
Dimas yang baru datang kaget sekali saat melihat mamanya yang sedang berbaring seperti itu. Mamanya tidak pernah seperti ini, Dimas segera menghampirinya dan Freya juga ada di sana.
Saat melihat Dimas Freya langsung melangkahkan pergi, tapi tangannya dipegang oleh Mama mertuanya dengan sangat erat. Freya tak bisa kemana-mana Freya tak mau berurusan lagi dengan Dimas.
"Di sini dulu Freya, tidak ada pernikahan yang mudah pasti akan selalu ada ujiannya tolong Mama minta pada kalian berdua untuk tidak bercerai. Fikirkan ke depannya akan seperti apa, Mama tidak mau kalau perempuan itu menang. Mama mau kalian tetap bersama mama tidak mau kalian berpisah, mama tidak akan terima itu "
"Beri kesempatan satu kali lagi untuk pernikahan kalian berdua. Mama sungguh selalu memikirkan tentang semua ini Freya. Mama tahu Dimas salah, tapi mama minta tolong untuk kamu pikirkan semuanya, mama tidak bisa seperti ini mama tidak mau melihat kalian berdua sampai bercerai. Mama ingin kalian seperti dulu lagi bahagia sama-sama"
"Kamu juga Dimas harus kembali ke rumah memberikan kesempatan pada rumah tanggamu ini, bukannya kalian diberi waktu 3 bulan kan maka pergunakanlah waktu itu dengan baik. Tolong Dimas jangan kamu kecewakan istrimu lagi jangan khianati dia lagi. Sebenarnya apa kekurangan istrimu sampai-sampai kamu rela berselingkuh dengan perempuan yang jelas-jelas kita belum tahu asal-usulnya seperti apa. Dia baru saja datang ke dalam hidup kalian tapi dia sudah menghancurkannya"
"Kalau tahu akan seperti ini, mama tidak akan terima perempuan itu mama akan usir dia, mama benar-benar menyesal pernah baik padannya. Mama tidak akan pernah memaafkan Gea sampai kapan pun itu. Mama akan selalu mengingat semuanya "
Freya hanya diam saja, Freya sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi, Freya juga sebenarnya sudah tak kuat dengan semua ini. Tapi melihat keadaan Mama mertuanya yang seperti ini Freya sepertinya memang harus memberi kesempatan pada Dimas, tapi bukan berarti Freya akan kembali.
Freya akan menunggu 3 bulan itu dan dia akan mundur setelah itu. Setelah Mama mertuanya baik-baik saja maka Freya akan pergi. Freya tidak akan pernah bisa menjalankan rumah tangga ini sampai kapanpun. Kalau keadaannya sudah hancur mana ada yang mau.
Freya akan menjalani hidup barunya tanpa Dimas. Freya tak mau hatinya terus sakit sedangkan Dimas bersama Gea malah senang-senang. Freya juga ingin menyelamatkan anaknya, pasti anaknya juga sangat sedih akan hal ini Freya ingin membuat anaknya kembali ceria dan baik-baik saja seperti dulu.
Freya segera keluar dari ruangan itu, tinggal Astuti dan juga anaknya di sana. Dimas malah melamun dia ingat tentang kata-katanya pada Gea kalau dia tidak akan pernah meninggalkan Gea. Tapi sekarang dia malah pergi pada Freya dan harus mengikuti apa kata-kata mamahnya. Dimas sungguh bingung dengan semua ini.
Kalau tahu akan seperti ini Dimas tak akan janji pada Gea. Gea pasti akan berfikir kalau dirinya ini pembohong, ingkar janji, tapi bagaimana dengan keadaannya mamanya Dimas tak bisa diam begitu saja. Mau bagaimana pun Mama nya adalah tanggung jawabnya.
