Orang Ketiga Itu Sahabatku

Orang Ketiga Itu Sahabatku
Bab 94 Tak habis fikir


__ADS_3

Saat sampai dirumah Dimas menjambak rambutnya sendiri, dia begitu pusing bagaimana ini Mamanya sudah tak ada disana, pasti uang mamanya juga sudah habis, dijual pasti ada alasannya kan.


"Dimas bagaimana ini, uang untuk besok habis, kita tak punya uang untuk makan "


Dimas menatap istrinya sebentar lalu mengangkat bahunya "Aku juga binggung harus bagaimana, harus cari kemana lagi mamaku "


"Mama tak mungkin menjual rumah itu, rumah itu begitu banyak kenangan apalagi dengan Ayahku, dari dulu juga dia berkata tak akan menjualnya tapi sekarang aku malah tak tahu dan rumah itu sudah jual saja"


"Hemm begitu ya "Gea punya ide ini adalah saatnya dia menjelek-jelekan Freya dihadapan suaminya ini, agar suaminya tak terus membandingkan dirinya dengan Freya sudah muak rasannya.


"Apa mungkin Freya yang mau, kalau keluarga kamu sudah pernah berjanji seperti itu, pasti akan ada satu orang yang menyebabkan Mama kamu berubah fikiran kan "

__ADS_1


Dimas diam sejenak mencerna kata-kata dari istrinya. Benarkan ini ulah Freya, tapi masa iya Freya menyuruh Mamanya untuk menjual rumahnya kan.


"Kamu tahu sendiri kan bagaimana ibu kamu itu, dia begitu menyayangi Freya pasti akan mengikuti apa kemauan Freya, semuanya bisa terjadi Dimas, apalagi Freya habis kamu sakiti, pasti ibu kamu akan mengikuti apa yang Freya mau "


Dimas mengelengkan kepalanya, Dimas menatap Gea "Pasti ada alasan lagi, mana mungkin Freya sampai melakukan itu, tak mungkin dari dulu juga Freya bukanlah perempuan yang serakah, dia tak akan mungkin menyuruh Mama menjual rumah itu, aku tak yakin ini kemauan Freya "


Gea mulai kesal, Gea langsung duduk berhadapan dengan suaminya "Terserah sih, tapi aku yakin ini ulahnya Freya, dia itu egois apalagi saat dia sudah disakiti oleh kamu, pasti dia banyak mintanya dengan ibu "


"Ist ya sudahlah kalau kamu tak percaya aku tak memaksa, kesal aku berbicara dengan kamu yang tak bisa diberi tahu, aku tak mau berbicara lagi dengan kamu sana ah kesal aku ini dengan kamu "


Dimas hanya mengerutkan keningnya saja atas tingkah Gea yang seperti ini "Kamu adalah sahabatnya Freya pasti lebih tahu bagaimana Freya "

__ADS_1


"Ya makannya, aku sudah tahu bagaimana Freya, aku tahu sifat Freya yang sesungguhnya ya itu, Freya pasti menyuruh Mama kamu untuk menjual rumah itu dan menghabiskan semuanya, aku yakin itu. Freya itu dari dulu memang serakah dan ingin menang sendiri "


"Hemm begitu ya, ternyata kamu benar-benar tak mengenal Freya "


"Kamu ini kenapa sih Dimas sebenarnya "Akhirnya habis juga kan kesabaran Gea, dari tadi suaminya tak percaya terus.


"Aku tidak kenapa-napa kamu yang kenapa tiba-tiba kesal "


"Ya jelas aku kesal, aku sudah memberitahu kamu, tapi apa jawabannya kamu selalu saja membela Freya, aku tak suka dengan kamu yang seperti itu, kamu masih suka kan dengan Freya dan berharap akan kembali lagi dengannya "


"Iya itu kamu tahu, aku ingin kembali pada Freya dan meminta maaf atas hal bodoh yang aku lakukan, aku menyesal aku benar-benar salah seharusnya dulu aku mempertahankan semuanya, bukannya malah seperti itu"

__ADS_1


Gea yang tak habis fikir dengan jawaban suaminya langsung melangkah pergi, suaminya sudah membuat hatinya ini sakit.


__ADS_2