
Tidak butuh waktu lama Freya dan juga Dimas sudah bercerai. Freya bernapas lega meskipun hatinya hancur semuanya hancur tapi dia sudah bercerai dengan Dimas. Freya tidak akan pernah ketergantungan lagi dengan laki-laki itu.
Freya akan buktikan pada Dimas, kalau Freya bisa melakukan semuanya dan hidup tanpa Dimas juga. Mulai sekarang Freya akan berjuang untuk anak-anaknya dan juga untuk hidupnya.
Freya mencoba untuk tersenyum, Freya tidak mau sampai Ibu mertuanya melihat dirinya terlihat murung, satu lagi Freya kita tak mau anaknya sedih. Freya sudah berbicara dengan anaknya tentang keputusannya dan dia setuju saja dan mendukung Freya. Itu adalah dukungan yang sangat berarti sekali untuknya.
Freya membuka pintu rumah dan dia tersenyum saat melihat Mama mertuanya itu "Lihat mama aku sudah bercerai dengan Dimas dan sekarang aku lega. Aku tak lagi terikat dengannya aku bisa leluasa dan Dimas juga bisa dengan senang melakukan apa yang dia mau"
Astuti mendekati Freya dan memeluknya dengan erat, bahkan Astuti sampai menangis "Sekarang anakku adalah dirimu dan Dimas sudah tidak ada, dia sudah mati untuk aku, Dimas anakku yang dulu yang baik hati sudah tak ada. Kamu jangan pergi meskipun kamu sudah berpisah dengan Dimas, kamu tetap di sini jangan tinggalkan Mama, diamlah di sini bersama Irsyad ya. Mama tak punya siapa-siapa lagi sayang"
Freya menganggukan kepalanya dia tahu ibu mertuanya ini sangat baik dari dulu, jadi Freya tidak mungkin meninggalkannya begitu saja. Freya akan tetap hidup dengannya "Iya Freya akan tinggal di sini Freya akan memulai hidup ini kembali, kita mulai semuanya dari awal ya Ma. Aku yakin kita bisa melakukannya kita bisa bahagia tanpa Dimas "
"Iya sayang kita harus memulainya dari awal, Mama yakin semuanya akan baik-baik saja, semuanya akan kembali seperti semula kita akan kembali tersenyum tanpa Dimas, dia bukanlah sumber kebahagiaan kita jadi kita bisa bahagia tanpa Dimas pun "
Mulai sekarang Freya tidak boleh mengeluarkan air mata lagi untuk laki-laki buaya seperti Dimas. Freya harus bangkit Freya harus berjuang demi anak-anaknya ini. Freya tidak boleh sampai terlihat tidak baik-baik saja dihadapan Dimas dan juga pelakor itu.
Biarkan mereka bahagia, tapi suatu saat kesakitannya ini akan terbalaskan, tak akan seterusnya mereka bahagia.
...----------------...
Sedangkan Dimas dan juga Gea mereka melaksanakan pernikahan, saat Dimas mendapatkan pesan dari Freya kalau surat cerai itu sudah ada, Dimas langsung menikahi Gea saat itu juga, sungguh tidak punya perasaan sekali kan apakah di dunia ini ada lagi suami yang seperti Dimas. Kalau ada langsung saja banting saja.
Dimas memeluk Gea dari belakang, Gea masih kaget saat melihat kamarnya ini begitu cantik tidak pernah dirinya merasakan hal seperti ini. Gea begitu senang apalagi saat tadi Dimas mengajaknya untuk langsung menikah dan mendatangkan mua kemari ke rumah untuk mendandaninya, sekarang mereka baru sudah sah menjadi suami istri.
