Orang Ketiga Itu Sahabatku

Orang Ketiga Itu Sahabatku
Bab 143 Berbohong agar menjauh


__ADS_3

Freya masuk ke dalam kamar anaknya. Dia mendapatkan sebuah pesan dari orang yang dia tidak kenal dan mengatakan kalau dia mencintai anaknya Irsyad. Freya benar-benar bingung dengan pesan ini.


Kenapa harus orang itu berbicara padannya. Padahal langsung saja kan pada Irsyad agar lebih enak. Freya tak mau terlalu ikut campur dengan kisah cinta anaknya. Freya ingin anaknya memilihnya sendiri, Freya nanti akan menerima setiap pilihan anaknya itu.


"Mama ada apa"


Freya langsung duduk di tepi ranjang anaknya, dan menatap Irsyad yang sedang fokus menatap bukunya "Mama mendapatkan pesan dari seseorang, tapi mama tidak tahu siapa ini dia mengatakan kalau dia mencintaimu Irsyad. Mama benar-benar bingung, malah mama belum membalasnya mama takut ini penipu atau bagaimana. Makannya mama datang kemari siapa tahu kamu tahu ini nomor siapa"


Irsyad yang sedang fokus langsung mendekati mamanya dan melihat pesan itu. Irsyad sangat tahu nomor siapa itu, Irsyad langsung mengembalikan ponselnya pada sang mama.


Sepertinya tak usah dibalas untuk apa coba, kenapa perempuan itu begitu berani sekali. Irsyad tak pernah berfikir kesana. Awas saja nanti kalau bertemu dengannya.


"Sudahlah Ma biarkan saja perempuan itu selalu saja mengganggu Irsyad, Irsyad tidak mau dekat dengannya tapi dia dari zaman Irsyad sekolah SMA sampai dia mengikuti Irsyad kuliah terus aja seperti itu. Dari mana juga dia mendapatkan nomor mama, aneh padahal aku tak pernah memberitahu nomor Mama pada siapa-siapa tadi perempuan itu bisa tahu"


Freya mengusap punggung anaknya dengan lembut "Kamu ga boleh kasar sama perempuan Irsyad, meskipun kamu ga suka sama dia jelasin baik-baik ya jangan dengan kekerasan. Kasian dia Irsyad, jangan sampai dia jadi trauma dengan laki-laki karena kamu kasar dengannya "


"Sudah mah, tapi dia tuh nggak ngerti-ngerti dia tuh terus kayak gitu aja. Irsyad sudah tolak dia beberapa kali. Bahkan Irsyad udah bilang kalau Irsyad tuh nggak suka sama dia. Irsyad bukannya suka malah ilfil dia ngejar-ngejar Irsyad kayak apa aja, masuk kelas Irsyad pokoknya nggak suka deh berisik banget. Irsyad kalau diperlakukan seperti itu malah risih Ma"


"Memangnya Irsyad udah punya pacar "


Irsyad diam cukup lama, dia belum menjawab pertanyaan dari mamanya itu Irsyad sangat takut kalau mamanya akan tahu tentang traumanya ini, sebisa mungkin Irsyad harus bisa terlihat baik-baik saja di depan mamanya.


Irsyad harus bisa menyembunyikan semua ini sampai dirinya sembuh, semoga saja Irsyad bisa menjalani ini semua. Semoga saja hal ini tak terbongkar.


"Engga Irsyad ga punya pacar mah, Irsyad mau fokus dulu belajar. Mau kuliah, Irsyad mau jadi lulusan terbaik dan banggain Mamah, Nenek, Helena dan juga Paman Amar, pokoknya Irsyad akan fokus dulu dengan semua cita-cita Amar. Kalau perempuan kan gampang kalau kita udah sukses siapa sih yang ga mau. Pasti bakal yang mau dan ga akan pernah menolak Ma. Apalagi umur Irsyad juga masih belum terlalu tua kan "

__ADS_1


Freya mengacak rambut anaknya dengan gemas, ternyata anaknya ini sudah dewasa sekali, ya Freya tidak menyangka akan bisa membesarkan Irsyad dengan baik.