"Dimas Mama ingin bertanya padamu, sebenarnya apa kekurangan istrimu itu, apa nak kenapa kamu sampai menodai pernikahan kamu ini. 10 tahun kalian berdua berjuang tapi kenapa malah hancur dalam beberapa bulan saja Dimas "
Dimas langsung menatap mamanya "Tidak ada yang kurang dari Freya. Dia sangat sempurna sekali hanya Dimas saja yang bodoh dan hanya Dimas saja yang tidak kuat dengan semua ini. Dimas benar-benar sudah tergoda Ma, Dimas tak bisa keluar Ma "
"Kamu harus janji sama Mama buat bisa berubah, buat bisa menyelamatkan rumah tangga kamu ini. Kamu ga kasihan sama Irsyad dia akan hancur, dia akan membencimu sampai nanti. Mama selalu memikirkan tentang rumah tangga kalian berdua sampai Mama seperti ini, mama tidak mau sampai kalian itu bercerai. Semuanya masih bisa diselamatkan Dimas"
"Tapi Freya yang mau bercerai, aku tidak bisa menahannya di sini aku memang salah. Mau bagaimanapun aku sudah salah, aku tak akan bisa membujuk lagi Freya. Mama tahu sendiri kan Freya itu keras kepala kalau sudah menentukan apa yang dia mau maka akan terus dia lakukan. Dimas tak akan bisa memperbaiki semuanya Ma "
"Maka kembalilah menjadi Dimas yang dulu, apa bagusnya kamu bersama Gea. Apa yang kamu dapat dari perempuan itu, apa yang sudah dia berikan padamu sampai-sampai kamu mau melepaskan segalanya hanya untuk dia. Mama yakin itu hanyalah cinta sesaat saja dan itu akan segera lenyap sebentar lagi. Mamah tidak mau kalian berpisah sudah cukup Dimas jangan membuat semuanya menjadi rumit"
"Kamu akan kehilangan segalanya kalau sampai meneruskan hubungan kamu dengan Gea. Mama yakin itu Dimas, mama memperingati kamu dari sekarang sebelum kamu menyesal pada akhirnya. Banyak orang yang berselingkuh tapi kenyataannya dia hancur kan, kehilangan segalanya "
"Dimas akan mencoba semuanya dulu mah, Dimas akan mencoba untuk bisa kembali menjadi Dimas yang dulu. Selama 3 bulan ini Dimas akan mencoba memperbaiki semuanya. Mama istirahat aja ya Dimas juga mau bertemu dengan Freya dulu ingin bicara dengannya semoga saja kita berdua bisa bicara dari hati kehati "
"Tentu lepaskan perempuan itu, untuk apa kamu pertahankan Gea. Dia itu hanyalah seorang pengganggu dia itu tidak cocok untuk menjadi menantu di sini, dia itu tidak baik untuk kamu Dimas. Kamu lihat sendiri kan bagaimana videonya tersebar dia melayani banyak pria, apa kamu masih menerima dia apa kamu tidak jijik dengan perempuan seperti itu"
Astuti terus saja mengompori anaknya untuk bisa melepaskan Gea. Astuti akan melakukan berbagai cara agar hubungan Dimas berakhir, Astuti ingin Gea hancur dan tak mendapatkan kebahagian apapun lagi.
Dimas hanya diam saja, setelah melihat mamanya cukup tenang Dimas segera pergi dari kamarnya, pikiran Dimas sekarang malah makin bercabang lagi kan.
Tidak mengikuti kata Mamanya Dimas akan menyakiti hati mamanya lagi, dan pasti mamanya akan drop bahkan lebih dari ini Dimas tidak mau terjadi apa-apa pada Mamanya itu.
Mamanya adalah segalanya untuk Dimas. Dari dulu Dimas hanya di asuh oleh Mamanya Dimas tak mau mengecewakan mamanya. Mamanya sangat berarti sekali.
...----------------...
