Orang Ketiga Itu Sahabatku

Orang Ketiga Itu Sahabatku
Bab 40 Bercerita semuanya


__ADS_3

Gea sudah sadarkan diri. Freya segera masuk ke dalam ruangan itu Gea sudah menangis sambil mengusap perutnya "Kenapa anakku tidak bisa diselamatkan, kenapa kamu tidak memperjuangkan anakku Freya "


Freya duduk dan mengusap tangan Gea "Sebenarnya kamu ini sudah menikah apa belum Gea ? Kenapa tiba-tiba kamu bisa mengandung seperti ini kenapa kamu nggak bilang sama aku sebenarnya apa yang udah terjadi, apa Gea jangan diam saja dan jangan buat aku binggung" Freya tak menjawab pertanyaan dari Gea. Freya hanya ingin tahu yang ada di dalam kepalanya ini jawabannya.


Gea langsung menangis, dia langsung menceritakan semuanya pada Freya tentang penyiksaannya, tentang pelecehannya pokoknya semuanya Freya ceritakan dan bagaimana dirinya bisa mengandung. Sekarang Gea sudah pasrah dan lelah sekali, ini adalah kesempatan terakhirnya. Kalau Gea menyembunyikannya lagi yang ada Gea tak akan selamat.


"Kamu udah beberapa kali bertemu sama aku Gea, terus kamu kenapa nggak ceritain itu sama aku dari awal, kenapa kamu diam aja"


"Aku selalu diancam Freya. Aku ingin minta tolong sama kamu tapi ancaman itu terus saja masuk ke dalam kepala aku, sampai-sampai aku ketakutan sampai-sampai aku tidak bisa berbicara pada siapapun termasuk kamu aku bingung harus bagaimana"


Freya memeluk Gea dengan erat "Maafkan aku karena aku baru datang sekarang padamu, seharusnya dulu aku tidak meninggalkanmu. Seharusnya aku ada di sampingmu maafkan aku Gea "


"Jangan minta maaf seperti itu Freya, karena dari awal yang salah itu aku seharusnya aku tidak menghianatimu. Seharusnya aku tidak mencoreng persahabatan kita ini, aku minta maaf atas segala apa yang pernah aku lakukan, mungkin ini adalah karma untukku. Aku terima semuanya aku terima tapi untuk kali ini tolong aku, aku pengen bebas aku tidak mau bersama Ayah tiriku lagi"


"Ya aku pasti akan membantumu Gea, aku akan membantu mu untuk lepas dari laki-laki itu. Aku tak akan membiarkan kamu bersamanya lagi "

__ADS_1


Tiba-tiba pintu ruangan Gea terbuka yang datang adalah Erik Ayah tirinya Gea" Ya ampun sayangku cintaku kenapa bisa sampai ke rumah sakit seperti ini. Apa yang terjadi padamu sudah Ayah bilang kan jangan bermain-main bersama temanmu di malam hari. Ayah sudah melarangnya kan tapi kamu malah terus aja ngotot dan ingin main"


"Cukup sudahi kebohongan ini, jangan terus berbohong "teriak Freya yang kesal dengan kelakuan Ayah tirinya Gea ini.


"Apa maksudmu Freya. Kenapa kamu tiba-tiba marah-marah padaku. Memangnya apa salahku, aku ke sini ingin lihat keadaan anakku ingin menjemputnya juga, tapi kamu malah marah-marah padaku. Ada apa ini kita tidak punya masalah kan dari awal Freya. Kamu harus sopan aku ini adalah orang tua"


"Iya memang kita dari awal tidak pernah punya masalah, tapi kamu telah menyakiti Gea kamu telah menjualnya, melecehkannya dan bahkan kamu juga memperkosanya kan. Aku akan laporkan ke kantor polisi jika kamu tidak pergi juga dari sini, lebih baik sekarang kamu pergi dari sini" ancam Freya.