Freya awalnya sangat takut sekali, biasannya akan bersama Dimas, tapi sekarang Freya tak usah khawatir lagi ternyata dirinya bisa menjalani semuanya sendirian seperti ini tak lupa dibantu oleh Mama yang selalu menguatkan segalanya.


"Ya sudah tapi jangan terlalu fokus, kamu harus juga mengimbangi semuanya, jangan terus saja belajar kamu juga kan butuh suasana baru atau mungkin kamu butuh main sama temen-temen kamu. Mama jarang sekali melihat kamu keluar dengan teman-teman kamu Irsyad, kapan-kapan bawa mereka kerumah "


"Iya mah pasti Irsyad keluar kok sama teman-teman, nanti kalau ada waktu Irsyad bawa kemari mereka. Kalau dia telepon atau misalnya kasih pesan lagi sama Mama nggak usah digubris deh, kalau perlu blokir aja nomornya. Dia nggak akan bener nanti malah ganggu mama kerja. Pokoknya dia itu benar-benar membuat semua orang ilfil, Mama juga nanti akan kesel sama dia, jadi lebih baik Mana ikutin aja kata-kata Irsyad ya"


"Iya tapi mama ingatnya sekali lagi, kalau mau negur dia secara baik-baik dan halus nggak boleh kasar. Jangan sampai kamu main fisik sama perempuan, hargai perempuan itu harus selalu dihargai dan nanti malam kita makan malam di luar mau ya kita keluar sama-sama. Sudah lama loh kita tak makan diluar"


"Iya Mah nanti Irsyad akan siap-siap kita makan malam di luar. Irsyad mau beresin dulu semua tugas biar tenang nanti Ma "


Freya tersenyum senang, dia lalu bangkit dan berpamitan pada anaknya untuk keluar. Freya akan bersiap-siap dan pergi nanti satu keluarga untuk makan di luar. Sudah lama mereka tidak menghabiskan waktu bersama-sama juga kan.


Irsyad langsung menelpon perempuan itu, dia sungguh marah kenapa harus sampai ke mamanya, maksudnya apa coba memberikan pesan seperti itu. Sungguh menyebalkan sekali, makin kemari malah makin melunjak saja kan perempuan itu. Entah harus bagaimana Irsyad ini.


Sambungan itu langsung diangkat oleh perempuan itu, Irsyad langsung marah padannya. Sudah tak bisa ditahan lagi rasannya.


'Maksudnya apa telepon-telepon mama, apa kamu itu sebenarnya tuli sampai nggak bisa dengar kalau aku itu tolak kamu, kalau aku itu nggak mau sama kamu. Harus berapa kali sih aku bilang sama kamu Laila aku itu nggak mau sama kamu cari laki-laki yang memang mau dengan kamu. Jangan terus kejar-kejar orang yang ga suka dengan kamu "


"Mama kamu udah baca pesannya ya. Kenapa nggak bales, padahal aku tunggu balasannya loh. Aku pengen ketemu sama mama kamu Irsyad, aku pengen deket sama Mama kamu juga, pasti akan sangat menyenangkan dan lambat laun juga kamu pasti akan suka dengan aku. Aku akan bertanya pada Mama kamu apa saja yang kamu tak suka, aku sudah tak sabar sekali"


"Bener-bener nggak bisa dibicarain dengan baik-baik ya, jangan pernah teror keluargaku lagi, jangan pernah hubungi aku lagi dan jangan pernah datang lagi ke kelasku ataupun mengejar-ngejar aku, kamu itu sangat memalukan sekali. Kamu itu tidak tahu diri. Aku tidak suka dengan perempuan semacam itu aku malah jijik tahu, aku minta jauhi aku, jauhi jangan pernah dekati aku lagi "


"Mamaku juga tak akan pernah mau dekat dengan kamu. Dia tak suka perempuan agresif seperti kamu ini. Kamu juga tak sopan memberikan pesan pada Mamaku. Jangan harap kamu akan dekat dengannya. Karena sampai kapan pun semua itu tak akan pernah terjadi "

__ADS_1


"Irsyad kenapa kamu kasar sekali, padahal aku hanya berharap bisa menjalin hubungan dengan kamu. Aku tidak jahat dengan kamu Irsyad "terdengar suara yang sangat sedih sekali tapi Irsyad tidak peduli. Dia harus melakukan ini dari dulu Irsyad sudah terlalu memberikan Laila jalan untuk mendekatinya.


