Orang Ketiga Itu Sahabatku

Orang Ketiga Itu Sahabatku
Bab 35 Binggung sekali


__ADS_3

"Kamu mau kemana "tahan Dimas saat melihat istrinya akan beranjak pergi.


"Aku akan menyusul mereka. Kenapa mereka begitu lama sekali "


"Ya sudah biarkan saja. Mungkin sedang ada yang mereka bicarakan "


"Tapi ini tak wajar, kenapa begitu lama sekali. Biar aku lihat dulu "


"Freya jangan seperti itu tidak sopan. Sudah duduk saja disini dan tunggu mereka. Kita disini hanya tamu sayang "


"Tidak masalah ini adalah rumah temanku. Aku akan mengeceknya aku takut terjadi sesuatu dengan Gea. Aku tak tenang dari tadi "


Freya melepaskan cekalan suaminya dan pergi untuk mencari Gea. Sedangkan Dimas hanya bisa diam saja tak mau mengikuti istrinya.


Sedangkan Gea sendiri yang ada didalam kamar mandi sedang dicengkeram erat tangannya oleh Ayah tirinya itu.


"Maksud mu apa tadi dengan melakukan hal seperti itu "

__ADS_1


"Apa aku sedang hamil muda, dan aku tiba-tiba tak enak badan lalu apa yang salah. Tidak ada yang salahkan tolong lepaskan sakit sekali "


"Tahanlah, kalau kamu sedang tak enak badan maka pura-pura lah untuk sehat. Jangan seperti tadi ingin muntah dihadapan semua orang. Apa kamu mau Freya tahu kalau sedang mengandung iya "


"Tidak itu tidak dibisa ditahan "


"Pembohong, kamu hanya ingin membuat Freya tahu semuanya saja. Kamu memang sengaja melakukan ini kan. Aku tahu bagaimana dirimu. Jadi jangan mengelabuiku. Ingat kata-kataku jangan mengungkap tentang keluarga kita awas saja. Bukan berarti aku membolehkan Freya kemari untuk menolongmu dan membebaskan mu untuk berbicara dengannya "


Gea meringis merasakan tangannya yang makin sakit dicengkeram seperti itu. "Lepaskan aku kesakitan "


"Ini tak seberapa. Jangan membuat mereka curiga. Aku tidak tahu mereka datang kemari hanya untuk mengajakku bekerja sama saja, atau hanya untuk mencari sesuatu "


"Berisik kamu ini ya "


Freya mencari dimana kamar mandinya, karena rumahnya sangat luas sekali. Freya melihat ada pintu yang terbuka dan benar saja mereka ada disini.


Freya tersenyum canggung pada mereka "Freya ada apa ? "

__ADS_1


"Emm, aku hanya khawatir saja dengan keadaan Gea. Makannya aku sampai datang kemari. Gea kamu baik-baik saja kan wajah kamu begitu pucat "


"Dia baik-baik saja ayo mari kita kembali kemeja makan. Padahal tak usah repot-repot kamu datang kemari "


Freya hanya tersenyum kecil saja dan membawa Gea berjalan dengannya sedangkan Ayah tirinya Gea mengikutinya dari belakang. Sebenarnya freya tak percaya kalau Gea baik-baik saja.


...--------------...


Makan siang sudah selesai, dan sekarang tinggal membicarakan pekerjaan mereka. Freya yang ingin berbicara berdua dengan Gea akhirnya buka pembicaraan.


"Emm, begini kalian kan akan membicarakan tentang pekerjaan, kami para perempuan lebih baik mengobrol saja kan ditempat yang lain. Misalnya kami pergi ke cafe yang ada disebrang jalan kulihat disana ada minuman yang aku suka "


Gea menatap Ayah tirinya dahulu, lalu kembali menatap Freya "Sepertinya kita disini saja Freya "


"Kenapa Gea, kita sudah lama kan tidak menghabiskan waktu berdua. Hanya mengobrol biasa sambil memesan makan ringan "


"Ya benar kata Freya Gea, lebih baik kalian pergi jalan-jalan sudah lama kan kalian tidak bertemu. Kami disini pasti akan lama sekali dan kalian pasti akan sangat jenuh sekali "

__ADS_1


Gea mengerutkan keningnya dengan tingkah ayahnya ini. Kenapa bisa membolehkan, Gea jadi binggung sekali dengan tingkah ayah tirinya ini.


__ADS_2