Orang Ketiga Itu Sahabatku

Orang Ketiga Itu Sahabatku
Bab 108 Ketahuan semuanya


__ADS_3

Dimas pulang dengan keadaan yang sangat kacau sekali, dia membuka pintu dengan sangat kencang Gea yang memang dari tadi menunggu kepulangan suaminya tentu saja kaget, Gea langsung menghampiri suaminya dan mendorong dadanya "Sebenarnya kamu ini ke mana saja, aku mencarimu ke rumah sakit tapi apa kamu tidak ada kamu selingkuh dengan siapa Dimas sampai-sampai aku bingung mencarimu"


"Kamu jangan berani-berani ya menghianati aku. Aku tidak akan melepaskan perempuan itu jika sampai kamu benar menghianati aku Dimas"


Gea langsung saja menyalahkan suaminya seperti itu, menuduh Dimas selingkuh, Gea benar-benar tidak melihat situasi dan melihat bagaimana wajah Dimas yang begitu murung dan juga lesu.


Dimas langsung mencengkram dagu Gea dengan sangat kencang "Kamu tahu kalau Freya waktu itu hamil. Lalu kenapa kamu tidak bilang padaku, kenapa kamu tidak memberikan sebuah kejujuran padaku Gea, kenapa kamu malah menyembunyikan semua ini. Kamu ingin bermain-main dengan aku Gea "sambil melepaskan cengkeraman tangannya di dagu Gea istrinya.


Gea langsung menggelengkan kepalanya, kenapa tiba-tiba Dimas tahu, Gea tidak akan pernah membongkar semua ini "Siapa bilang, aku tahu tentang kehamilan Freya. Memangnya dia hamil anak siapa, kamu jangan aneh-aneh Dimas aku tidak tahu tentang semua itu, jangan tiba-tiba kamu menyalahkan aku, karena aku tak tahu apa-apa, sudah aku mau tidur saja ah "


"Jangan bohong kamu Gea, aku tak akan pernah bisa kamu bohongi lagi "teriak Dimas dengan sangat kencang sekali "Aku tahu kamu sedang berbohong, kamu berbohong padaku kamu telah mengatakan tidak tahu tapi pada kenyataannya apa kamu tahu semuanya, kamu menyembunyikan semuanya dariku Gea. Kamu tahu kan kalau Freya itu sedang mengandung dan Helena itu adalah anakku. Kenapa kamu melakukan ini, kenapa kamu membuat aku seperti laki-laki bodoh"


Gea tentu saja menangis karena dibentak seperti itu oleh suaminya. Gea benar-benar tidak menyangka suaminya akan membentaknya sekeras itu hanya karena permasalahan Freya yang hamil. Kenapa harus membentaknya seperti ini, padahal kan bisa berbicara dengan baik-baik.


Dimas ini sama saja seperti ayahnya itu, laki-laki memang suka membentak, mereka benar-benar tak ada bedanya.


"Hanya karena masalah itu kamu berani membentakku, apakah seperti ini sikapmu itu Dimas padaku. Kenapa kamu seperti ini hanya karena masalah Freya saja, jangan katakan kalau kamu masih suka dengan freya, kamu bisa berbicara baik-baik dengan aku jangan berteriak-teriak seperti ini "


"Jangan membuat drama lagi, jelaskan yang sesungguhnya. Kenapa kamu menyembunyikan semuanya. Kenapa kamu tidak berkata jujur padaku kalau Freya itu waktu itu sedang mengandung, Mamaku datang ke apartemen kan dan berbicara semuanya padamu, tapi kamu malah menyembunyikan semuanya dan tidak memberitahu aku, apa alasannya aku ingin tahu alasan yang sebenarnya kamu melakukan ini padaku. Jelas kan semuanya Gea jangan diam saja, jangan bungkam seperti ini aku butuh jawaban yang pasti aku tidak mau kamu terus diam seperti ini kamu itu benar-benar perempuan pembohong"