Dimas menghampiri Freya yang sedang membereskan pakaiannya "Menurutmu bagaimana, apa kamu setuju dengan apa yang Mama mau. Apa kamu akan terus bertahan dengan aku Freya. Kamu tak akan gegabah kan membuat Mama drop lagi, kita harus bisa menyelesaikan semua ini Freya dengan baik-baik agar Mama tak kefikiran terus, bisa kita kembali saja seperti semua Freya "
"Tidak usah memikirkan lagi tentang kita, kita berdua ini sudah tak bisa bersama lagi dan kamu juga tidak usah khawatir Dimas, kalau aku akan menghancurkan hubunganmu dan juga Gea. Aku melakukan ini juga untuk Mama kalau mama tidak memintanya aku tidak akan pernah mau untuk satu ruangan lagi denganmu, untuk bisa memperbaikinya lagi denganmu kita di sini hanya pura-pura saja. Bahkan jika kamu ingin menemui Gea silahkan aku tidak akan melarangmu"
__ADS_1
"Tiga bulan untuk bertahan denganmu itu bukan apa-apa untukku, bahkan saat itu kamu berbohong berbulan-bulan padaku sampai-sampai aku percaya-percaya saja kan sama kamu. Jadi sekarang kamu tidak usah berbohong lagi jika ingin menemui Gea, temui saja dia kalau mau bawa ke rumah ini, bawa saja dia atau mungkin mau menempati kamar yang dulu dia tempati boleh. Aku tidak masalah agar kalian berdua bisa terus bahagia dan menikmati kisah cinta kalian berdua yang baru saja dimulai itu"
Freya tersenyum kearah Dimas. Tapi senyumnya itu senyum kesakitan bukan senyum bahagia yang biasanya Dimas lihat.
"Dan kamu juga akan terbebas dari rasa bersalah mu, karena telah menghianati aku Dimas. Sekarang aku sudah tahu kan kalau kamu berselingkuh dengan Gea, jadi kamu tidak akan merasa bersalah lagi, tidak akan ada rasa takut ketahuan sedikitpun kalian akan bersenang-senang dengan bebas sekali. Dan kamu juga tidak perlu berbohong apapun lagi padaku, kamu lembur atau mungkin harus ada operasi dan yang lainnya kamu bebas mau pulang subuh ataupun tidak pulang tidak masalah. Aku tidak akan melarang mu lagi, aku susah lelah dan aku ingin bahagia bersama anakku saja "
"Satu hal lagi kamu tidak boleh tidur di sini, lebih baik tidur di bekas kamar dia saja agar kamu lebih menikmati semuanya agar kamu tidak kesepian juga. Jangan tidur di sini kamu sudah tidak punya hak apapun lagi"
Setelah mengatakan itu semua Freya meninggalkan Dimas sudah cukup kata-katanya itu. Freya akan mencoba untuk bisa menghilangkan rasa sakitnya ini, hidup akan terus berjalan kan Freya tidak mungkin terus terpuruk sedangkan mereka berdua terus bahagia.
Freya akan buktikan pada mereka kalau Freya bisa, kalau Freya sanggup bahagia tanpa mereka berdua. Freya akan mencari kebahagiannya sendiri dan tak akan pernah bergantung pada siapa-siapa lagi.
...----------------...
Gea sendiri di rumah dia menangis, katanya Dimas akan kembali tapi dia tidak ada, Dimas tidak datang padanya Dimas berbohong katanya akan selalu bersamanya, tapi Dimas tadi pergi mengejar anaknya. Dimas itu tidak pernah menepati janjinya, Gea sangat kecewa dengan apa yang dilakukan oleh Dimas.
