
“Rania aku tidak suka penolakan..!” Athena menggeram marah karena perintahnya tidak di jalankan.
“Maaf Nona…," Rania dengan terpaksa menjalankan helikopter mendekat ke arah pertarungan sengit antara Xavier, Elio dan juga Ryuga di depan markas mereka.
Tatapan Athena semakin dinginsaat melihat pria sekitaran 45 tahun itu. Tatapan penuh akan kebencian dan dendam yang membara berkobar-kobar di mata Athena seakan-akan ada sesuatu yang telah ia simpan selama ini.
Ryuga adalah orang yang sudah bertahun-tahun ia cari keberadaannya bahkan alasannya membangun kelompoknya sendiri adalah karena pria paruh bya itu. Ada alasan kuat kenapa Athena sangat membenci pria itu bahkan sampai mendarah daging. Kebenciannyamungkin sudah tidak bisa lagi di jelaskan dengan kata-kata saja.
Pria itu sudah lama Athena cari namun bukan hanya masalag apa yang terjadi padanya selama 12 tahun lalu. Ada sebuah alasan yang menjadi pendorong utama untuk menemukan pria itu.
"Aku sudah mencarimu sampai bertahun-tahun sekarang aku sudah menemukanmu. Bahkan jika kamu berencana untuk kabur sekalipun kamu tidak akan pernah bisa karena malam ini adalah akhir darimu. Semua yang kamu muliki malam ini akan berakhir di depan mata kamu sendiri...!" kata Athena dalam hati dengan mata yang sudah memerah menahan amarahnya.
Sedangkan disisi lain Xavier mulai terdesak di tambah Elio dan Ryuga bekerjasama dalam menyerangnya emmbuatnya kewalahan. Xavier sibuk meladeni Elio hingga tak menyadari jika Ryuga sedang berlari ke arahnya dengan membawa pisau untuk menusuk Xavier.
Dari atas sana Athena yang melihatnya itu berdesak kesal bukan main. Bagaimana bisa sudah main keroyokan sekarang malah mau main belakang juga. Bukankah itu sudah sangat kentara seberapa pengecutnya mereka berdua.
__ADS_1
"Bajingan satu ini benar-benar membuatku ingin segera menghabisinya saja," geram Athena yang langsung melepaskan diri.
Athena melompat turun dari ketinggian langsung mendarat sempurna. Athena berlari ke arah Xavier lalu melompat menendang tangan Ryuga hingga pisau di tangannya itu terlepas.
Trang
"Sudah main keronyok sekarang mau main belakang juga? Apa kalian sepengecut itu?" sinis Athena dengan menatap remeh Ryuga.
"Wanita sund4l...! Beraninya kau menghalangi rencanaku? Apa kamu bosa hidup ha...?" teriak Ryuga dengan suara yang tinggi.
"Kenapa juga harus membela wanita itu? Apa yang bisa di lakukan wanita sepertinya? Harusnya kamu mencari wanita yang kuat buakan wanita yang hanya bisa melayani dui atas ranjang saja," sinis Ryuga.
Athena yang mendengarnya langsung mengepalkan tangannya dengan kuat. Bagaimana bisa dirinya mendapat penghinaan seperti ini/ Seumur hidupnya ia tidak mengizinkan siapapun itu untuk meremehkannya. Lalu apa ini? Pria kurang jar yang berani menyinggungnya.
"Jadi menurutmu aku hanya bisa melayani para pria di atas ranng begitu?" Athena vbertanya dengan dingin menatap tajam Ryuga yang tengah tertawa jahat.
__ADS_1
"Bukankah itu kenyataannya? Sekuat apapun kalian seorang wanita pada akhirnya kalian hanya akan kalah dengan seorang pria. Ujung-ujungnya kalian hanya akan menjadi budak dan juga pelayan yang menjadi suaminya kelak. Kalian hanya akan menjadi bahan kami para kaum pria untuk memutuskan hasrat kami," kata Ryuga dengan penuh ejekan.
"Jadi menurutmu aku tak bisa apa-apa? Baiklah wanita lemah ini punya kejutan untukmu Tuan Ryuga yang terhormat," sinis Ayhena yang tersenyum mistrius menekan earphone di telinganya.
"HANCURKAN MARKAS MEREKA PASTIKAN TIDAK ADA SATU ORANG PPUN YANG KELUAR DARI MARKAS MEREKA...!"
"AKU INGIN 5 MENIT DARI SEKARANG KABAR ITU TELAH SAMPAI DI TELINGA TUA BANGKA INI,"
"Apa yang aku katakan wanita gila?" tanya Ryuga dengan gugup. Entah kenapa dia merasakan perasaan firasat buruk hingga tiba-tiba sebuah gambar muncul di dinding bangunan markas Xavier.
Gambaran video itu semakin membuat Ryuga langsung membelalakan matanya dengan bulat hingga hampir keluar dari tempatnya.Ryuga menatap Athena yang sedang tertawa 'penuh kemenangan.
"APA INI...?" bentak Ryuga dengan dada naik turun.
"Kejuatan untukmu," jawab Athena enteng.
__ADS_1
"WANITA SI4L4N...!"