"Kalau aku berbicara baik-baik denganmu sama saja bohong, kamu malah tidak akan jujur padaku kamu malah akan berbohong terus-menerus padaku. Aku dulu sangat mengagumimu Gea tapi sekarang aku malah tidak suka padamu, aku benci padamu Gea, kamu benar-benar perempuan tak punya hati "


"Aku tidak menyembunyikan apa-apa, kenapa kamu tak percaya sama aku Dimas, kenapa kamu malah percaya sama orang lain. Selama ini saat kamu susah siapa yang ada di samping kamu, cuman aku nggak ada yang lain bahkan Mama kamu aja nggak ada temenin kamu, aku yang terus ada buat kamu Dimas selama ini"


"Mama kamu malah peduli sama Freya, mama kamu malah mau tinggal bersama Freya, bahkan sekarang rumah mama kamu dijual kan dan pasti uangnya itu untuk Freya semuanya. Seharusnya kamu itu lebih bela aku bukannya seperti ini menyalahkan aku, kamu benar-benar suami yang tak sayang istri"


"Jujur Gea, bukan malah membawa-bawa masalah yang lain, aku sedang bertanya satu hal kenapa kamu tidak memberitahuku. Kalau waktu itu Freya sedang mengandung, itu yang aku tanyakan bukan masalah rumah dijual, kenapa Ibuku hanya membela Freya bukan itu yang aku tanyakan padamu"


"Baik aku jujur, aku sengaja tidak memberitahumu kalau Freya itu sudah mengandung. Aku tidak mau tiba-tiba kamu meninggalkan aku, kamu tahu sendiri kan aku sudah diculik oleh mereka semua kalau kamu ingin tahu aku diperkosa oleh mereka semua, aku tidak mau tiba-tiba aku hamil tanpa suami. Aku tidak mau itu terjadi Dimas makanya aku melakukan ini aku tidak mau memberitahumu tentang keadaan Freya yang sebenarnya"


"Aku berpikir kalau Freya itu banyak yang menyayanginya, sedangkan aku tidak ada aku hanya memilikimu Dimas. Makanya aku membiarkan Freya meskipun dia hamil akan banyak orang yang memperhatikannya, ada mamamu, ada ibunya ada Ayahnya, ada adiknya dan ada anaknya Irsyad aku yang lebih membutuhkan kamu bukan Freya"


Gea memang jujur tentang semua itu, tapi dia juga harus membela dirinya sendiri kenapa Gea sampai melakukan hal seperti itu, kenapa Gea sampai tidak memberitahu Dimas itu alasannya Freya banyak yang menyayanginya.


Bahkan teman-temannya selalu ada untuk Freya, sedangkan dirinya tidak punya siapa-siapa lagi bahkan untuk mengadukan kelakuan Ayah tirinya saja Gea tidak punya tempat sedangkan Freya banyak yang membantunya.


Dimas menjauhi istrinya dan mengusap wajahnya dengan kasar, ternyata ini alasannya Gea hanya memanfaatkannya. Dimas benar-benar mendapatkan perempuan yang sudah dipakai oleh banyak laki-laki kenapa dulu matanya tak terbuka.


"Jadi selama ini kamu hanya memanfaatkan ku saja, kamu sudah diperkosa oleh mereka semua tapi kamu tidak memberitahuku. Kenapa kamu tidak memberitahu Gea kenapa kamu menyimpan semuanya, kenapa kamu jahat sekali, kenapa kamu membuat aku makin tak percaya saja sama kamu"


Gea terduduk dengan lemas, Gea menundukkan kepalanya "Aku menyembunyikan itu agar kamu tidak pergi dariku, agar kamu tidak pulang pada Freya. Aku tidak mau tiba-tiba hamil tanpa ada suami di sampingku, nanti bagaimana dengan aku Dimas, aku tak punya siapa-siapa lagi, Freya juga tak akan pernah mau membantu aku lagi, dia pasti akan mentertawakan aku nantinya. Coba kamu ada diposisi aku Dimas, kamu juga akan melakukan berbagai cara"