"Dia sudah membuat aku kecewa, kalau memang tidak mau kembali ya sudah. Seharusnya jangan membuat janji padaku jadi aku menunggu seperti ini kan. Ngapain juga Irsyad datang ke sini, nggak ada guna banget anak itu. Seharusnya dia nggak datang mungkin semuanya akan baik-baik aja kan, dan Dimas juga akan tetap ada di sini"
"Irsyad benar-benar penghancur seharusnya anak itu tak tahu tentang apartemen ini, Dimas pasti akan luluh oleh anaknya itu, aku tak boleh membiarkan itu terjadi enak saja Dimas lulus oleh Irsyad Dimas hanya boleh luluh olehku saja tak boleh sama orang lain "
Gea menghapus air matanya, dia membaringkan tubuhnya sambil memikirkan nasibnya yang selalu saja diduakan. Selalu saja jadi yang kedua tidak pernah menjadi yang pertama. Kapan Dimas dan Freya bercerai dia ingin semuanya menjadi baik-baik saja.
Gea ingin menjadi yang pertama dan terakhir untuk Dimas. Tak mau sampai ada yang kedua ataupun yang ketiga, Gea harus memiliki semuanya kan.
Gea hanya ingin memiliki Dimas seorang, Dimas harus menjadi miliknya. Dimas adalah sumber kebahagiaannya, Dimas tak boleh kembali pada Freya apapun itu keadaannya.
Gea sudah dipermalukan seperti ini kan, jadi lebih baik ambil saja Dimas sekalian olehnya. Orang tua Freya sudah membuatnya malu, maka Gea harus membuat Freya malu juga dihadapan banyak orang kalau Freya itu tak becus mengurus suaminya makannya Dimas berpaling padanya.
"Aku tak akan pernah mau mengalah untuk Freya, Freya bisa mencari lagi laki-laki lain bahkan karirnya bagus. Sedangkan aku tak punya apa-apa bahkan pekerjaan saja aku tak punya, aku tak akan bisa hidup kalau tak ada yang membiayai aku "
"Aku yakin Freya nanti akan memaafkanku, dia kan gampang luluhnya beberapa tahun lagi Freya akan baik padaku dan menerima pernikahan aku dengan Dimas nanti "
Gea begitu percaya diri dengan apa yang dia pikirkan. Gea benar-benar tak memikirkan bagaimana perasaan Freya dan juga Irsyad.
...----------------...
Dimas sendiri di rumah gelisah sekali, dia sudah berjanji pada Gea untuk selalu menemaninya Dimas keluar dari kamar tamu dia menatap sekitar rumah sangat sepi sekali. Dimas takut ibunya tiba-tiba keluar dan marah padanya.
Masalah pasti akan datang lagi padannya. Dimas tak mau membuat keributan lagi dan nanti tetangga datang kemari sungguh memalukan sekali.
Baru saja Dimas berbalik, dia dikagetkan dengan Freya yang ada di hadapannya. Freya seperti hantu muncul tiba-tiba seperti ini.
"Kenapa sangat gelisah seperti itu, apakah pacarmu menunggu. Kenapa tidak pergi saja silakan tidak akan pernah ada yang melarangmu. Temui pacarmu itu kasihan dia nanti dia kesepian tidak ada yang memeluknya, ayo cepat kasian nanti dia menyusul kemari "
"Kamu juga sudah tidak punya tanggung jawab lagi kan di sini, kita ini sedang berpura-pura hanya ke kepura-puraan saja di antara kita berdua ini. Nanti pacarmu itu malah menyusul kemari dan memarahiku, kalian berdua kan tidak tahu malu. Lalu untuk apa kamu bersembunyi seperti itu hanya untuk bertemu dengannya semua orang juga sudah tahu kan Dimas"
"Aku minta maaf Freya. Aku sungguh minta maaf tidak bisa mengendalikan diriku dan juga hatiku, aku sungguh menyesal dengan apa yang terjadi sekarang. Aku juga ingin melawan segalanya tapi rasanya tidak bisa Freya"
