
Pak RT masih belum bisa menjawab tentu saja Freya tak tinggal diam "Baru saja beberapa jam dia datang kemari. Bahkan dia minta masuk ke dalam kami ini mau istirahat Pak kami ini harus tidur. Kami tak bisa diganggu seperti ini, kami ingin tenang disini Pak"
"Iya mohon maaf Neng kalau misalnya Indah kayak gini, tapi tolong kalau memang hanya ingin masuk saja ke dalam villa tolong biarkan dia hanya ingin jalan-jalan saja. Setelah itu dia tidak akan mengganggu lagi saya menjamin semuanya, dia hanya ingin tahu dalam vila "
Freya tentu saja tidak setuju, apa-apaan membolehkan perempuan asing ini masuk ke dalam villa, mereka ini baru bertemu loh, kalau sudah lama sih tak masalah tapi kan ini beda.
Semuanya punya privasi, dirinya harus menjaga segalanya kalau misalnya tiba-tiba Indah minta masuk lagi bagaimana apakah Freya harus mengizinkannya lagi tidak mungkin kan, Freya tak mau mengambil resiko dan bermasalah nanti kedepannya dengan yang lainnya, lebih baik ditolak dari sekarang saja.
"Tapi mohon maaf Pak, saya tidak bisa melakukan hal itu. Ini sudah sangat-sangat mengganggu, kami ke sini mau liburan jadi tolong jangan ganggu ketenangan kami di sini "Amar langsung maju dan berbicara seperti itu karena Amar juga tidak suka kalau misalnya ada yang tiba-tiba masuk ke dalam villa dan melihat-lihat.
Rasanya aneh saja bukan takut kehilangan sesuatu, tapi ya tidak nyaman kalau misalnya tiba-tiba ada orang asing yang ingin berkeliling di dalam villa, melihat semua yang ada didalam.
Pak RT langsung berdehem "Baiklah saya mengerti dengan keputusan Neng sama aa, saya akan menjaga Indah supaya tidak datang kemari lagi, sekali lagi saya minta maaf ya atas tindakan Indah yang seperti itu. Memang dia selalu seperti ini, saya selaku ketua RT mewakili Indah untuk meminta maaf "
Freya dan juga Amar hanya menganggukkan kepalanya, tangan Indah langsung ditarik oleh Pak RT tapi tatapannya itu terus saja tak teralih pada suaminya. Freya dia terus menatap Amar sambil tersenyum aneh sekali kan Freya malah jadi takut.
Freya dan juga Amar langsung masuk lagi ke dalam villa, mereka juga tidak lupa untuk mengunci pintu semua pintu dikunci tidak ada yang terlewat, mereka tidak mau sampai nanti Indah datang dan masuk tiba-tiba.
Perempuan seperti itu akan sangat berbahaya, apalagi nekat orangnya. Freya takutnya Indah menyimpan sesuatu nanti disini, bukannya berfikir jelek tapi memang terlihat dari tingkahnya saja kalau Indah bisa melakukan hal apapun itu.
Freya sudah di dalam kamar Freya mencari di internet apakah di desa ini ada pernah kejadian sesuatu dengan seorang perempuan atau mungkin orang yang masuk ke dalam villa, tapi tidak ada semuanya baik-baik saja di sini hanya tertera tentang bagaimana orang-orang di desa ini yang selalu berhasil dalam panen.
Tak ada berita miring sama sekali, semuanya aman-aman saja. Freya jadi binggung kan, Freya ingin tahu kejadian yang sesungguhnya karena dari cara bicara Pak RT saja Freya sudah tak percaya.
__ADS_1
Freya langsung menatap suaminya "Aku sudah mencari berita tentang keanehan di desa ini yang mungkin ada satu kasus yang membuat Indah menjadi seperti itu, tapi tidak ada aku malah jadi takut tinggal di sini lama-lama. Indah itu lebih menakutkan dari hantu tahu"
"Apakah ada yang bisa kita tanyain mungkin warga-warga di sini, mereka juga seperti menyembunyikan segalanya. Seperti semuanya baik-baik saja, tak ada yang bercerita juga pada kita kan "
"Sepertinya kita tidak perlu untuk mencari kebenaran itu, karena ya percuma mereka juga tidak akan mengatakan yang sesungguhnya. Mungkin mereka hanya ingin kita tetap nyaman tinggal di sini makanya mereka tidak membicarakan tentang hal itu dan tidak mau membongkar apa yang sebenarnya terjadi, kita nikmati saja sayang liburan kita ini, kita tidak tahu kan apa yang akan terjadi nanti saat kita pulang ke kota nanti "
"Ya tapi kalau kayak gitu aku malah jadi nggak betah di sini malah jadi was was, padahal aku udah suka loh tempat ini dan berminat untuk beli tanah juga di sini kan sama kamu. Bahkan kamu juga mau beli villa ini tapi dengan melihat kelakuan warganya ada yang salah satu seperti itu aku jadi malah takut, aku malah jadi harus fikir-fikir ulang aja deh "
"Ya udahlah nanti kita coba cari tahu, lebih baik kita makan lagi di warung yang kemarin kamu suka kan makanan di sana, mungkin kamu juga mau tanya resep-resep di sana "Amar mencoba untuk menenangkan istrinya itu agar dia tidak tegang lagi dan memikirkan semuanya.