"Kamu hanya memikirkan dirimu sendiri. Lalu bagaimana dengan anakku itu, bahkan sekarang kamu tidak hamil kan oleh diriku saja kamu tidak hamil, kamu benar-benar murahan Gea. Kamu benar-benar perempuan yang gampang untuk dipakai oleh semua laki-laki, aku begitu benci dengan kamu Gea, aku tak sudi kembali lagi dengan kamu "


Gea langsung mengelengkan kepalanya saat mendengar kata murahan diperkosa murahan, siapa yang mau diperkosa "Aku tidak murahan aku juga tidak tahu akan terjadi seperti itu padaku. Memangnya ada wanita yang mau diperkosa tidak ada Dimas aku juga tidak mau, aku sungguh tak mau semua itu terjadi padaku, kamu jangan asal bicara Dimas, aku tak pernah menjual diriku dengan sengaja, aku selalu dimanfaatkan apa kamu tidak bisa membedakannya"

__ADS_1


"Lalu kenapa kamu tidak lapor polisi saja, kenapa kamu menyembunyikan ini semua sudah 7 tahun berlalu kasus itu, seharusnya kamu memberitahu polisi tidak diam seperti ini terus-menerus apa kamu gila hah. Kamu memang menikmati sua itu kan Gea makannya kamu diam saja "


Gea menampar pipi Dimas dengan keras, semua yang dikatakan oleh Dimas sudah benar-benar membuat hatinya sakit sekali "Aku tidak mau membawa semua ini ke kantor polisi, aku malu Dimas semua itu akan menyebar dan membuat orang-orang yang membenciku malah senang, aku tak mau masalah ini malah mencoreng nama baik aku, yang memperkosaku buka satu orang saja Dimas. Bukannya kamu mencintaiku seharusnya kamu menerima aku kan, kamu seharusnya ada di samping aku dan aku tidak memberitahumu tentang keberadaan Helena dalam perut Freya agar kamu tetap bersamaku hanya itu saja, apakah salah "


"Egois kamu benar-benar egois Gea, kamu hanya mementingkan dirimu sendiri tanpa mementingkan bagaimana keluargaku, kalau aku tahu seperti ini aku tidak akan melepaskan Freya aku akan tetap bertahan dengannya. Apalagi ada anak dalam perutnya itu anakku dan sekarang semuanya hancur, aku bahkan sulit untuk mendekati anakku sendiri gara-gara kamu"


"Lihat sekarang kamu menyesal kamu sudah memilihku maka kamu harus tetap bersamaku, kamu tidak boleh kemana-mana kamu tidak boleh pergi dariku. Aku tidak mau sampai kamu pergi dari sampingku aku tidak mau kamu meninggalkanku Dimas, tetaplah disampingku pernikahan kita ini sudah lama, jadi jangan tinggalkan aku dengan alasan anak mu "


Dimas tidak peduli dia pergi begitu saja dari rumahnya itu. Gea tentu saja langsung bangkit dan mengejar Dimas, tapi tidak kekejar Gea benar-benar hancur dia tidak tahu harus melakukan apa. Gea harus bagaimana sekarang Dimas sudah mengetahui semuanya. Dimas pasti akan pergi meninggalkannya Dimas pasti tidak akan kembali padanya.


"Dimas jangan tinggalkan aku, aku tidak bisa Dimas kembalilah aku tak mau ditinggalkan oleh kamu. Kamu adalah segalanya untuk aku Dimas, jangan tinggalkan aku Dimas, kenapa kamu tega sama aku Dimas, Dimas kembalilah jangan pergi "


Tubuh Gea langsung ambruk begitu saja, suaminya tidak kembali lagi, suaminya pergi meninggalkannya harus bagaimana sekarang. Gea tidak punya apa-apa. Harus bagaimana suaminya sudah pergi meninggalkannya, suaminya meninggalkannya hidupnya akan hancur bagaimana dengan hutang-hutang yang Gea punya kalau suaminya tidak kembali Gea harus menanggung malu.


