Orang Ketiga Itu Sahabatku

Orang Ketiga Itu Sahabatku
Bab 96 Jangan beritahu Dimas


__ADS_3

Freya hanya diam saja, Freya memegang meja rias dengan tangan yang bergetar. Freya harus kuat, tadi melihat Dimas dan juga Gea membuatnya lemas dan membuat Freya ingat kembali apa yang mereka lakukan.


Freya menarik nafasnya dan mencoba tenang, setelah tenang Freya beralih duduk dipinggir tempat tidur, Freya juga mengusap air matanya yang tiba-tiba mengalir.


"Kenapa aku harus menangis, aku tak boleh seperti itu, aku harus kuat. Ingat aku sudah bahagia tanpa mereka, jangan pernah ingat lagi masa lalu " Freya menyemangati dirinya sendiri.


Seperti sekarang Freya harus terbiasa, pasti Dimas akan banyak datang kerumah ini. Tiba-tiba saja pintu kamarnya terbuka. Freya hanya bisa tersenyum melihat Mama mertuanya.


"Freya, kamu tidak apa-apa kan "


Freya mengelengkan kepalanya, Freya belum beranjak dari tempat tidur sungguh dirinya masih lemas dan ingin Mama mertuanya saja yang mendekat.


"Kenapa dengan aku ma, aku baik-baik saja dan tak ada yang terjadi, aku tak kenapa-napa "


"Kamu yakin " tanya Astuti sambil menggenggam erat erangan Freya.

__ADS_1


Freya mencoba untuk tersenyum "Tentu aku baik-baik saja Ma, aku tak peduli dengan Dimas yang datang, itu sudah berlalu selama 7 tahun lalu apa lagi yang perlu aku khawatirkan, aku baik-baik saja Ma "


Astuti memeluk Freya dengan erat "Maaf dia jadi datang kesini gara-gara Mama "


"Tak usah berkata seperti itu Ma, aku baik-baik saja lihat aku bahkan tak menangis kan. Ada Amar yang akan selalu ada untukku, jadi Mama tak usah khawatir"


Astuti melepaskan pelukannya "Kamu kapan menikah dengan Amar "


Freya hanya tersenyum saja, lalu menghela nafasnya" Entahlah, aku masih binggung dan harus mempertimbangkan banyak hal. Mama tenang saja hidupku bahagia "


Freya terus saja mencoba menyakinkan mamanya ini. Freya tak mau membuat khawatir, sudah cukup Freya tak akan bersikap seperti itu lagi. Freya akan kuat dan menjalankan semuanya.


"Aku minta satu hal pada Mama jangan pernah beritahu Adnan tentang Helena, aku tak akan siap, aku tak mau bertengkar dengan Dimas biarkan semuanya berjalan begitu saja Ma "


"Iya Mama mengerti, mama tak akan memberitahu Dimas. Mama akan diam"

__ADS_1


"Terimakasih Ma"


"Sama-sama sayang, demi kebahagian kamu Mama akan melakukan apapun itu, mama tak akan pernah membuat kamu kecewa lagi"


...----------------...


"Dimas apakah cocok kamu besok mengenakan pakaian ini saat bertemu dengan teman mu itu"


"Hem, itu terlihat cocok aku tak punya pilihan lagi kan"


Gea menganggukan kepalanya, memang sebagai pakaian mereka yang bagus-bagus dulu sampai dijual ya demi menyambung hidup mereka ini.


"Yang terpenting adalah niatnya kan, kamu pasti besok bisa membujuk teman mu itu untuk memberikan kamu tempat kerja "


"Hemm, semoga saja ya kamu doakan saja aku. Aku juga ingin cepat bekerja dan juga membuat kamu bahagia, aku juga ingin hidup kita tak seperti ini terus"

__ADS_1


Gea yang bahagia mendengar kata-kata suaminya segera memeluk suaminya, Gea ingin semuanya segera terwujud, Gea ingin hidupnya kembali seperti semula lagi, pokoknya Gea akan terus memantau suaminya agar semuanya lancar.


"Aku ingin bahagia lagi dengan kamu Dimas seperti dulu, aku menunggu hal itu "


__ADS_2