pulang di mension. Xavier tidak akan pulang dengan kondisi dan fisik yang masih sama seperti sekarang ini. Iatidak akan mengecewakan Athena ataupun Kaisar yang sudah memberinya kesempatan untuk membuktikan diri jika dia mampu.


Xavier tidak akan lelah dan tidak akan menyerah walau harus babak belur atau bahkan jika harus patah karena mengejar cinta Athena.


Seperti sekarang Xavier dengan serius melawan Riko yang merupakan pelatih Xavier sendiri yang di pilihkan langsung oleh Kaisar.


Bugh


Walau sudah berusaha menghindar nyatanya kecepatan Xavier masih kalah jauh dengan kecepatan Riko hingga sebuah pukulan keras menghantam rahang Xavier. Tak sampai di situ Riko kembali melayangkan sebuah tendangan di dada Xavier membuat Xavier langsung jatuh terlentang di atas lantai.


UHukk uhukkk


Xavier terbatuk-batuk saat merasakan tendangan keras dari Riko. Bahkan pria itu merasakan dadanya sesak dan juga perih secara bersamaan.


“Hanya segini? Jika kamu begini terus sampai hari kiamat pun mu tidak akan bisa bersama dengan Nona muda. Dari semua orang yang pernah saya latih baik itu Tuan Muda Kaisar,  Nona muda Athena, atau anak buah dari Tuan Muda, dari semua itu anda adalah yang paling terlemah Tuan Xavier Achellio Argantara yang terhormat. Bahkan Nona Muda Athena bisa menjatuhkan saya sedangkan anda bahkan untuk memukulku saja tidak bisa,” ucap Riko dengan nada tajam dan juga menghina.


“Aku akui kau memiliki perasaan tulus pada Nona muda. Aku juga yakin di luar sana tidak akan ada pria yang setulus kamu bahkan saking tulusnya kamu bahkan menjadi gila.  Namun ketulusan tanpa usaha hasilnya nihil. Jika hanya bermodalkan cinta dan tekad semua orang juga bisa. Namun jika kamu ingin memiliki Nona Athena kamu harus nekat. Kamu mau tahu ujian terbesar kamu siapa?” bisik Riko yang duduk di samping Xavier.


Xavier menoleh menatap ke arah Riko pria yang sudah tidak muda lagi namun kekuatannya tidak bisa di anggap remeh bahkan dia sangat kuat.


“Kamu tahu?” tanya Riko lagi.


“Tuan Kenzo..!” jawab Xavier dengan yakin.


“No, Tuan Kenzo memang lawan yang keras akan tetapi ada yang lebih menakutkan dari itu,” 


“Kaisar?” 


“Nyonya Alisya, dia adalah lawan yang sesungguhnya. Nyonya Alisya bahkan tidak akan segak menebas kepalamu jika mu salah bergerak sedikit saja. Jika kamu bisa membuat Nyonya Alisya menyukaimu maka Tuan Kenzo akan langsung diam. Tuan Kenzo sangat mencintai Nyonya Alisya sehingga apapun yang dikatakan oleh Nyonya Alisya maka dia akan turuti,”


“Dan karena rasa cinta itu yang membuat Athena ingin memiliki pasangan seperti Tuan Kenzo yang mencintai pasangannya sampai tua. AKu melupakan fakta itu,” kata Xavier yang tersenyum miris.

__ADS_1


‘‘Kau bisa dengan memulai dengan Nyonya Alisya,”


“Bagaimana caranya? Aku bahkan tidak tahu bagaimana bisa membuat seseorang nyaman denganku. Aku tidak punya wanita yang melahirkanku untuk menemaniku sebesar ini. Selama hidupku aku hanya punya satu tujuan yaitu menunggu kematian hingga Athena hadir mengubah arah tujuanku,” kata Xavier dengan senyum kecut di bibirnya.


“Ah aku lupa jika pria ini tidak punya orang tua,” kata Riko dalam hati.


“Tak apa kamu bisa berusaha keras untuk itu. Ayo bangun…!” Riko mengulurkan tangannya kepada Xavier.


Xavier segera meraih tangan Riko lalu mereka melanjutkan pertarungan yang tertunda tadi.


“Jika aku tidak bisa mengalahkannya setidaknya u bisa memukulnya sekali bukan?” kata Xavier dalam hati.


