Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 182


__ADS_3

“Aku sangat merindukanmu,” bisik Xavier di telinga Athena.


Pria itu begitu lengket pada Athena terus memeluk sang wanita dari belakang seakan-akan Athena akan pergi setelah ia melepaskan pelukannya.


“Sudah berapa kali aku mengatakan kalimat yang sama Lio?” ucap Athena yang merasa lucu dengan Xavier yang terus mengulang kata-kata yang lucu. 


“Aku tidak akan bosan mengulanginya terus agar kamu merasa terbiasa dengan perasaanku,” ucap Xavier yang mempererat pelukannya di perut Athena.


“Kau tidak merindukanku?” tanya Xavier dengan terus menghirup wangi aroma tubuh Athena.


Pasalnya sudah pulahan kali Xavier mengatakan merindukan Athena. Akan tetapi, Athena tak pernah satu kali pun membalas ungkapan kerinduannya.


“Menurutmu?” AThena memainkan tangannya pada jari-jari tangan Xavier yang besar.


“AKu ingin mendengarnya langsung babe dari bibirmu bukan menebak sendiri,” ucap Xavier yang terdengar seperti rengekan.


Athena merenggangkan pelakan tangan Xavier lalu berbalik menatap wajah Xavier yang masih babak belur. Kedua pasang patang itu saling menatap dengan perasaan yang mendalam satu sama lain. Hingga Athena semakin merapatkan diri pada Xavier sebelum berjinjit meraih benda kenyal itu.


Cup


“Aku juga merindukanmu,” bisik Athena tepat di depan wajah Xavier.


Xavier yang mendengar bisikan Athena langsung berdiri mematung dengan mata yang terus menatap Athena.

__ADS_1


“Ulangi lagi…,” kata Xavier dengan suara tertekan.


“Apa?” 


“Ulangi lagi babe,” kata Xavier dengan semakin menekan pinggang Athena hingga kini mereka semakin merapat.


“Aku merindukanmu,”


Xavier yang sudah tidak tahan menahan rasa bahagianya langsung menarik tengkuk Athena hingga melabuhkan bibirnya di atas buah chery kenyal kesukannya itu.  Dengan lembut Xavier menggerakan bibirnya di atas benda kenyal itu hingga Athena mulai membalasnya. Ciuman yang awalnya lembut kini berubah menjadi kasar dan sedikit menuntut. Pelukan tangan Xavier di pinggang AThena semakin mengerat bersamaan dengan ciuman mereka yang semakin kuat.


Emhhh


Ciuman Xavier menurun ke dagu, rahang hingga ke leher jenjang Athena yang sangat-sangat menantang imannya. Dengan sekali tarikan Athena langsung berada di atas gendongan Xavier tanpa melepaskan ciuman mereka.


‘‘Kamu sangat cantik babe,” bisik Xavier yang mengelus dan mengecup pipi Athena yang memerah.


“Aku memang cantik,” balas Athena yang mengecup bibir Xavier.


Xavier yang tidak ingin mensia-siakan kesempatan langsung menahan tengkuk Athena hingga Athena yang ingin menjauh tidak bisa lagi. Ciuman mereka kembali berlanjut dengan tangan keduanya yang saling bertautan satu sama lain.


“Buka bibirmu babe, biarkan aku masuk,” kata Xavier yang masih terus melumat  bibir manis sang kekasih.


Athena yang mendengar bisikan sang kekasih langsung menurut dengan membuka sedikit bibirnya hingga kesempatan itu tidak di sia-siakan oleh Xavier yang langsung menerobos masuk mengabsen rongga mulut Athena.

__ADS_1


Ah


Suara itu tak mampu Athena tahan saat Xavier memberikan gigitan kecil di lehernya hingga menimbulkan sensasi geli dan juga gelayayer aneh yang seperti aliran listrik yang menyetrum seluruh tubuhnya.


“Rileks babe,” Xavier saat merasakan Athena yang menegang.


“Hentikan aku jika aku melewati batasmu,”


Selesai berkata seperti itu Xavier langsung menyerang Athena dengan brutal seakan-akan menyalurkan hasrat kerinduannya selama ini yang begitu menggebu-gebu. Beberapa menit kemudian berlalu Xavier masih asyik dengan apa yang dilakukannya dengan Athena yang hanya pasrah hingga kini lehernya sudah ada beberapa tanda cinta yang di tinggalkan oleh Xavier.


Clik


Satu kancing baju atas Athena terlepas hingga terlihatlah pundak mulus milik AThena membuat mata Xavier semakin berkabut.


Cup


“Kenapa tidak menghentikan aku?” tanya Xavier dengan suara beratnya.


“Aku percaya kamu tidak akan melewati batasan,” balas Athena yang menatap Xavier dengan lembut.


Mendengar akan hal itu Xavier langsung tersenyum kembali mengecup bibir Athena yang sudah membengkak karena ulahnya. Jika tadi ciuman terasa menggebu-gebu maka kini sangat lembut membuat Athena terus menginginkannya.


“Terima kasih sudah mempercayaiku,” ucap Xavier yang mengecup lama kening Athena sebelum berguling di samping Athena lalu memeluk lembut wanita yang di cintainya itu.

__ADS_1


__ADS_2