"Tidak lelah terus minta maaf padaku, tapi kenyataannya kamu masih betah kan bersamanya maka kembalilah. Karena aku pun tidak akan pernah berharap lagi padamu Dimas. Aku tidak akan pernah mau bersamamu lagi. Mau kamu bersujud di kakiku pun aku tidak akan pernah mau. Aku tidak akan pernah mau kembali dengan laki-laki yang pernah berzina dengan perempuan lain di saat dia masih punya hubungan dengan perempuan lain. Aku tidak akan menyia-nyiakan masa tuaku untuk hidup bersamamu dan melapangkan dadaku untuk memaafkanmu karena perbuatanmu itu"
"Aku akan terus mengigat semua ini Dimas, aku tak akan pernah bisa melupakannya sampai kapan pun itu, jadi tak usah berfikir ulang lagi untuk lebih menyakitiku lagi, agar sekalian saja kan. Agar sakitnya sekalian "
__ADS_1
"Aku bukanlah seorang malaikat yang bisa memaafkan setiap kesalahanmu Dimas, aku juga tidak menerima semua apa yang kamu lakukan. Aku sudah tahu kamu sudah melakukan hubungan suami istri bersama Gea, bagaimana lebih nikmat kan daripada yang sah. Zina itu memang nikmat jadi teruskan lah sampai kalian puas dengan dosa yang kalian buat itu"
"Aku akan mulai belajar tanpa seorang laki-laki. Aku akan belajar tanpa seorang suami. Aku akan hidup bersama anakku Irsyad dan jangan harap suatu saat kamu bisa bertemu dengannya lagi, kamu yang sudah membuatnya berantakan. Kamu juga yang sudah membuat hati Irsyad sakit "
"Ayo pergi, kenapa masih di sini, di sini juga tidak ada pakaianmu, pakaianmu ada di apartemen itu semuanya. Kamu kan sudah jadi tuan rumahnya disana. Kembalilah pada pemuas nafsu mu itu "
Dimas tanpa banyak bicara lagi melangkah ke arah luar rumah. Dimas sungguh tersinggung dengan setiap kata yang dilontarkan oleh Freya. Ingin membalas setiap kata dari Freya tapi takut Mamanya bangun dan pingsan lagi.
Baik Dimas akan melakukan apa yang Freya mau, Dimas akan melanjutkan hubungan ini. Freya saja tak memberikannya maafkan lalu untuk apa membujuknya dan menghabiskan waktu. Dimas tak mau menyia-nyiakan waktunya begitu saja.
Sekarang prioritas utamanya adalah Gea, Dimas mulai sekarang akan lebih memanjakan lagi Gea dan akan selalu ada untuknya juga, Dimas tak akan membuat Gea sedih dan merasa sendiri.
Freya kembali menangis, menghapus air matanya dengan cepat dia tidak akan pernah cengeng dia tidak akan pernah menangis lagi untuk Dimas. Sudah cukup semua kesakitan yang dia rasakan selama ini.
Freya tidak mau berlarut-larut dalam kesedihan ini, Freya harus kuat demi anak-anaknya Freya sekarang sedang mengandung Freya tidak akan pernah berbicara pada Dimas, tentang anak yang sedang dia kandung, Freya bisa mengurusnya sendiri tanpa harus minta bantuan Dimas.
Anak yang ada didalam kandungannya ini tak perlu tahu siap ayahnya. Itu akan lebih baik anaknya hanya akan dirinya saja yang mengurusnya. Freya akan berjuang untuk anak-anaknya saja.
...----------------...
Saat mendengar ada suara bel Gea langsung berlari dan saat dibuka pintu ternyata benar Dimas yang datang. Gea sangat senang sekali dia langsung memeluknya dengan erat.
"Aku pikir kamu tidak akan datang kemari lagi, aku pikir kamu akan mengingkari janjimu. Tadinya aku akan datang ke sana dan menghampirimu membawamu pulang kemari. Aku rasanya tak bisa hidup tanpamu Dimas "
Dimas mengusap punggung Gea dengan lembut, kemarahan yang sempat singgah di hati Dimas langsung hilang. Gea memang benar-benar sumber kebahagiannya.