"Siapa sebenarnya yang sudah memberitahu ini, apakah Freya apakah dia ingin menghancurkan hidupku. Freya pasti ingin menghancurkan hidupku perempuan itu benar-benar sudah mengacaukan hidupku. Kenapa kami harus bertemu lagi kenapa Freya harus muncul "


Gea menangis dengan histeris, dia tak tahu harus mencari suaminya kemana sekarang, Gea sekarang hancur, sehancur hancurnya kalau tak ada suaminya bagaimana.


Gea masuk ke dalam rumah, Gea takut ada tetangga yang keluar itu akan sangat malu sekali. Gea mengunci pintunya Gea yakin suaminya tidak akan pulang. Jadi untuk apa dia tidak mengunci pintu takut-takut nanti ada orang yang masuk bisa-bisa Gea malah diperkosa.


...----------------...


Freya pulang dengan sangat bahagia sekali dia menatap mamanya dan memperlihatkan barang-barang yang sudah diberikan oleh Amar, sangat banyak sekali bawaan yang Freya bawa.


"Mama lihat Amar memberikanku banyak sekali hadiah, dia benar-benar baik sekali, aku beruntung mendapatkannya aku yakin Amar akan menjadi cinta terakhirku, aku yakin Amar akan membuat aku Helena dan juga Irsyad bahagia" Freya tersenyum dengan sangat lebar sekali.


Tiba-tiba saja pintu rumah terbuka. Astuti wajahnya sudah sangat suram sekali karena dia sudah memberitahu tentang Helena pada Dimas dan yang muncul adalah Dimas, dia datang dengan wajah yang berantakan dan juga dengan raut wajah yang marah juga.


"Jadi Helena anakku kan, kenapa kamu tidak memberitahunya, kenapa kamu tidak memberitahu aku. Kenapa kamu malah menyembunyikan semua ini Freya aku berhak mengetahuinya, selama ini kamu telah membohongiku kamu berbicara kalau kamu sudah menikah dengan Amar tapi apa kamu sama sekali belum menikah dengannya, kamu pembohong Freya, aku berhak atas Helena dia adalah anakku "


Freya langsung maju dan menatap Dimas dengan tajam "Apa yang harus aku beritahu padamu, kamu tidak berhak tahu tentang semua ini, pergi saja kamu dengan selingkuhanmu itu aku tidak peduli kamu tidak punya hak apapun atas anakku, kamu itu bukan siapa-siapa lagi bagi kami semua, lebih baik kamu pergi dariku sekarang Dimas jangan ganggu hidupku aku sudah bahagia dan aku akan menggapai kebahagiaanku dan kamu jangan pernah ganggu aku lagi"


"Sana jangan berani-beraninya kamu menginjakan kaki mu itu di rumahku, ini adalah rumahku sana pergi dari sini jangan membuat keributan disini sangat memalukan sekali "


"Aku tentu saja berhak mengetahui semua itu, aku adalah ayahnya aku adalah ayah kandung dari Helena. Seharusnya aku orang pertama yang tahu waktu itu, aku sudah kembali kan padamu tapi apa kamu malah begitu saja. Kamu malah terus menolakku dengan sikap mu itu yang angkuh "


"Kembali ? Kamu kembali padaku tapi tetap menemui Gea, kamu itu benar-benar kembali bukan karena cinta padaku hanya terpaksa saja Dimas, kamu hanya ingin mempermainkan aku sedangkan kamu masih menghabiskan waktu dengan perempuan itu, apakah itu yang namanya kembali kamu mau mengungkit masa lalu. Aku bisa mengucapkan semua masa lalu itu aku masih mengingat semua masa laluku denganmu yang sangat menyakitkan itu aku akan terus ingat Dimas"


"Aku ingin hak asuh Helena, mau bagaimanapun dia adalah anakku dia adalah darah dagingku. Aku tidak mau berpisah dengan anakku, kamu sudah memisahkan aku dengan Irsyad maka sekarang Helena harus tinggal bersamaku aku berhak atas anakku itu "