Amar harus mengalihkannya pada yang lain, dan itu pada makanan. Istrinya pasti akan sedikit melupakan tentang Indah perempuan itu, Amar juga tak nyaman sebenarnya, tapi kalau terus difikirkan akan pusing dan menguras emosi juga kan.
"Baiklah boleh, aku juga mau makan lagi disana"
...----------------...
"Oh itu Neng Indah, sebenarnya sih rahasia tapi ya sudahlah kalian kan langganan sekarang di sini jadi saya kasih tahu ya yang sebenarnya. Neng Indah itu pernah gagal nikah makanya jadi kayak gitu dia sakit parah dan jadi berubah, emang kalau komunikasi dia lancar kayak kita biasa-biasa aja, terus setelah itu dia tuh mengincar perjaka-perjaka desa di sini, tapi mereka pada nggak ada pada merantau. Jadi kalau ada tamu yang datang laki-laki ya suka kayak gitu Neng Indah, tapi nggak akan ngelukain atau macam-macam sih cuma kadang ngelihatin aja gitu, ga kenapa-napa kok nggak akan sampai mukul atau mungkin marah-marah. Dia itu sebenarnya baik banget "
Freya mengangguk-anggukkan kepalanya "Terus Pak RT itu siapanya kok dia kayaknya bela banget Indah sih, dia kayaknya bener-bener sayang sama Indah"
"Itu pamannya "sambil berbisik dan melihat ke sana kemari.
"Pantesan"gumam Freya
__ADS_1
"Jadi nggak usah takut lagi Neng nggak akan kenapa-napa kok Pak RT juga pasti menjamin semuanya, dia pasti akan terus jagain Indah nanti kalau misalnya ke villa lagi tinggal bilang aja nanti sama Pak RT, pasti Pak RT langsung datang dan bawa Indah emang udah biasa dia mah kayak gitu. Kita juga pada warga udah biasa kalau begitu, neng Indah mah gitu terus susah untuk dibilanginnya. Kita juga ga berani sih tegurnya "
"Oh gitu ya Bu, ya udah deh nanti kalau ada apa-apa langsung bilang Pak RT lagi aja. Soalnya saya kadang suka ga nyaman kalau terus kayak gitu "
Baiklah Freya akan mencoba tenang kalau memang hanya itu masalahnya. Freya akan mencoba biasa-biasa saja dan menghabiskan waktunya di sini ada beberapa hari lagi kan dirinya dan Amar di sini sayang saja tiba-tiba pulang hanya karena Indah perempuan penguntit.
Freya juga minta resep makanan yang ibu itu jual, awalnya sih ibunya ragu-ragu untuk memberi tapi Freya menjelaskan kalau Freya sangat suka dengan masakan Ibu ini dan akan mencobanya nanti di sana untuk suaminya dan keluarganya juga.
Freya makan dengan lahap seperti biasanya. Dia menghabiskan makanannya dan Amar juga sama dia dengan semangat menghabiskan semuanya.
"Pelan-pelan sayang, jangan terburu-buru seperti itu, tak akan habis juga " tegur Amar sambil mengusap dagu Freya yang terkena kuah sayur.
Freya hanya tersenyum saja dan kembali melanjutkan makannya. Freya ingin mencoba yang lain lagi, masih banyak makanan yang belum Freya coba dan membuatnya penasaran sekali.
Pantesan saja kan disini selalu banyak yang makan. Ya karena memang sangat enak sekali berbeda sekali.
"Sayang nanti habis dari sini kita kemana "tanya Amar
"Kita pulang aja ke villa kita istirahat ya, kita tidur aku udah cape banget pengen baringin tubuh "
"Baiklah sayang "
Amar kembali melanjutkan makannya. Amar tak nambah tapi Freya tambah lagi, tapi hanya lauk pauknya saja. Freya mencoba yang paling membuatnya penasaran rasannya.
__ADS_1