Love Story Queen Athena

Love Story Queen Athena
bab 21


__ADS_3

"Maaf Bos tap..., semua tetap sama tidak ada hasil apapun. Beberapa anggota kita sudah menyelusuri negara ini tapi mereka tidak menemukan jejak apapun."


Deg


Xavier yang mendengar apa yang di katakan oleh Dante hanya bisa menutup mata saja. Hatinya semakin gundah dan merasa risau akan dengan keadaan yang sekarang. Xavier sudah berjanji akan mencintai satu wanita seumur hidupnya tapi kenapa di saat seperti ini justru dia di hadapkan dengan pilihan yang sulit.


Xavier yakin jika dirinya mencari gadis itu bukan karena tertarik saja tapi karena dia benar-benar mencintai gadis itu. Namun, s sekarang tidak ada yang menjamin jika dia tetap bisa menjaga perasaannya di saat ada orang lain yang terus menarik perhatiannya.


Xvier akui dirinya memang terlihat aneh karena menyukai dengan Amora dengan dandanan yang sangat culun dan memalukan. Namun, di mata Xavier entah kenapa pria itu merasakan jika Amora menyembunyikan sesuatu di balik wajahnya yang biasa saja seperti itu.


Hahhhhh


Terdengar helaan napas berat dari Xavier yang menandakan jika pria itu sedang berpikir keras.


"Keluarlah, hentikan pencarian gadis itu." Kata Xavier dengan berat hati.


"Baik Bos." Walau bingun Dante tetap mengiyakan apa yang di katakan oleh Bosnya.


Namun satu yang pasti Dante tetap akan mencari gadis itu untuk sang bos secara diam-diam. Dante membungkukkan badannya lalu berbalik pergi dari ruangan Xavier meninggalkan Xavier yang masih terdiam.


Xavier menghentikan pendiriannya terhadap gadis itu dengan harapan gadis itu muncul sendiri. Setelah pencarian 3 bulan terakhir ini satu hal yang Xvier dapat tanggap. Gadis yang di temuinya dan juga ia cari pasti merupakan gadis yang memiliki identitas tak biasa. Jika hanya orang biasa sangat mustahil jika sampai Dante dan anak buahnya yang lain tidak menemukan jejak apapun mengenai gadis itu.


"Ku harap jika kita berjodoh kita akan segera bertemu," guman Xavier dengan menatap dalam belati di tangannya.


*Aduh bambang tampan itu Athena-nya sedang berkeliaran di sekitar kau pula, tapi kenapa kau tidak kenali juga. Haruskah Athena buka penyamarannya?

__ADS_1


Menurut kalian gimana guys? Buka nggak penyamaran Athena? Tapi kalau di bukan nnti di temukan sama Kaisar dan si daddy Kenzo*.


Xavier yang sedang memikirkan gadis itu tiba-tiba saja pikirannya langsung beralih ke Amora. Karena tidak bisa menghilangkan bayangan Amora dari pikirannya Xavier memutuskan membuka leptopnya mencari CCtv yang dia pasang di ruangan kerja Amora sejak awal.


Sedangkan di tempat lain Amora yang masih kesal dengan apa yang di lakukan oleh Xavier tadi langsung melampiaskannya dengan berkas di depannya.


Dreettt


Amora yang sedang fokus mengerjakan berkas di depannya awalnya hanya acuh dengan panggilan itu tanpa memperdulikannya sama sekali. Namun, tiba-tiba Amora langsung menghentikan kegiatannya mengambil ponselnya dengan gerakan cepat memastikan kembali jika yang menelfonnya bukanlah nomor biasa.


"Dia..,"


Tak ingin menebak Amora langsung menggeser ikon hijau pada panggilan lalu menempelkannya pada telinganya.


"APA...? BAGAIMANA BISA TERJADI?"


"AKU TIDAK MAU TAHU, LAKUKAN APAPUN AGAR DIA SEMBUH!"


Amora berteriak panik dan juga marah secara bersamaan. Wajahnya telah pucat dengan keringat dingin yang membasahi wajahnya di balik kaca mata besar itu.


"Lakukan dengan baik, jika tidak kalian akan tahu akibatnya,"


Amora melemparkan sebuah ancaman kepada orang yang berada di sebrang sana. Namun, sayangnya sosok di sebrang sana jelas tahu jika apa yang A,ora katakan bukanlah hanya ancaman biasa. Sosok itu tentu tahu bagaimana sifat dan karakter dari seorang Athena.


Bruk

__ADS_1


Amora terjatuh terduduk di lantai dengan tatapan kosong dan air mata yang mengalir dari sudut matanya.


"Daddy," guman Amora yang terus menjatuhkan air matanya dalam diam.


Xavier yang sedari tadi sedang memantau Amora langsung terkejut saat gadis itu berteriak dengan kata-kata yang mengandung kekhawatiran juga kecemasan yang besar. Xavier bertambah kaget saat melihat Amora jatuh terduduk di lantai dengan kasar.


"Amora!" pekik Xavier yang langsung berdiri dari kursi kerjanya.


Xavier berlari kencang keluar dari ruangannya menuju ruangan Amora. Sampai di depan ruangan Amora tanpa ba-bi-bu Xavier langsung menerjang pintu itu hingga terbuka dengan kasar.


Mata Xavier membulat saat melihat Amora yang menangis i pojokan dengan memeluk kedua lututnya.


"Amora..!"


Xavier langsung berlari mendekati Amora yang sedang menangis. Xavier memeluk Amora dengan mengusap lembut punggung gadis itu. Xavier tidak tahu harus melakukan apa karena seumur hidupnya yang sudah 25 tahun hidup baru kali ini dirinya harus menyenangkan seseorang yang menangis. Lebih parahnya lagi orang yang menangis itu adalah seorang wanita.


"Menangislah jika itu membuatmu tenang," bisik Xavier yang semakin merengkuh tubuh lemah Amora yang terus menangis dalam diam.


***


***Segitu dulu yah guy nanti sore lagi othor usahain up karena kemarin hanya up 1 bab saja.


Untuk yang penasaran sama visual Xavier dan Athena bisa cek di ig Othor yah😄🤭 Sekalian follow biar rame gitu jangan kayak kuburan😂😂🤭


Ig : Inayaar011***

__ADS_1


__ADS_2