Erik tertawa mendengar semua itu "Oh jadi ternyata anak tidak tahu diri itu sudah menceritakannya padamu. Seharusnya kamu berterima kasih padaku Freya karena aku sudah memberikan dia pelajaran yang berharga sekali. Gea dulu pernah merebut apa yang kamu punya kan, seharusnya kamu berterima kasih padaku, karena aku sudah membantumu untuk membalaskan apa yang pernah kamu rasakan itu"


Erik menatap Gea yang berlindung di belakang Freya. Erik menatapnya dengan tajam "Sekarang Gea ikut aku pulang atau aku akan menghancurkan temanmu ini dan keluarganya. Aku bisa melakukan apa saja kamu ingat itu kan jadi jangan bermain-main dengan aku"


Gea sudah menangis di situ, tidak tahu harus melakukan apa tapi Gea juga tidak mau membuat Freya celaka. Gea membuka selimutnya dan mencoba untuk duduk karena dirinya juga belum pulih sebenarnya.


Freya melihat itu kaget "Kamu ini mau ke mana. Kenapa tiba-tiba bangun seperti ini, kamu ini baru siuman, sudah diam di sini jangan kemana-mana. Bukannya kamu tadi minta tolong sama aku kan buat lindungi kamu, maka sekarang aku akan melindungi kamu"

__ADS_1


"1 2 3 "Erik terus saja menghitung, untuk Dea mendekat padanya tapi lama sekali karena Freya menahannya. Dengan kesal Erik menarik tangan Gea, tapi Freya terus mempertahankannya, Freya memeluk Gea dengan erat sekali.


"Lepaskan jangan ikut campur "teriak Erik" Kamu ini hanya temannya saja, kamu ingin suamimu nanti direbut lagi oleh perempuan ini hah. Lepaskan dia biarkan dia pergi denganku, dia sudah tanggung jawabku, aku yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi dengan Gea maka lepaskan dia"


"Tidak lepaskan tanganmu ini, lepaskan aku tak akan membiarkan Gea pergi lagi denganmu "


"Freya lepaskan, jangan ikut campur dengan keadaan keluargaku. Gea sudah menjadi milikku dia sudah jatuh padaku. Jangan ikut campur Freya atau nanti keluargamu yang akan hancur, jangan mempertahankan seseorang yang akan menghancurkan hidupmu lagi di kemudian hari, kamu sudah pernah dikecewakan olehnya jadi jangan membuat hidupmu malah berantakan gara-gara datang Gea ke dalam keluargamu"


"Tidak aku tidak akan pernah melepaskannya, kamu bukanlah ayah yang baik untuknya. Kamu hanya akan menyakitinya saja lebih baik kamu pergi dari sini sebelum aku menelpon polisi, jadi cepat pergi dari sini aku tidak bermain-main ya aku akan menelepon polisi"


Freya berhasil mendorong Erik. Mereka akhirnya saling dorong Freya dengan sekuat tenaga mengusir Erik untuk keluar dari ruangan itu. Namanya juga laki-laki kekuatannya cukup besar sekali, apalagi badan Erik yang lumayan masih bugar dan pada akhirnya Freya yang terdorong. Untung saja datang Dimas dan menangkap tubuh istrinya itu.


Dimas menatap Erik dengan marah, berani sekali laki-laki itu mendorong istrinya sampai hampir terjatuh seperti ini.


Sedangkan Gea yang melihat itu langsung tersenyum, akhirnya Dimas datang Dimas bisa membantunya juga kan pasti Ayahnya akan pergi, ayahnya tidak akan berani pada Dimas kan. Gea menggenggam erat selimutnya.

__ADS_1


Gea sangat ketakutan sekali dengan apa yang terjadi ini. Gea benar-benar tidak bisa melawan dengan keadaan yang seperti ini yang tidak sehat bahkan saat sehat pun Gea tidak bisa melawan Ayahnya. Ayahnya begitu mengerikan sekali sampai-sampai dirinya takut.


__ADS_2