Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
Bab 148


__ADS_3

"Daddy...! Daddy harus bantu Cloe..," ucap Cloe tidak sabaran saat orang di sebrang sana mengangkat telfonnya.


“Bantu apa Cloe?”


“Bantu aku untuk membuat Xavier mau sama aku Dad. Aku nggak mau tahu Xavier harus jadi suamiku titik…!” rengek Cloe kepada sang ayah.


‘‘Lo bukannya kamu sudah bertunangan dengan Xavier? Ya sudah desak saja dia menikahimu,”


Cloe yang mendengarnya langsung tersadar jika dirinya belum memberitahu kepada sang ayah jika pertunangan itu telah di batalkan oleh Xavier.


“Aku lupa jika daddy belum tahu jika pertunangan aku sama Xavier telah di batalkan oleh Xavier. Tapi akan ada baiknya jika sekarang daddy jangan tahu dulu akan hal ini,” kata Cloe dalam hati menatap pantulan dirinya di cermin.


“Dad, aku takut Xavier membatalkan pertunangan kami tiba-tiba. Aku melihat Xavier dekat dengan wanita dad. Aku takut karena adanya wanita itu Xavier meninggalkan aku,’ kata Cloe dengan suara yang terdengar sedih.


“Jika seperti itu kamu hanya perlu menyingkirkan wanita itu saja Cloe. Kenapa masalah seperti ini juga harus daddy yang turun tangan,”


‘‘Dad..! Apa daddy tidak tahu jika Xavier mencintai wanita itu maka Xavier akan melindungi wanita itu. Pasti Xavier akan menempatkan pengawal bayangan dan juga pengawal pribadi di sisi wanita itu,” kesal Cloe.

__ADS_1


“Kamu bisa menyewa orang bayaran Cloe atau misalnya mendekati wnita itu,”


“Dad aku butuh lokasi dari tanah tempat wanita tua itu,’


“Tidak bisa…! Tanah itu telah daddy jual,”


“APA…? APA DADDY GILA..? TANAH ITU ADALAH SENJATA KITA SATU-SATUNYA UNTUK MENEKAN XAVIER…!” teriak Cloe yang sangat kesal dan marah dengan apa yang dilakukan oleh orang yang dia panggil daddy itu.


“Bagaimana bisa daddy menjual tanah itu? Tanah itu sangat penting bagi aku untuk tetap menekan Xavier agar berada di dalam genggamanku. Jika sampai seperti ini maka sama saja dengan membiarkan Xavier pergi,” kesal Cloe dalam hati yang merutuki kebodohan dari sang Daddy.


"Daddy tidak gila, lagian untuk apa terus memelihara tanah yang sekecil itu hanya karena adanya wanita tua itu. Justru akan semakin membahayakan jika Xavier tahu jika kita menempatkan wanita tua itu di tempat seperti itu. Kita juga yang akan di abbaf habis oleh Xavier jika kamu sadar Cloe,"


"Apapun yang terjadi harusnya Daddy tidak menjual tanah itu. Berapapun harga yang Daddy terima tidak akan seberapa besar jika adanya Xavier di tangan kita. Sekarang apa yang harus kita lakukan agar Xavier nanti tidak akan membatalkan pertunangan kami? Harusnya daddy berfikir disana…!" Kesal Cloe.


"Sudahlah,  tidak perlu menggurui daddy lagi. Apapun yang daddy lakukan itu adalah kebaikan kita semua juga," kesal pria di sebrang sana yang langsung mematikan sambungan telfonnya.


`

__ADS_1


“Dad…! Daddy…!”


Cloe berdesak kesal karena sang daddy yang mematikan sepihak sambungan telfonnya.


“Benar-benar sial, jika seperti ini amka au tidak akan pernah bisa membawa Xavier lagi dalam pelukanku,” guman Cloe yang gigit jari.


Jika Cloe yang sedang kacau balau dengan memikirkan hubungannya dengan Xavier maka berbeda dengan Xavier yang baru saja selesai masakan khusus untuk Athena. Masakan Xavier sepertinya terlihat nikmat dengan harum yang wangi serta daging yang terlihat menggugah selera.


“Tuan,”


Xavier berbalik menatap keempat pria yang sedang menatap meja yang ada masakan Xavier.


“Jangan di lihat, ini bukan untuk kalian. Ini untuk kekasihku,” kata Xavier dengan suara dingin tak lupa juga tatapan tajam yang menusuk.


“Tuan kami haya minta satu piring saja,” kata Tara dengan memasang wajah memelas.


“Tidak sekali tidak maka akan tetap tidak,” sentak Xavier dengan menunjuk mereka dengan pisau dapur di tangannya.

__ADS_1


“Lio…!”


__ADS_2