Tendangan dan pukulan terus menghujani Xavier yang hanya bisa berusaha untuk seimbang dan menghindari pukulan Riko. Walau begitu tak ayal Xavier masih terus terkena pukulan dari Riko.


Bugh


Riko mundur beberapa langkah saat merasakan bogem mentah di rahangnya hingga robeknya pecah dan berdarah.


Prok prok prok


“Selamat, perkembangan yang baik.Terus tingkatkan, latihan kita hari ini sampai disini saja,” ucap Riko yang berlalu pergi.


“Maaf,” ucap Xavier yang menundukan kepalanya ke arah Riko.


“Maaf untuk apa?” tanya Riko dengan tenang.


“Maaf aku memukulmu,”


“Tak apa, itu adalah hal biasa. Ke depannya kamu harus mampu melindungi Nona Athena dari bahaya apapun bahkan jika harus seseorang yang berhubungan darah denganmu,” ungkap Riko yang langsung pergi.


Sedangkan Xavier yang mendengar apa yang dikatakan oleh Riko langsung menganggukan kepalanya dengan samar. 


“Tuan…!”

__ADS_1


Xavier menoleh hingga melihat Dante datang menghampirinya dengan membawa beberapa berkas di tangannya.


“Tuan wajahmu…,”


“Tak apa, bukankah ini pemandangan yang kamu lihat beberapa hari ini, kenapa masih kaget?”


“Maaf,” Dante segera menundukan kepalanya dengan tegak.


‘‘Rasanya sesak melihat Tuan seperti ini namun ini juga adalah yang harus di lalui oleh Tuan karena memilih wanita seperti Nona Athena. Aku hanya harap Nona Athena bisa melihat ketulusan dari Tuan Xavier,” kata Dan te dalam hati.


“Ada apa?” tanya Xavier yang mengusap wajahnya menggunakan handuk yang sudah di basahi dengan air dingin.


“”Ini berkas yang anda harus tanda tangani Tuan,” Dante menyerahkan berkas itu yang langsung di terima oleh Xavier.


Dengan gerakan cepat Xavier langsung segera menerima berkas itu. Tak hanya itu Xavier bahkan sampai duduk di situ lalu mulai membaca setiap berkas itu dengan teliti. Tanpa Xavier dan Dante sadari masih ada Riko yang tengah memperhatikan mereka berdua lebih tepatnya  memperhatikan  Xavier.


“Pria yang baik, aku yakin mereka akan bersama. Nona Athena tidak akan menemukan pria yang setulus dan segila dia mencintainya. Aku yakin Nona Athena benar-benar akan menjadi Ratu jika di tangannya karena dia adalah pria yang tepat,” kata Riko dalam hati yang langsung pergi begitu saja.


“Halo Tuan muda,” 


“Bagaimana?” tanya Kasiar dari sebrang sana.


‘‘Semua berjalan dengan lancar Tuan muda, dia pria yang baik dan penuh akan ketekunan. Dia menerima pelatihan yang saya berikan. Bahkan wajah sudah babak belur selama seminggu ini,” terang Riko.


‘Bagus, buat dia kuat sampai batasnya. Aku tahu dia pria yang baik tapi baik dan tulus saja tidak cukup untuk adikku,” 


“Baik Tuan muda, saya hanya ingin bilang. Di luar sana tidak akan ada pria seperti Tuan Xavier yang mencintai Nona Athena. Bahkan saking tulusnya dia bahkan bisa saja menggila,”


“Aku tahu akan hal itu, terus latih dia dengan sekeras-kerasnya pastikan dia bisa mengalahkanku,” kata Kaisar yang langsung mematikan sambungan telfonnya.


Riko yang mendengar ucapan Tuan mudanya langsung menggelengkan kepalanya dengan miris. Sebagai pelatih dari pria itu tentu saja Riko tahu jika kemampuan Xavier tidak akan pernah bisa melampaui Tuan mudanya. Ditambah dengan waktu yang diberikan hanya sisa 3 minggu lagi dari sekarang.


“ Apa Tuan muda sedang bercanda? Untuk mengalahkannya Butuh Waktu bertahun-tahun agar bisa menyentuh Tuan muda. Dengan waktu yang hanya tersisa 3 minggu mustahil bagi Tuan Xavier bisa mengalahkan Tuan Kaisar,” guman Riko dengan gelengan kepala ringan.

__ADS_1


__ADS_2