Gea membalikkan badannya dan mengalungkan tangannya ke leher suaminya itu "Aku suka sekali dengan hiasan kamar ini apa kamu yang melakukannya. Aku begitu terpana dengan apa yang ada didalam kamar ini, aku suka sekali "
"Tentu saja aku yang melakukan semua ini, mana mungkin orang lain. Aku sudah menyiapkan semuanya, menurut kamu apa yang kurang sayang mungkin nanti untuk kejutan selanjutnya aku akan mengunakannya "
__ADS_1
"Aku sangat suka sekali, tak ada yang kurang Dimas kalau mau memberikan aku kejutan jangan seperti ini lagi, yang lain saja ya. Terima kasih karena kamu sudah membuat aku bahagia. Terima kasih karena kamu sudah membuat aku menjadi perempuan yang sangat beruntung sekali, aku benar-benar senang sekali Dimas aku bahagia sekali menjadi istri kamu. Apa yang selama ini kita harapkan akhirnya terwujud juga "
"Tentu aku akan selalu membuat mu bahagia, kita tak akan pernah berpisah sampai kapan pun. Aku juga bahagia akhirnya bisa bersamamu, aku bahagia kita bisa melewati semuanya sudah aku bilang kan kalau kita melakukannya berdua semuanya akan baik-baik saja sekarang kita sudah menjadi suami istri"
"Tidak akan pernah ada yang bisa memisahkan kita berdua, kita akan menikmati hidup kita ini dan kita akan mempunyai anak nanti, anak kita pasti akan sangat beruntung karena memiliki orang tua seperti kita "
"Iya nanti kita akan punya anak, kita akan bahagia aku ingin lebih bahagia dari Freya bisa kamu mengabulkannya" ucap Gea dengan sangat berharap kalau Dimas akan mengabulkannya.
"Tentu saja apapun yang kamu mau akan aku kabulkan, aku akan membuatmu lebih-lebih bahagia lagi dari Freya. Bahkan apa yang belum Freya rasakan akan aku berikan padamu Gea, kamu tak usah cemas dan takut, kamu akan menjadi perempuan yang sangat beruntung sekali, aku akan mengikuti apapun kemauan kamu "
Gea langsung mencium bibir suaminya itu dan akhirnya malam ini mereka melakukan malam pertama. Ya meskipun bukan pertama kalinya mereka melakukan hal ini sudah sering mereka melakukannya, bahkan saat Dimas menjadi suaminya Freya Gea selalu menggoda Dimas untuk selalu menyentuhnya. Gea ingin mempertahankan Dimas dengan cara itu kalau bukan dengan cara itu akan sulit pasti.
Gea kan harus pintar-pintar kalau mau merebut suami orang lain. Gea harus bisa mengalahkan istrinya dulu dalam hal ranjang, agar suaminya betah dan terbuktikan Dimas betah dengannya bahkan tak mau kembali dengan Freya.
...----------------...
Gea menatap Dimas suaminya yang masih saja berleha-leha di tempat tidur "Dimas apa kamu akan terus seperti ini, apa kamu tidak akan mencari kerja ke rumah sakit yang lain. Kamu sudah dikeluarkan dari rumah sakit ini dan masuk rumah sakit itu kenapa harus selalu itu terus yang terjadi, kamu ini bagaimana mana sih bisa kerja ga sih sampai terus dikeluarkan seperti itu "
"Kenapa kamu terus saja menyuruhku untuk bekerja, apa kamu tidak suka melihat suamimu ini tinggal di rumah. Kamu ini selalu saja membuatku pusing. Aku juga sedang berusaha mencari pekerjaan lagi sulit sekali untuk mencari pekerjaan apalagi Rumah Sakit banyak yang menolakku, setelah tahu kalau aku berselingkuh dari Freya dan menikah denganmu" jawab Dimas dengan panjang lebar.
"Kenapa aku yang disalahkan, aku kan sudah dari awal sudah memberikanmu kesempatan untuk kembali dengan Freya, tapi apa kamu menikahiku kan. Kamu tetap ingin bersama aku "
Dimas memijat kepalanya semenjak Dimas memutuskan menikah dengan Gea hidupnya hancur, karirnya hancur teman-temannya menjauhinya, rumah sakit mengeluarkannya entah kenapa mereka melakukan hal ini.