Irsyad kira tak akan terus seperti ini, tapi nyatanya perempuan itu malah terus maju dan mengganggunya sampai-sampau Irsyad cape sendiri.


"Jika tidak ingin dikasari maka cukup jangan pernah hubungi aku lagi atau hubungi keluargaku, atau datang ke rumahku jika sama itu terjadi, aku tidak akan pernah memaafkanmu aku tidak akan pernah sudi bertemu lagi denganmu. Satu lagi aku ini sudah punya pacar jadi uangan dekati aku, jangan buat hubungan ku ini menjadi kacau gara-gara kamu "akhirnya Irsyad berbohong saja padanya kalau tidak Laila akan terus mengejarnya.


Irsyad benar-benar ingin mengakhiri semua ini, ingin teror ini berhenti, kenapa Irsyad menganggapnya teror karena ya menurut Irsyad sangat menganggu sekali. Kalaupun kalian ada diposisi Irsyad pasti akan sama seperti itu kan.


"Benarkah, kenapa kamu tiba-tiba punya pacar. Aku tidak percaya aku ingin melihat pacarmu langsung Irsyad"


"Siapa kamu sampai harus melihat pacarku. Pokoknya jangan pernah hubungi aku lagi, aku tidak mau nanti ada masalah dengan pacarku. Apalagi dia sudah sangat dekat dengan Mamaku, makanya Mamaku tidak membalas pesan mu, karena dia takkan pernah mau membalasnya kamu itu bukan siapa-siapa jadi sadar diri "


"Kamu jahat Irsyad. Kamu jahat aku menyimpan hatiku untuk kamu, tapi kamu malah mencintai perempuan lain. Aku mengajakmu dari dulu Irsyad"


"Aku tidak pernah menyuruhmu untuk melakukan itu. Aku tidak pernah memintamu untuk mengejar ku. Aku sudah bilang kan dari awal jangan pernah kejar aku dan cari laki-laki yang memang mencintaimu, karena sampai kapanpun aku tidak akan pernah suka dengan kamu Laila, sadarlah sadar jangan terus seperti itu seharusnya kamu itu punya malu karena terus mengejar seorang laki-laki"


"Aku tidak bisa melupakan kamu begitu saja aku nggak bisa Irsyad, kenapa kamu begitu jahat dengan aku kenapa coba "


"Ya maka kamu harus belajar, kamu harus bisa melupakan aku. Aku nggak bisa terus kamu kejar-kejar kayak gini Laila. Aku sebenarnya nggak mau ngomong kasar kayak gini sama kamu tapi kamu sendiri yang udah pancing-pancing emosi aku. Intinya kamu jauhin aku jangan pernah deketin aku lagi, ga baik juga cinta sama orang terlalu dalam nanti malah bisa jadi obsesi menakutkan sekali"


"Ga bisa Irsyad aku nggak bisa, aku ga akan pernah sanggup "


Irsyad langsung mematikan sambungannya. Irsyad langsung melempar ponselnya begitu saja terdengar dering ponselnya lagi dan Irsyad tahu pasti itu Laila yang menelponnya.


Irsyad lebih baik fokus belajar lagi sebelum dia nanti berangkat makan malam dengan keluarganya, menyebalkan sekali perempuan ini kenapa mengganggunya terus padahal Irsyad sudah berbohong kalau dia punya pacar Tapi tetap saja meneleponnya.

__ADS_1


__ADS_2