"Aku pasti akan pulang lagi kemari, aku sudah janjikan padamu kalau aku akan selalu ada di sampingmu. Kalau aku tidak akan pernah pergi meninggalkan kamu. Kamu bisa tenang aku pasti akan kembali terus kemari ayo kita masuk dulu sayang "
Gea melepaskan pelukannya dan menutup pintu, dia membawa Dimas ke arah kamar lalu dia juga membantu Dimas untuk mengganti pakaiannya menggunakan pakaian tidur.
"Kamu harus selalu berbaring disampingku Dimas, kamu tidak boleh kemana-mana. Kamu hanya boleh tidur denganku mulai sekarang tidak boleh dengan perempuan yang lain ingat itu, dengan Freya pun tidak boleh bagaimana kalau nanti kamu tergoda lagi dan malah mau kembali lagi dengan Freya "
"Tentu saja aku hanya akan tidur bersamamu. Mana mungkin aku tidur dengan perempuan lain, aku tak akan membuat hatimu sakit, aku tak akan membuat kamu kesepian juga sayang "
"Aku senang mendengar semua itu, aku bahagia sekali aku benar-benar hidup sekarang kebahagiaanku mulai kembali tersusun Dimas. Aku tidak menyangka kalau aku akan mendapatkan apa yang selama ini aku mau, aku akhirnya bisa menikmati hidupku dengan tenang tak ada lagi pukulan atau caci maki lagi, pokoknya semuanya sudah sempurna "
Dimas mengecup kening Gea, lalu kembali menatap mata Gea yang begitu cantik menurut Dimas "Aku janji akan membuatmu lebih bahagia lagi dari Freya, bahkan lebih lebih dari itu aku akan memanjakan mu, kita akan menjalani hidup ini bersama-sama setelah nanti aku bercerai dengan Freya. Aku akan segera menikahimu aku janji itu, kita akan bersama-sama sebentar lagi "
"Aku tidak mau janjimu saja, aku mau kenyataannya. Aku mau kamu benar-benar menikahiku. Awas saja nanti kamu berubah fikiran Dimas, aku akan selalu menganggap serius setiap apa yang kamu katakan "
"Tentu aku akan benar-benar menikahimu 3 bulan lagi, setelah semua itu beres aku pasti akan menikahimu dan mama sudah sembuh aku pasti akan terus tinggal di sini. Sekarang mama masih sakit, aku tak bisa meninggalkannya begitu saja kasian dia sangat membutuhkan aku "
"Apa kamu percaya kalau mama sakit, bagaimana kalau dia pura-pura sakit saja aku takut dia sedang merencanakan sesuatu. Agar kamu tidak bisa pergi dari rumah, agar kamu bisa tinggal disana saja. Bukannya Mama juga kan yang mengusir kamu waktu itu "
"Mama tidak mungkin seperti itu, Mama bukanlah perempuan licik. Dia tidak akan pura-pura sakit hanya demi aku bisa terus bersama Freya. Ayo tidur apa kamu ingin terus mengobrol denganku, apa kamu tidak mau memelukku dalam tidurmu itu. Kita lanjutkan saja pembicaraan ini besok ya. Masih banyak waktu sayang "
"Tentu saja aku mau, makanya aku menunggu kamu pulang kalau aku tidak mau dipeluk untuk apa aku menunggumu pulang. Ayo cepat berbaringlah aku ingin dipeluk olehmu dengan sangat erat sekali, jangan pernah lepaskan pelukanmu itu ya"
"Tentu saja. Aku tak akan melepaskannya, aku akan terus memelukmu seperti ini setiap saat. Bahkan tanpa kamu minta pun aku akan terus memelukmu"
Mereka berdua berbaring bersama-sama, mereka berpelukan dan saling menghangatkan tubuh masing-masing dengan pelukan itu. Dimas benar-benar sudah melupakan tentang keluarganya tentang perjuangannya bersama Freya. Apakah Dimas akan menyesal nanti atau tidak.
__ADS_1