"Hebat sekali kamu mengatakan itu, sampai kapanpun itu semua akan menjadi mimpi untukmu. Aku tidak akan pernah melepaskan Helena sampai kapanpun, dia hanyalah anakku dan Helena akan tetap menjadi anakku dan juga Amar, kamu tidak punya hak apapun lebih baik sekarang pergi dari sini. Jangan ganggu keluarga aku lagi Dimas apakah kamu sudah tuli sekarang "


Freya sampai berteriak bahkan air mata Freya tak terasa keluar. Freya melihat Helena yang sedang menatapnya dari balik pintu. Freya segera melangkah menghampiri anaknya saat Dimas akan menghampiri Helena juga Astuti segera menarik tangan Dimas, tidak membolehkan anaknya itu untuk ikut campur.


"Tetap di sini Dimas jangan membuat masalah, kamu tidak puas dengan kehancuran Freya apalagi yang ingin kamu buktikan hah apalagi sebenarnya. Sudah jangan ganggu hidup kami lagi mama mohon sama kamu Dimas, pergi dari sini dan jangan membuat ulah, cepat pergi sebelum Irsyad keluar dan menghajar kamu "

__ADS_1


Irsyad juga yang memang ada di dalam kamar tentu saja dia keluar saat mendengar teriakan Mamanya. Irsyad begitu kesal saat melihat wajah ayahnya ada di hadapannya. Irsyad langsung memukul ayahnya begitu saja. Astuti tidak bisa memisahkan mereka berdua, dan Dimas juga tidak membalas pukulan anaknya dia membiarkan Irsyad terus memukuli Dimas.


Setelah beberapa menit Irsyad baru melepaskan ayahnya "Apa sudah puas nak apa kamu sudah cukup menghajar ayahmu ini, apa kamu masih ingin mengajar ayah kandungmu ini, yang dulu mengurus mu dengan kasih sayang"


"Tidak akan pernah ada kata puas untuk aku menghajar mu, kamu ini laki-laki tidak berguna untuk apa datang ke rumah mama ku, apakah untuk menghancurkan lagi, lebih baik pergi dari sini tidak ada tempat lagi untukmu, pergi dari rumah ini sekarang juga atau aku akan menyeret mu keluar "


"Aku hanya ingin keadilan untukku. Helena adalah anakku kenapa kalian semua menyembunyikannya dariku. Kenapa kalian semua malah bungkam aku berhak tahu atas Helena aku adalah ayahnya, aku disini berhak atas anakku Helena, kalian bisa aku laporkan ya "


"Kamu tidak berhak, kamu tidak berhak atas diriku ataupun Helena, kamu sudah menyakiti mama, mama stress saat mengandung Helena, Mama harus bekerja, mengandung, memikirkan dirimu yang selingkuh, lebih baik sekarang pergi jangan buat Mamaku kembali sakit lagi. Sudah cukup Mamaku terus menangis hanya karena laki-laki brengsek seperti kamu "


"Mama sudah bahagia dengan paman Amar jadi lebih baik kamu pergi, paman Amar lebih baik dari kamu. Paman Amar bisa membuat Mama ku bahagia setiap harinya tidak seperti kamu "


"Dan Helena pun tidak akan pernah memanggilmu Ayah sampai kapanpun, Helena akan tetap menganggap kalau Paman Amar adalah ayahnya, lebih baik pergi sekarang dan jangan ganggu hidup kami. Kami sudah bahagia tanpa dirimu bahkan kami sudah menganggapmu mati selama ini pergi dari rumah ini"


Dimas bangkit dan menatap anaknya, sedangkan Irsyad menatap ayahnya dengan tatapan kebencian, Dimas begitu sakit hati kenapa anaknya begitu membencinya "Dulu kamu sangat membutuhkan aku, kamu sangat dekat denganku Irsyad tapi sekarang hanya ada sebuah kebencian dari dalam dirimu itu padaku, mau bagaimana pun aku ini ayah kamu. Kamu tak akan bisa mengelak sampai kapan pun itu"


