
"Tidak, aku tidak terima. Tidak mungkin Freya sudah menikah dengan laki-laki lain, aku tak percaya itu"
Dimas terus menggeleng-gelengkan kepalanya, Dimas tak mau menerima semua ini, kenapa begitu tiba-tiba seperti ini.
"Freya semua ini hanya main-main saja kan, kamu tak benar-benar menikah dengan laki-laki ini " sambil menunjuk Amar.
Freya berjalanan kearah Dimas dan berhenti disamping suaminya, Freya menatap Amar dan mengandeng tangannya. Lalu Freya kembali menatap Dimas.
"Aku benar-benar sudah menikah dengan Amar, kami sudah bahagia Dimas. Dan kamu juga sudah bahagia dengan Gea, lebih baik sekarang kamu terima saja Gea, buat dia bahagia kalian sebentar lagi akan mempunyai anak, kamu harus banyak menemani Gea, dia butuh kamu Dimas. Kamu sekarang sedang hilang ingatan, karena kecelakaan itu kamu jadi melupakan segalanya "
Wajah Dimas sudah menyiratkan rasa kecewa yang begitu dalam. Dimas menatap kearah Gea lalu kembali menatap Freya dan juga Amar.
__ADS_1
"Kenapa kita bisa bercerai Freya, kita kan selalu baik-baik saja. Bahkan aku sangat mencintai kamu. Kenapa kita bisa berpisah, apa yang terjadi aku benar-benar binggung dengan keadaan ini. Aku tak bisa menerima semuanya sebelum ada penjelasan yang jelas "
"Aku tak bisa menjelaskan semuanya Dimas, aku tak berhak melakukan itu. Lebih baik kamu bicara dengan. istri kamu dari hati kehati. Aku tidak mau mengali lagi luka lama. Aku sudah sangat terluka dan aku sudah sembuh, jadi aku tak mau membukannya lagi, maaf. Lebih baik kamu bicara dengan istri kamu. Dia lebih tahu segalanya dari aku "
"Aku benar-benar binggung dengan semua ini, jadi ini kenapa Irsyad seperti berubah padaku, apakah gara-gara perceraian kita Freya. Aku benar-benar seperti tak mengenal Irsyad lagi "
Freya mengangkat bahunya "Sudah aku bilangkan, kalau aku tak mau membuka luka lama Dimas. Aku dan Amar pamit pulang dulu. Anak-anak pasti sudah menunggu aku dan juga Amar. Maaf aku tak bisa lama disini "
"Freya bagaimana kalau Dimas bertanya tentang masa lalu kalian lagi "
"Jelaskan yang sebenarnya ma, jangan sampai mama berbohong lagi, percuma mama berbohong nanti juga Dimas akan ingat lagi, jadi saran Freya jangan pernah berbohong lagi, mama harus ingat ada Gea, meskipun dia dulu pernah hancurin hidup aku, tapi mau bagaimana pun dia sekarang adalah istrinya Dimas. Mama harus bisa jaga perasaanya. Gea pasti ingin sekali suaminya mengingatnya. Jadi jangan pernah berbohong lagi tentang apapun itu "
__ADS_1
Mama Astuti menghembuskan nafas lelahnya, mama Astuti langsung menganggukan kepalanya. Mama Astuti juga tak bisa mengambil keputusan sembarangan lagi.
Tadi Dimas baik-baik saja berarti kalau dijelaskan dengan perlahan seperti Freya semuanya akan aman kan. Mama Astuti akan jujur sekarang.
"Baiklah Freya, mama akan jujur. Maaf sudah membuat kamu harus pulang dan mengurus masalah ini, mama ga tahu pada akhirnya akan seperti ini "
"Iya ga apa-apa mah emang aku sama Amar udah ada fikiran untuk pulang sekarang. Ya udah aku pulang kerumah dulu ya. Anak-anak pasti udah tunggu aku "
"Baiklah kalian hati-hati "
Amar dan juga Freya menganggukan kepalanya mereka segera pergi dan meninggalkan mama Astuti.
__ADS_1