Padahal perselingkuhannya ini dengan pekerjaannya tidak ada sangkut pautnya, tapi mereka seperti memang mau menghancurkan Dimas aja. Semua benar-benar hancur dalam sekejap banyak Dimas masih tak percaya saja dengan hidupnya yang sekarang ini.
Saat bersama Freya rezeki selalu saja lancar dengannya, bahkan banyak sekali rumah sakit yang menawarkan dirinya untuk bekerja di sini di situ, banyak sekali keberuntungan yang dirinya dapatkan saat bersama Freya.
__ADS_1
Tapi sekarang saat mempunyai istri baru menikah dengan Gea rezekinya tidak selancar saat bersama Freya, sangat berbeda sekali entah kenapa aneh saja. Apa mungkin ada yang bisa menjelaskannya padannya, Dimas benar-benar binggung dengan hidupnya yang sekarang ini.
"Terus kita akan makan apa Dimas kalau kamu terus seperti ini, aku juga butuh makan aku juga butuh membeli yang lainnya. Aku banyak kebutuhan Dimas sudah hampir 7 tahun tapi hidup kita tak ada yang berubah terus saja seperti ini "
"Ya nanti aku akan cari kerja cerewet sekali kamu ini jadi perempuan. Kita juga belum punya anak kan kapan kita akan punya anak Gea sudah 7 tahun kita menikah tapi belum dikarunia seorang anak pun, aku juga ingin ada teman, aku ingin punya anak "
"Memangnya aku yang menentukan, aku sama sekali tidak mandul ya. Hidup berdua saja susah apalagi ditambah satu anak makin susah saja hidup ini "
"Aku juga sama, bahkan aku sudah punya Irsyad. Ya siapa tahu kalau kita punya anak semuanya akan berubah Gea "
"Ya aku ga tahu ya, mungkin Tuhan belum memberikan aku anak belum bisa menitipkan anak padaku. Sudahlah terima saja lebih baik perbaiki ekonomi kita ini"
Dimas yang kesal dengan istrinya ini melangkah pergi dari dalam rumah. Gea yang dulunya sangat perhatian sangat lemah lembut sekarang sangat berbeda sekali, kehidupan ini benar-benar berubah 80%, semuanya benar-benar hancur, Dimas tak menyangka saja semua ini bisa menimpa dirinya dengan Gea. Padahal banyak cita-cita yang sudah Dimas buat tapi tak bisa terwujud.
Sekarang Dimas ini pengangguran, bahkan apartemen yang dibeli oleh Freya pun sudah dirinya jual, saking butuh uangnya dan mereka sekarang tinggal di rumah yang sangat kecil sekali. Dimas tidak pernah berfikir akan tinggal ditempat seperti ini, dirumah yang begitu kecil.
Dulu dirinya yang bergelimang harta bersama Freya harus jatuh sedalam-dalamnya seperti ini. Sedangkan Gea tidak punya penghasilan dia tidak bisa bekerja kemana-mana. Gea tidak punya pengalaman apapun, memang dulunya dirinya bukan orang kaya tapi setelah menikah dengan Freya rezekinya memang selalu lancar dan selalu mengalir dengan deras.
Pokoknya saat hidup dengan Freya Dimas begitu beruntung dan bahagia sekali, tak kekurangan apa-apa, lalu dukungan dari Freya juga sangat membuatnya bahagia dan giat bekerja.
Dimas duduk di sebuah taman dia menatap anak-anak kecil yang sedang bermain. Apakah yang dia lakukan ini salah, telah meninggalkan Freya dan menikah dengan Gea.
Ternyata kalau berbeda istri rezeki juga berbeda. Dimas kira dirinya akan terus di atas dan tidak akan pernah turun seperti ini, bahkan untuk membuat klinik pun tidak pernah terjadi Dimas, tidak bisa mewujudkan cita-citanya itu pada dirinya sendiri.
Padahal Freya waktu itu sudah mengabulkannya, tapi karena keegoisannya berselingkuh seperti ini jadinya, apakah ini teguran dari Allah karena dirinya sudah membuat hati Freya dan juga anaknya sakit ?
...----------------...
__ADS_1