"Ya aku sangat benci dirimu, bahkan kebencian ini tidak akan pernah hilang sampai kapanpun mana ada anak yang rela ibunya disakiti oleh ayahnya, aku melihat bagaimana perselingkuhanmu itu, bagaimana kamu melakukan hubungan suami istri dengan perempuan lain saat kamu masih menjadi suami Mamaku, anak mana yang tidak sakit hati aku akan tetap mengingat bagaimana kamu menghianati Mamaku. Aku sekarang sudah besar dan aku tidak membunuhmu, aku tak akan pernah mau memaafkan kesalahanmu, sampai kamu mati sekalipun "


Astuti langsung menarik tangan cucunya itu, dia tidak mau ada pertumpahan darah di sini dan Astuti juga tidak mau kalau cucunya sampai di penjara "Irsyad sudah jangan bertengkar seperti ini sudah sudah ya, ingat ada adikmu didalam kalau dia mendengarnya dia akan takut dengan kamu "


"Dan kamu Dimas pergi dari sini, jangan buat masalah kenapa kamu hanya bisa membawa masalah saja ke dalam rumah ini, pergi dari sini sekarang juga jangan terus membuat masalah, kamu datang bukannya membuat semua orang senang malah membuat masalah saja "


Dimas yang memang sadar dengan kelakuannya dia langsung pergi meninggalkan rumah itu. Dimas tidak mau membuat semuanya menjadi kacau, Dimas tidak mau sampai anaknya Helena takut, mau bagaimana pun Dimas harus memiliki Helena, Helena adalah anaknya.


Sedangkan Freya sedang membuat Helena tertidur kembali "Kenapa Paman Dimas ada di sini mama, dan kenapa juga Paman Dimas teriak-teriak seperti itu, apakah dia ada masalah mama, aku takut sekali"


"Tidak, semuanya adalah salah paham saja, semuanya baik-baik saja lebih baik sekarang Helena tidur ya jangan memikirkan apapun, itu hanya masalah orang dewasa saja "


"Tapi dia sangat menakutkan, tadi saat marah-marah aku sampai harus bersembunyi. Suaranya begitu besar sekali seperti monster, menakutkan sekali mama"


"Apa saja yang kamu dengar nak, coba kamu bicara dengan Mama "


Freya benar-benar takut, dia takut kalau Helena mendengar semua percakapan Dimas dengannya kalau Helena tahu kalau Dimas ayahnya. Freya tidak akan pernah mau mengakuinya dia tidak mau sampai hal itu terjadi.


"Entahlah hanya teriakan saja dan aku juga tidak mengerti apa yang dibicarakan oleh Paman Dimas, dia sepertinya sangat marah sekali pada Mama aku jadi takut nanti kalau bertemu lagi dengannya. Aku juga jadi tak mau bertemu lagi dengan paman Dimas, dia benar-benar menakutkan sekali "


"Kalau kamu nanti bertemu lagi dengannya kamu jangan sampai mau dibawa olehnya, ingat kata-kata Mama jangan pernah mau dibawa oleh Paman Dimas. Langsung saja berteriak ya jika dia datang "


"Iya Mah aku berjanji, aku pasti akan mengikuti kata-kata Mama "


Freya langsung memeluk Helena dengan erat, malam ini Freya akan menemani Helena untuk tertidur. Freya tidak akan tenang meninggalkan Helena begitu saja, takut-takut Dimas kembali ke mari dan mengambil Helena anaknya.


Dimas pasti bisa melakukan apa saja dia bisa menyelinap masuk ke dalam rumah ini dan mengambil anaknya. Freya tidak akan pernah rela Freya tidak akan pernah terima atas apa yang dilakukan oleh Dimas nantinya. Freya akan berbicara dengan pengacara nanti.


Freya tak mau Dimas malah seenaknya nanti, apalagi Dimas belum punya keturunan pasti dia akan melakukan berbagai macam hal untuk mendapatkan anaknya Helena.

__ADS_1


Helena tak boleh jatuh pada tangan Dimas, dari kecil Freya yang susah payah membesarkannya.


__ADS_2